Sistem Kekayaan : Pengembalian

Sistem Kekayaan : Pengembalian
Chapter 108 - Pelatihan 2


__ADS_3

Silakan Dibaca.


Halaman rumah.


“Ini adalah konten pelatihanmu, juga ini pemahaman untuk kemampuanmu.” Ryu menyerahkan beberapa lembar kertas yang dirinya tulis sendiri.


Mata Tea seketika bersinar, dirinya segera menerima lembaran kertas tersebut. Kemudian, membacanya sebentar dan paham bahwa konten yang diberikan oleh instruktur barunya berbeda dari instruktur lainnya.


Tea memandang ke arah Ryu, sekarang dia benar-benar merasa banyak terima kasih kepada instruktur di depannya tersebut.


“Terima kasih, Instruktur!” Tea menundukkan kepalanya, dirinya sedikit mengeluarkan air mata kebahagiaan. Bagaimana dia tidak senang, ketika banyak orang yang menyerah akan kemampuan buruknya tersebut, meski ada yang menerimanya, namun dia menjadi orang yang berada di bawah bersama Ivan terus menerus.


Hal ini benar-benar menyakitkan, selalu berada di bawah dan diejek beberapa orang di militer. Meskipun ejekan tersebut tidak bermaksud menghinanya. Namun, ejekan tetaplah ejekan.


Tea yang menanggung berbagai ejekan, baru kali ini merasakan harapan untuk menjadi lebih kuat dan tidak diejek kembali.


Ryu memandang ke arah Tea, dia tahu bahwa perempuan di depannya sangatlah emosional. Meski, pertama kalinya dia sedikit datar dan dingin, Ryu tahu bahwa itu hanyalah penyembunyian.


Di kehidupan Ryu sebelumnya, banyak yang dirinya dapatkan terkait dengan perasaan perempuan. Entah itu, perempuan munafik yang berpura-pura, atau perempuan yang baik yang sedang berpura-pura buruk. Dia dapat menilai perempuan-perempuan seperti itu.


Intinya, sebaik apapun perempuan itu berpura-pura. Ryu dapat melihatnya dalam sekali pandang. Entah itu kemampuan uniknya sejak dulu, atau memang pengalaman dirinya yang sering memburu wanita-wanita kesepian.


“Tenanglah, dan mulai latihannya. Kita akan mengadakan penilaian setiap hari minggu.” Tea menghapus air matanya dan mengangguk ketika mendengar perkataan Instrukturnya.


“Siap, Instruktur!” Ryu tersenyum, kemudian dia melihat Tea dengan senang pergi mencari tempat yang cocok untuk dirinya berlatih.


Siana yang melihat dua prajurit tersebut senang, entah kenapa rasa penasaran dirinya semakin bertambah. Dia kemudian memandang ke arah Ryu dan berkata, “Aku akan mengawasi mereka berdua.”


Ryu mengangguk, Siana kemudian menghilang dari tempat. Dirinya mencari sudut yang cocok untuk melihat aktivitas kedua prajurit yang telah diberi konten pelatihan.


Kini Ryu memandang ke arah tiga istrinya, Ryu tahu bahwa ketiga istrinya masih berada di level dua. Dia kemudian berkata kepada ketiganya.


“Ikuti aku, kita akan latihan fisik.”


Risa, Yuna, dan Alice mengikuti Ryu menuju ke dalam ruang pelatihan. Di saat mereka sudah tiba di dalam, Ryu mengaktifkan mode gravitasi.


“Kita akan berlatih di gravitasi satu kali.” Ryu kemudian berjalan ke arah area yang dikhususkan untuk gravitasi. Ketiga istrinya berjalan ke arah Area tersebut dan saat mereka memasuki area gravitasi mereka merasakan tekanan kuat memenuhi tubuh mereka.


Ketiganya merasakan tekanan sebesar lima kilo dalam sekejap, Ryu kemudian memberikan konten pelatihan fisik kepada ketiga istrinya tersebut.


“Jangan takut akan tubuhmu yang berotot, hal itu sama sekali tidak ada. Melainkan, tubuh kalian akan lebih halus dan otot-otot ditubuh kalian akan lebih fleksibel dari biasanya.”


Ryu menjelaskan hal itu, karena dirinya tahu bahwa ketiganya takut bahwa tubuh mereka akan berubah menjadi besar dengan penuh otot.


Hal inilah yang membuat para perempuan takut untuk berlatih berat. Namun, Ryu sendiri menemukan bahwa berlatih keras, sama sekali tidak akan mempengaruhi tampilan fisik dari seseorang, kecuali perempuan yang memiliki berat badan tinggi.


Ketiga perempuan yang berlatih menghela nafas lega, mereka sebenarnya ingin berlatih. Namun, mereka takut jika fisik mereka akan dipenuhi otot yang membuat penampilan mereka menjadi buruk.


Ketiganya mulai berlatih fisik dan Ryu mengamati mereka bertiga. Dirinya juga melakukan latihan fisiknya sendiri, namun sebelum itu. Dia mulai membuka sistemnya, sudah waktunya untuk menaikkan kekuatan sepenuhnya.


[Status.]


[Nama : Ryu Adam.]


[Umur : 19 tahun.]


[Uang :  1 Triliun 29 Milyar.]


[Koin : 811.]


[Kekuatan : 205.]


[Pertahanan : 200.]


[Kecepatan : 205.]

__ADS_1


[- Keterampilan.]


[+ Memasak (Sangat Baik.)]


[+ Menulis (Sangat Baik.)]


[+ Raja Perang (Sangat Baik.)]


[+ Melatih (Max.)]


[+ Mengemudi (Sangat Baik.)]


[- Keterampilan Khusus.]


[+ Manipulasi Kekuatan Otot (Max.)]


[+ Mata Malam (Max.)]


[+ Penguatan Tubuh (Max.)]


[+ Waktu (Max.)]


[- Sistem Level : 3.]


[- Item.]


[+ Kotak Baik.]


[+ Ramuan Pertahanan.]


[+ Paket Kecepatan 10x.]


[+ Telur.]


[+ Kotak Menarik 3x.]


“Sistem, gunakan paket kecepatan terlebih dahulu.”


[Paket kecepatan digunakan.]


[Kecepatan : 215.]


Ryu merasakan kakinya menjadi lebih ringan, dia bisa melesat dengan cepat tanpa menimbulkan bunyi apapun.


“Menarik, lalu untuk ramuan pertahanan. Bisakah ini digunakan oleh orang lain?” tanya Ryu, dia penasaran dengan ramuan tersebut.


[Ramuan Pertahanan.]


[Ramuan yang diracik dari herbal-herbal tertentu, Ramuan ini dapat meningkatkan lima belas kali pertahanan dan Ramuan ini dapat digunakan oleh siapapun.]


Ryu mengangguk puas, namun dirinya tidak mengeluarkannya terlebih dahulu. Kali ini fokusnya ke dalam tiga kotak menarik tersebut.


“Sistem, buka tiga kotak menarik.”


[Selamat, Tuan Rumah mendapatkan Cetak biru penyerapan energi listrik Alam.]


[Selamat, Tuan Rumah mendapatkan Halaman pertama Resep Ramuan Pengembangan Kemampuan.]


[Selamat, Tuan Rumah mendapatkan Halaman ketiga Resep Ramuan Pengembangan Kemampuan.]


Seketika Ryu merasakan berbagai informasi terkait penyerapan listrik, ramuan pengembangan kemampuan, masuk ke dalam pikirannya dalam sekejap.


‘Jadi, kotak menarik ini berisi informasi pembuatan sesuatu.’ Ryu sedikit terkejut, dirinya tidak menyangka akan hal itu.


“Sistem, Buka Kotak Baik.”

__ADS_1


[Selamat, Tuan mendapatkan sembilan koin.]


[Selamat, Tuan mendapatkan Keterampilan Melukis (Rendah.)]


Ryu dalam sekejap menerima informasi melukis, dirinya hanya mendapatkan teknik-teknik melukis dasar.


Dirinya mengangguk senang, namun kali ini fokusnya adalah menghabiskan seluruh koin yang dirinya punya.


[Koin : 820.]


[5x kekuatan : 30 Koin.]


[5x pertahanan : 20 Koin.]


[5x Kecepatan : 50 Koin.]


Ryu dengan cepat membeli ketiganya sekaligus. Dia sama sekali tidak peduli, akan kehilangan koinnya.


[Koin : 720.]


Ryu merasakan tubuhnya memanas dan mendingin, lalu kembali normal lagi. Dia kemudian merasa sangat ringan dan kekuatan di dalam tubuhnya menumpuk.


[5x Kekuatan : 40 Koin.]


[5x Pertahanan : 30 Koin.]


[5x Kecepatan : 60 Koin.]


Ryu kemudian membeli seluruhnya kembali.


[Koin : 590.]


Tubuh Ryu memerah, kemudian dirinya merasakan pembuluh darahnya menambah kembali dan otot-otot miliknya berkembang, bukan hanya itu saja. Dia merasakan tulangnya terbungkus satu tulang yang kuat lagi.


Ryu tidak merasakan sakit, melainkan dia merasakan perasaan geli. Perasaan itu tak berlangsung lama, hanya beberapa detik saja.


Ryu membuka statusnya kembali dan fokusnya adalah kekuatan, kecepatan, dan pertahanan miliknya.


[Kekuatan : 215.]


[Pertahanan : 220.]


[Kecepatan : 225.]


Ryu mengangguk dalam-dalam, meski dirinya merasakan beberapa kekuatan meningkat menjadi lebih kuat dari sebelumnya, dia belum puas.


Ryu memandang ke arah tiga istrinya yang berjuang untuk menjadi kuat, dirinya merasakan ketegasan hati istrinya tersebut.


“Sayang, aku akan pergi ke ruang latihan sebelah. Jika ada yang mencariku, suruh datang ke tempatku berlatih.”


Tiga perempuan yang mendengar ucapan suaminya mengangguk, kemudian mereka melanjutkan pelatihannya kembali.


Ryu sendiri mulai memasuki ruang sebelah. Di mana, ruangan tersebut lebih dikuatkan dibanding dengan ruang sebelum-sebelumnya.


Ryu memandang sekilas, memang ruangan tersebut memiliki desain yang sama dengan ruangan sebelah, namun kekuatan dan pertahanan dari ruangan tersebut lebih tinggi daripada ruangan lainnya.


Ryu puas dengan penampilan ruangan tersebut, kemudian dirinya mulai melakukan peningkatan kembali.


"Waktunya Menjadi Kuat.."


To be Continued.


Silakan Like, Comment, Share, Vote, dan Hadiahnya.


Jangan lupa klik tombol Favorit agar tidak ketinggalan update terbaru.

__ADS_1


Thank you Minna-san.


__ADS_2