Sistem Kekayaan : Pengembalian

Sistem Kekayaan : Pengembalian
Chapter 17 : Seleksi


__ADS_3

Silahkan Dibaca


......................


Lorong Seleksi Turnamen Memasak.


Ryu menatap dengan dingin ke arah pria yang dia tanam ke dalam tanah. Kemudian berbalik dan masuk ke dalam ruangan seleksi.


Perempuan yang menyaksikan kekuatan Ryu tersadar. Dia menatap ke arah Ryu dengan tajam dan berkata, “Bukankah sudah kubilang untuk tidak berkelahi!”


Ryu tidak peduli dan menutup pintunya. Perempuan itu terkejut akan sikap Ryu yang acuh tak acuh.


Perempuan itu menenangkan emosinya, kemudian menatap ke arah pria yang tertanam, lalu bertepuk sekali.


“Mch01, buang orang ini keluar dari gedung.” Seketika lantai di belakang perempuan tersebut terbuka dan menampilkan sosok robot yang terlihat seperti manusia.


“Dimengerti,” jawab robot tersebut, kemudian menyeret tubuh pria itu pergi dari gedung. Sementara perempuan tersebut, memandang ke arah lantai yang masih tercetak tubuh pria sebelumnya.


“Perbaiki.” Perempuan itu berkata dengan ringan, kemudian membuka pintu ruang yang dimasuki Ryu sebelumnya.


Perempuan itu masuk, di saat pintu sudah tertutup. Lantai yang semula rusak, seketika kembali menjadi semula.


***


Ryu tiba di tempat ujian, dia melihat ada dua meja dengan masing-masing kulkas di dekat dengan meja tersebut, berbagai alat untuk masak ada di sana.


Ryu kemudian merasakan ada seseorang berjalan menuju ke arahnya. Dia tidak peduli dan berjalan ke arah meja untuk koki.


Perempuan yang sebelumnya memandang ke arah Ryu, kemudian memandang meja yang kosong. Dia tidak bisa tidak menghela nafas, sebab meja yang kosong adalah Kontestan yang memiliki nama terkenal.


Perempuan itu kemudian berjalan ke arah tempat penilaian, dia yang akan menjadi penilai untuk masakan tersebut.


“Namamu Ryu Adam, tugasmu adalah buat sebuah masakan dengan tema terserah.”


Ryu sedikit terkejut, dia tidak menyangka bahwa perempuan sebelumnya adalah penilai masakan. Dia sedikit bersalah, tetapi melihat bahwa perempuan itu tidak mempermasalahkan hal sebelumnya, dia sedikit malu.


“Baik.” Ryu hanya menjawab dengan singkat, dengan senyum tipis di wajahnya. Kemudian, dia berbalik dan menjadi serius.


Ryu sedikit mengangguk, dia akhirnya memiliki ide masakan. Dia akan membuat Nasi Goreng, entah kenapa intuisinya mengatakan bahwa makanan tersebut akan disenangi.


Ryu menyiapkan berbagai bahan-bahan, dia sudah memulai memasaknya. Memotong beberapa rempah-rempah yang dibutuhkan. Kemudian, mengambil dua butir telur dan satu piring nasi.


Perempuan yang melihat kinerja Ryu mengerutkan keningnya. Dia bingung apa yang akan dibuat oleh Ryu tersebut.


(Note : Dunia Paralel, masih kekurangan dalam hal hiburan dan kreasi makanan. Jadi, wajah Nasi Goreng saja tidak ada di Dunia tersebut.)


Perempuan itu kemudian mencium aroma yang enak. Dia benar-benar penasaran dengan apa yang akan dibuat oleh Ryu tersebut.


‘Aku... baru kali ini melihat kemampuan memasak seperti itu.’ Perempuan itu benar-benar tak tahan, dia berdiri dan berjalan ke tempat Ryu.


“Apa yang akan kamu buat, Ryu-san?”


Perempuan itu bertanya dengan nada sedikit sopan. Ryu mendengar hal itu sedikit terkejut, kemudian senyum di wajahnya mengambang.


“Fried Rice, bisa dikatakan Nasi Goreng.”


Perempuan yang menjadi penilai memejamkan matanya dan mulai memikirkan, apakah pernah memakan yang namanya Fried Rice tersebut?


Ryu sendiri tidak terlalu peduli dengan apa yang dipikirkan oleh perempuan tersebut. Dia sekarang sudah tahap akhir.


Tak butuh waktu lama, Ryu mengambil piring dan mulai mengisi dengan nasi goreng tersebut. Kemudian dia meletakkan di meja dan menghidangkan makanan tersebut tepat di depan perempuan tersebut.


“Silakan dinikmati.”

__ADS_1


Perempuan itu terkejut, dia terbangun dari pemikirannya. Kemudian, menatap ke arah makanan yang sudah disediakan oleh Ryu tersebut.


“Apakah sudah jadi?” Perempuan tersebut menatap ke arah Ryu, dia tidak menyangka makanan akan jadi sangat cepat.


“Ya, berhubung masih hangat, silakan dimakan.”


Ryu melepaskan celemek kokinya dan menggantungkan di tempat celemek berada. Perempuan itu masih terkejut, dia dengan cepat mengangguk.


“Baiklah, akan kucicipi.” Perempuan itu mengambil sendok. Kemudian, dia mengambil nasi goreng dan memasukkan ke dalam mulutnya.


Seketika berbagai rasa menjadi satu dan membuat perempuan tersebut melebarkan matanya, terlihat pupil matanya terdapat bintang. Dia dengan cepat memakan nasi goreng tersebut.


‘Makanan apa ini... Kenapa bisa seenak ini? Makanan ini seharusnya menjadi makanan top di hotel bintang lima. Namun, kenapa bahannya sangat sederhana dan lebih praktis. Jika, ini dijual bisa untung 10-40 juta.’


Ryu sendiri mengangguk puas, ketika melihat ekspresi wajah dari perempuan tersebut. Kemudian, dia membuka sistem miliknya dan mulai melihat statusnya.


[Status.]


[- Nama : Ryu Adam.]


[- Umur : 19 tahun.]


[- Uang : 50 Juta.] (Kuubah Guys.)


[- Fisik : 60.]


[- Keterampilan:]


[+ Memasak (Pemula.)]


[- Sistem Level : 1]


Ryu sedikit terkejut dengan statusnya yang berubah. Kemudian dia menekan keterampilan memasaknya.


[- Memasak (Pemula.)]


[Poin Naik : 10 Juta.]


Ryu benar-benar tak berdaya, dia tidak menyangka bahwa harga dari peningkatan keterampilan sangat besar.


Ryu kemudian berpikir sebentar dan menaikkan Poin Level sebanyak dua kali. Kemudian dia melihat status miliknya.


[Status.]


[- Nama : Ryu Adam.]


[- Umur : 19 tahun.]


[- Uang : 20 Juta.]


[- Fisik : 60.]


[- Keterampilan:]


[+ Memasak (Pemula.)]


[- Sistem Level : 1]


Ryu kemudian membuka tempat pengembalian/penukaran.


[Pengembalian.]


[Uang : 20 Juta.]

__ADS_1


[Uang Habis : 30 Juta.]


[Refresh : 10 Jam.]


[Sisa Pengembalian : 3 kali.]


[Penukaran.]


[Fisik 5x : 20 Juta.]


Ryu tersenyum dan membeli fisik 5x tersebut. Seketika dia merasakan bahwa tubuhnya mulai menghangat kembali.


Ryu mengambil Uangnya kembali dan sekarang sudah menjadi 100 Juta. Dia kemudian menghabiskan uang tersebut ke dalam Poin Level.


[- Memasak (Pemula.)]


[Poin Level : 5/10]


[Poin Naik : 50 Juta.]


Ryu tersenyum dan sekarang uangnya tersisa 30 juta kembali. Dia tidak ingin menggunakan terlebih dahulu.


“Apakah ada makanan ini lagi?”


Perempuan yang sebelumnya menikmati makanan bertanya dengan nada sedikit malu. Dia tidak menyangka bahwa masakan dari Ryu sangat enak.


“Eh, ada sih. Jadi, bagaimana penilaiannya?”


Ryu bertanya sambil memberikan nasi goreng kembali, dia beruntung karena sudah menyiapkan masakan lainnya.


“Ah, itu... Kamu lulus dan naik ke babak selanjutnya. Namun, kulihat kamu akan bertanding besok.”


Ryu tersenyum dan mengangguk, dia paham sekarang. Kemudian, mengeluarkan ponsel miliknya. Lalu, memberitahu kemenangannya kepada Risa.


Selepas memberi kabar, dia mulai mencari tahu terkait dunia miliknya kembali. Musik, Film, Kuliner, Seni, semuanya benar-benar berada di titik belakang.


Ryu membandingkan dengan Bumi, bagaimanapun seluruhnya masih jauh. Hanya, teknologi saja majunya terlalu pesat.


Ryu menyimpan ponselnya kembali. Dia kemudian menatap ke arah perempuan tersebut.


Dia bertanya-tanya dalam hatinya, sebenarnya siapa perempuan di depannya? Hal itu sangat membuat Ryu penasaran.


“Jadi, aku sudah bisa pergi kan?”


Perempuan itu mengangguk, dia masih menikmati makanan yang dibuat oleh Ryu tersebut. Dia benar-benar takluk dengan masakan. Seperti kata pepatah...


‘Mendekati seorang perempuan, itu mudah. Buat mereka nyaman dengan lelucon, maupun musik yang tenang. Jika, keduanya tidak bisa maka makananlah yang akan menggantikannya.’


“Kalau begitu, aku keluar dulu, Penilai.” Ryu berkata dengan nada ringan. Perempuan itu, sedikit mengerutkan keningnya ketika, Ryu menyebutnya ‘Penilai’, detik berikutnya dia sadar bahwa belum memperkenalkan dirinya.


“Maaf, aku belum memperkenalkan diriku.”


Ryu berhenti sambil memegang knop pintu, perempuan itu tersenyum dan memperkenalkan dirinya.


“Aku adalah Cucu dari seorang Gourmet terkenal...”


“Namaku adalah Elcia Vivian, panggil saja aku Vivi.”


[To be Continued.]


Silahkan Like, Comment, Share, Vote, dan tip koinnya.


Jangan lupa klik tombol Favorit agar tidak ketinggalan update terbaru.

__ADS_1


Thank you Minna-san.


__ADS_2