Sistem Kekayaan : Pengembalian

Sistem Kekayaan : Pengembalian
Chapter 30 - Tempat Perbelanjaan Arshna


__ADS_3

Silakan Dibaca.


Tempat Perbelanjaan Arshna, sebuah tempat yang memiliki berbagai bahan dan hal yang dibutuhkan orang-orang. Tempat tersebut luas dan besar. Ada Sepuluh lantai di Tempat Perbelanjaan tersebut.


Lantai Bawah, tempat ini khusus untuk tempat parkir. Ada tiga jenis tempat parkir di sana, setiap jenis di bagi dengan area yang berbeda-beda.


Area pertama, yaitu jenis tempat yang normal. Fasilitas di tempat tersebut hanya parkir dan tempat terlindungi dari pencuri apapun. Tempat parkir ini, berada di paling bawah sendiri.


Area kedua, yaitu jenis tempat yang berada di lantai atasnya dari Area pertama. Di area tersebut, terdapat Fasilitas di mana Mobil akan terhindar dari pencuri, kebersihan Mobil baik itu luar maupun dalam, terakhir ialah hadiah berupa bantal kecil untuk sandaran.


Area ketiga, yaitu tempat yang berada di atas dari Area pertama dan Area kedua. Tempat ini sangat mewah, karena Mobil akan mendapatkan Fasilitas, pembersihan yang lebih detail, perbaikan mesin mobil, Pengisian bahan bakar full, terjaga dengan aman, dan terakhir hadiah yang sesuai dengan jumlah penumpang.


Itu adalah tiga parkir yang berada di tempat perbelanjaan tersebut. Ketiganya memiliki label lantai sendiri, yaitu B3 area pertama, B2 area kedua, dan B1 area ketiga.


Selanjutnya, Lantai pertama atau bisa disebut pintu masuk Tempat Perbelanjaan Arshna tersebut. Di sana terdapat berbagai orang yang menjual makanan seperti di Minimarket.


Selanjutnya, Lantai kedua ialah tempat toko pakaian santai berada. Bukan hanya, pakaian saja, melainkan sepatu, topi, dan aksesoris lainnya juga berada di sana.


Selanjutnya, Lantai ketiga ialah tempat toko kesehatan berada. Hal itu mencegah sesuatu yang terburuk, seperti sakit yang tiba-tiba dan alat peraga kesehatan yang rusak. Semuanya yang berkaitan dengan kesehatan ada di tempat tersebut.


Selanjutnya, Lantai keempat ialah tempat Mainan berada. Entah itu mainan untuk anak-anak maupun mainan untuk dewasa, kecuali permainan yang berhubungan dengan se*ksual.


Selanjutnya, Lantai kelima ialah tempat Pameran berada. Banyak lukisan, bahkan hal-hal yang berbau sejarah terdapat di sana. Meskipun, tidak semua sejarah terdapat di tempat itu.


Selanjutnya, Lantai keenam...


Lantai itu di jaga ketat, bagaimanapun juga...


Tempat tersebut adalah Bar. Sebuah tempat yang digunakan pecandu alkohol maupun orang yang ingin melampiaskan hasrat mereka. Di sana juga ada kamar dan tidak ada yang bisa mengganggu, karena tempat tersebut 100% aman dari apapun.


Lantai terakhir, di tempat ini merupakan puncak dari bangunan tersebut. Sebuah kolam renang yang luas tepat berada di pusat.


Lantai itu sendiri dilindungi dengan atap yang terbuat dari kaca yang sangat keras. Kaca itu tidak bisa hancur meskipun terkena banyak peluru, bahkan Roket tidak bisa menghancurkan kaca tersebut.


Di pinggir lantai tersebut, terdapat berbagai toko. Di sana ada pakaian, makanan, dan berbagai hal ada di sana. Namun, apa yang dijual di sana lebih mahal dan lebih berkualitas dari lantai-lantai bawah sebelumnya.


Namun, keseluruhan lantai tersebut hanyalah tampilan normal dalam Tempat Perbelanjaan tersebut. Ada satu tempat di Tempat Perbelanjaan tersebut yang mengungkapkan sisi lain dari tempat tersebut.


***


Ryu, Risa, dan Yuna tiba di Tempat Perbelanjaan Arshna tersebut. Ryu dengan ringan memerintahkan Robot di sebelahnya untuk memarkirkan mobil tersebut di lantai B1, di mana Area ketiga berada.


“Parkirkan di Lantai B1, Pilot One.” Robot seketika mengangguk, dia kemudian menjalankan mobil masuk menuju ke B1. Harga untuk parkir di sana, bisa dibilang mahal. Nominal harganya ialah 500.000 Rupiah.


Selepas terparkir, Ryu dan kedua istrinya turun. Robot sendiri mulai perlahan-lahan berubah dan masuk ke bawah Mobil. Kemudian, Robot tersebut mulai memeriksa kendala mesin, sembari membersihkan Mobil tersebut.


***

__ADS_1


Ryu, Risa, dan Yuna mulai melangkah masuk ke dalam Tempat Perbelanjaan Arshna tersebut. Mereka berjalan di Lantai Pertama di mana penuh dengan akan makanan berada.


“Enak, meskipun hanya sekedar makanan ringan.” Ryu berkata sambil mengunyah makanannya. Dia sendiri bingung dan berpikir, ‘Makanan ringan di sini, semuanya sama dan itu makanan lama semuanya.’


Ryu benar-benar terkejut, dia tidak menyangka bahwa apa yang di makan tersebut ialah snack kentang yang diberi garam saja, tanpa ada bahan apapun.


Meskipun terlihat enak, tetapi bagi Ryu itu sebenarnya tidak lebih dari biasa ke bawah. Risa dan Yuna memakan sambil menatap ke arah Ryu yang memiliki ekspresi muram.


“Ada apa, Sayang?” Risa bertanya dengan penasaran, dia heran dengan sikap Ryu yang aneh tersebut. Begitu juga dengan Yuna, kedua istrinya benar-benar merasa ada sesuatu yang membuat keduanya penasaran.


“Makanan di sini biasa... Hanya kentang dan garam beberapa. Rempah-rempah saja, kurang dalam makanan ini.”


Pelayan yang berjalan, tertegun dan terkejut ketika mendengar ucapan dari Ryu. Kemudian, dia berbalik dan menyapa Ryu tersebut.


“Hallo, pelanggan... Apakah ada sesuatu yang kurang baik dengan makanan yang di sediakan kami?”


Ryu memandang ke arah pelayan yang memiliki tampang sangat cantik, sifat malunya dan dada yang berayun, menandakan bahwa perempuan tersebut tidak memakai pakaian da*lam.


“Sebenarnya, aku sedikit mengeluh ketika kentang goreng ini. Rasanya hanya ada asin seperti jus yang keluar di antara kakimu tersebut.”


Pelayan melebarkan matanya, dia juga melihat bahwa dirinya memanas. Pelayan itu meminta ijin dan pergi menuju ke Toilet.


Ryu yang melihat perempuan tersebut berlari, tidak bisa tidak mengerutkan keningnya. Kemudian, dia memandang ke arah kedua istrinya yang tertawa kecil melihat kejadian tersebut.


“Apakah di toko juga melakukan hal-hal seperti hubungan in*tim?” Ryu tidak bisa tidak bertanya ketika melihat cairan yang keluar di antara kaki pelayan tersebut.


Keduanya bertindak seperti orang misterius, hal itu membuat Ryu menaikkan salah satu alisnya, kemudian menghela nafas tak berdaya.


Risa dan Yuna terkikik melihat ekspresi Ryu yang tak berdaya tersebut. Kemudian, mereka bertiga memakan makanan tersebut sambil berbicara dan tertawa kecil.


***


Di sisi toilet, pelayan yang ketahuan oleh Ryu tengah memainkan dirinya sendiri di tempat toilet tersebut.


“Ahh... Kenapa aku bisa mengeluarkannya di sana... Ahn...” pelayan tersebut mengingat wajah Ryu, kemudian dia memejamkan matanya dan tubuhnya seketika melengkung.


Cairan keluar dengan sangat deras, membasahi toilet dan kloset tersebut. Wajah pelayan tersebut terengah-engah dan badannya benar-benar lemas.


“Ak-aku harus segera ganti pakaian... Selepas itu aku harus keluar... Aku juga harus keluar dari tempat itu... Manajer benar-benar membuatku...”


Belum selesai pelayan itu berkata, sosok robot muncul tepat di depannya. Pelayan yang melihat robot tersebut, seketika pucat pasi.


{Terdeteksi, Anda melakukan perselingkuhan dengan seorang Manajer di Toko.}


{Nama : Shuna Masami.}


{Negara : Red Star.}

__ADS_1


{Kota : Arshna}


{Melakukan kesalahan : Perselingkuhan 4x dengan Manajer}


{Keringanan : Anda melakukan perselingkuhan karena dipaksa dan diberi minum pil perangs*ang tingkat tinggi, di mana setiap Anda bergerak akan keluar dan membuat wajah yang cab*ul}


{Hukuman :}


{- Anda akan dihukum oleh Suami Anda.}


{- Anda akan dihukum membersihkan Lantai pertama selama 1 Bulan.}


{Seluruh data Anda sudah dilaporkan ke pihak berwajib, jika Anda tidak mengerjakan Hukuman tersebut. Terpaksa kami akan memenjarakan Anda dengan keras dan menghukum setiap inci tubuh Anda.}


Mata Robot tersebut seketika berubah menjadi merah dan hijau, kemudian Robot tersebut mengajukan pilihan.


{Jalani hukumanmu atau tidak?}


Masami menghela nafas panjang, dia tidak bersalah. Kemudian, menatap ke arah Robot dan berkata, “Iya, akan kujalani.”


{Ting!}


{Selamat menjalankan hukuman, waktu Anda hanya 1 bulan, mulai besok hari.}


{Juga, untuk saranku sekarang. Anda segera pulang dan minta kepada Suami Anda untuk menghancurkan hasrat Anda tersebut, sebelum hal fatal nantinya.}


Masami mengangguk dan berterima kasih kepada Robot tersebut. Dia segera keluar dan mengganti pakaiannya yang di bawa sebelumnya.


***


Ryu, Risa, dan Yuna sekarang tengah berjalan menuju lantai kedua. Di mana mereka tengah bersenang-senang memilih pakaian yang ingin mereka kenakan nantinya.


“Bagaimana, sayang?” Risa keluar dari tempat pergantian dengan cel*ana dal*am dan b*ra merah muda. Keduanya ketat, membuat adik Ryu tertarik dan terbangun seketika.


“Sangat cantik... Namun, lebih baik segera berganti kembali... Atau kamu tidak bisa bergerak nantinya...”


Risa yang mendengar itu melirik ke bawah dan sudut mulutnya naik. Kemudian mengangguk dan masuk kembali ke dalam.


Namun, tepat giliran Yuna... Ryu benar-benar terpana dan berusaha keras untuk menahan rasa ingin memainkan keduanya di tempat.


“Sepertinya, selepas ini kita harus pergi ke lantai 9... Bagaimanapun juga, kalian harus bertanggung jawab nantinya...”


[To be Continued.]


Silakan Like, Comment, Share, Vote, dan tip koinnya.


Jangan lupa klik tombol Favorit agar tidak ketinggalan update terbaru.

__ADS_1


Thank you Minna-san.


__ADS_2