Sistem Kekayaan : Pengembalian

Sistem Kekayaan : Pengembalian
Chapter 94 - Clara


__ADS_3

Silakan Dibaca.


18+


Kapal Laut.


Ryu memandang ke arah Rio dan Siana, ia sedikit terkejut dan linglung dalam sekejap. Namun, dirinya segera menggelengkan kepalanya agar segera sadar.


“Aku belum pernah bertemu denganmu sama sekali? Apakah kamu benar-benar pamanku?” tanya Ryu, ia sebenarnya hanya mengingat kakek dan beberapa orang di keluarga Ryu.


Untuk pamannya sendiri yang bernama Rio Adam, ia sama sekali tidak pernah bertemu dengannya. Hal inilah yang membuat Ryu bingung, dengan pria di depannya.


Rio seketika membeku, ia lupa bahwa saat Ryu berada di rumah. Dirinya tengah berkeliling ke seluruh dunia untuk menantang para petarung.


“Oh, aku lupa.. di saat kau di rumah, aku tengah mengembara ke seluruh Dunia.” Ucap Rio mengingat saat-saat dirinya pergi mengembara.


Ryu yang mendengar itu seketika berbinar, ia sebenarnya ingin menjelajah seluruh dunia. Namun, ia urungkan terlebih dahulu, karena harus menyelesaikan Turnamen sekarang.


“Apakah benar-benar seluruh dunia?” tanya Ryu, membuat Rio menggelengkan kepalanya.


“Hanya sebagian, Dunia terlalu luas. Ayahmu yang bisa menjelajah ke berbagai Dunia.” Jawab Rio tak berdaya.


Ryu tertegun, hanya ayahnya yang bisa berkeliling di seluruh Dunia. Hal itu membuatnya sedikit terkejut, namun ia segera kembali sadar dan menatap ke arah Rio.


“Nah, Paman... Apakah kamu mengetahui nama ayahku?” tanya Ryu, sementara Rio menganggukkan kepalanya.


Di saat ia akan memberitahu nama ayah Ryu, terdengar suara Sanda yang tengah memanggil Ryu sambil berjalan ke arahnya.


“Ryu, kau sudah tiba. Ayo kita pergi ke sana, istriku ingin berkenalan denganmu.” Kata Sanda, kemudian menarik tangan Ryu dengan santai.


Ryu yang ditarik, hanya bisa mengikuti Sanda menuju ke arah Istrinya tersebut.


Tak butuh waktu lama, Ryu tiba di depan istri Sanda yang tak lain, Clara. Ia terpesona seketika melihat sosok Clara tersebut.


‘Apakah ini istri dari Paman Sanda? Sangat cantik, pesona M*ilf nya terasa.’ Batin Ryu, ia benar-benar terkejut melihat Clara tepat di depannya.


Rambut merah muda panjang bergelombang, kacamata hitam, kemudian pakaian da*lam putih yang menutupi dadanya.


Benar-benar pakaian pantai yang menonjolkan sisi kewanitaannya. Ryu tanpa sadar meneguk air ludahnya.


Sanda melihat itu, ia menyeringai. “Bocah, jangan macam-macam dengan istriku. Kau sudah mengambil putriku, apakah kau akan mengambil ibunya juga?”


Ryu terbangun, ia segera menggelengkan kepalanya. Dirinya hanya mengagumi wanita di depannya tersebut.


Di saat, ia kembali menatap ke arah Istri Sanda. Ia melihat wanita itu tersenyum menggoda sambil menutupi mulutnya.

__ADS_1


“Fufufu~ apakah wanita tua sepertiku benar-benar membangunkan apimu?” tanya Clara, ia menggoda Ryu.


Namun, Ryu menghela nafas berat. Kemudian, ia menggelengkan kepalanya. “Yah, hanya saja. Baru kali ini ada wanita cantik. Rata-rata yang kutemui hanya perempuan cantik.”


Clara tertawa kecil, ia benar-benar langsung menyukai sikap jujur Ryu tersebut. Sanda sendiri hanya menggelengkan kepalanya dan berbalik.


“Kalian berdua berbicaralah sendiri, aku akan kembali ke dalam kamar.” Ucap Sanda, kemudian melambaikan tangannya dan pergi dari tempat.


Ryu memiringkan kepalanya dengan operasi yang dilakukan oleh Sanda. Namun, sebelum dirinya bertanya. Tangannya dalam sekejap ditarik oleh sesuatu dan di dudukan di dekat Clara.


“Jadi, sekarang apakah kamu siap untuk melakukan Turnamen Beruang Perkasa?” tanya Clara, ia kemudian berbaring tengkurap di kursi pantai tersebut.


Ryu yang duduk di sebelahnya menatap ke arah Clara yang berbaring di depannya. Ia tertarik, namun mental dan psikologisnya masih tenang.


“Sepertinya dugaanku benar.. kamu seorang pengguna kemampuan yang meningkatkan pesona bukan?” tanya Ryu, awalnya memang tertarik dan merasa tergoda. Namun, perlahan-lahan api dalam tubuhnya surut dengan cepat.


“Sedikit benar.” Jawab Clara sambil tersenyum, kemudian ia melepas tali pakaian da*lamnya.


“Sebagai hukumannya, oleskan lotion tubuh itu ke punggungku, jangan lupa untuk pijatannya, hihi.” Ucap Clara sambil tertawa kecil.


Ryu sendiri mengambil lotion dan mulai memijat punggung Clara. Namun, pijatan Ryu bukanlah pijatan normal, karena ia menggunakan kemampuan miliknya dulu.


Pijatan penakluk.


Clara terkejut, ia melebarkan matanya dan mendesis dengan penuh akan rasa ga*irah. Tubuhnya memanas dan pipinya mulai memerah semu.


Ryu melihat reaksi Clara dan melirik ke arah kaki Clara, sudut mulutnya naik ketika melihat celana yang dipakai Clara basah karena air.


Rio, Siana, dan Tera masing-masing telah pergi, di tempat itu hanya ada Ryu dan Clara seorang.


Ryu masih menggunakan keterampilan miliknya dulu, ia perlahan-lahan turun dan meraih tubuh bagian depan Clara, kemudian perlahan-lahan naik.


Clara sudah tak terkendali, ia benar-benar merasakan kenikmatan yang belum pernah ia rasakan.


‘Pijatan Ryu, Uhnn!’ batin Clara, pikirannya sudah hilang. Ia menge*rang sebentar dan terbaring pingsan di tempat.


Ryu sendiri melirik ke arah air yang mengalir deras dari kaki Clara. Ia mengangkat sudut mulutnya sedikit, kemudian berbalik pergi menuju ke kolam renang.


‘Benar-benar masih aktif, kemampuanku ini. Kemungkinan, Istri Sanda akan bangun beberapa menit lagi.’ Batin Ryu, ia kemudian berbaring di kursi pantai lainnya.


Tak butuh waktu lama, Clara terbangun dari pingsannya. Namun, ia segera sadar bahwa pakaian da*lamnya terlepas dari dadanya.


Clara tidak buru-buru, ia memakai segera pakaiannya dan menatap ke arah kursi bawah yang basah.


Clara sedikit tersipu, namun senyum di wajahnya mengambang. Bagaimana tidak, ia merasa tubuhnya disegarkan kembali.

__ADS_1


“Oh, sudah bangun kah?” tanya Ryu, ia duduk dan memandang ke arah Clara yang berantakan.


“Kamu, benar-benar ahli, ya.. aku tidak menyangka aku akan begitu memalukan di saat kamu memijat punggungku.” Kata Clara.


Ia semakin tertarik, kemudian dirinya berdiri dan berjalan mendekat ke arah Ryu.


“Aku belum memperkenalkan diri, namaku adalah Clara, Istri dari Walikota Sanda.” Clara memperkenalkan dirinya.


“Salam Nyonya, namaku Ryu Adam. Juga, untuk pertanyaan sebelumnya. Jelas aku sudah siap untuk Turnamen Beruang Perkasa.” Ucap Ryu dengan percaya diri.


“Ohh, keyakinan yang sangat tinggi. Bagaimana kalau kita bertaruh? Jika, kamu menang. Aku akan memberikan hadiah nanti. Namun, jika kamu kalah.. bantu aku menyelesaikan sesuatu, bagaimana?” tanya Clara.


Ia mengajukan tantangan segera, karena menurutnya Ryu tidak akan menolak tantangan apapun.


Ryu berpikir sebentar, jika menang dirinya akan mendapatkan hadiah. Namun, jika kalah, ia harus membantu menyelesaikan sesuatu.


“Baiklah, kupastikan untuk menang nantinya.” Tegas Ryu penuh akan rasa percaya diri, adapun hadiah.. ia sudah menebak, apa yang akan diberikan wanita di depannya.


Clara tersenyum, kemudian ia mengangguk. “Kalau begitu, aku kembali dulu. Celanaku basah, karena sentuhanmu begitu menyenangkan.”


Ryu melirik sebentar, kemudian tersenyum dan berkata. “Selepas ini, kamu akan merasakan yang lebih menarik lagi.”


“Kunantikan..” Clara mendekat ke arah telinga Ryu, namun sebelum mengucapkan sesuatu. Ryu mendekat ke arah telinga Clara dan menggigitnya.


Clara tersentak, gigitan Ryu benar-benar membuatnya merasakan perasaan sebelumnya.


Clara segera mundur beberapa langkah selepas digigit, ia dengan cepat mengatur nafasnya dan senyum menggoda selalu terpatri di wajahnya.


“Kalau begitu, aku pergi dulu.” Clara tidak menunggu jawaban dari Ryu, ia segera bergegas pergi, karena sudah tidak kuat kembali.


Ryu tersenyum menyeringai, ia tahu bahwa istri Sanda bukan orang yang begitu senang menggoda.


“Kemampuannya benar-benar membuat dirinya menerima efek seperti itu.. apakah paman Sanda mengenalkan kepada Istrinya karena ini.”


“Apakah itu Efek samping dari kemampuan, atau suatu penyakit khusus?” gumam Ryu, ia sudah mengetahui gerakan aneh dari Clara.


Ryu bisa mengenali mana orang yang dianggap suka bermain dengan orang lain dan mana orang yang sakit atau terkena sesuatu.


“Kondisi yang menarik...”


To be Continued.


Silakan Like, Comment, Share, Vote, dan Hadiahnya.


Jangan lupa klik tombol Favorit agar tidak ketinggalan update terbaru.

__ADS_1


Thank you Minna-san.


__ADS_2