Sistem Kekayaan : Pengembalian

Sistem Kekayaan : Pengembalian
Chapter 41 - Terungkapnya Texas


__ADS_3

Silakan Dibaca.


Ryu dalam sekejap menghilang dari tempatnya, kemudian muncul tepat di depan Shinkawa dengan tatapan datar.


Shinkawa terkejut, ia tidak bisa memprediksi kecepatan Ryu tersebut. Dirinya merasakan berbagai rasa sakit yang tidak diketahui. Namun, tak butuh waktu lama untuk mengetahui apa yang terjadi dengan dirinya.


Shinkawa melakukan posisi bertahan, ia benar-benar dipukuli dengan cepat dan rasa sakit yang begitu kuat terus-menerus menumpuk di tubuhnya.


Boom... Boom... Boom...


Ryu memukul tubuh kiri, tubuh kanan, perut, tangan, pelipis kiri, pelipis kanan, semuanya ia pukul selain bagian bawah Shinkawa.


Seluruh penonton tidak tahu apa yang terjadi, mereka hanya melihat Ryu berdiam diri di tempat, sementara Shinkawa terlihat dipukuli tanpa ampun sama sekali.


Shinkawa tidak tahan, ia mulai membalas pukulan Ryu. Namun, ia melakukan kesalahan fatal karena membuka pertahanan miliknya.


Ryu terus memukuli Shinkawa dengan ganas, ia benar-benar tidak peduli dengan kondisi Shinkawa tersebut.


Shinkawa tidak berdaya, ia tidak bisa bergerak sama sekali. Ryu sama sekali tidak memberikan kesempatan Shinkawa untuk bergerak.


Selepas Ryu memukul Shinkawa, ia memandang ke arah Shinkawa dengan datar. Terlihat seluruh tubuh Shinkawa semuanya memerah karena berbagai darah menutupi tubuhnya.


Ryu berkedip kembali dan muncul di belakang Shinkawa, ia mengangkat kakinya dan menendang Shinkawa menuju ke udara lepas.


Ryu menghilang kembali dan muncul di puncak Shinkawa terbang. Berbagai penonton mendongak ke atas, mereka hanya melihat siluet seseorang mengangkat kakinya lurus.


Wush...


Ryu mengayunkan kakinya ke bawah secara vertikal. Shinkawa merasakan bahaya, tapi dirinya sama sekali tidak bisa bergerak.


Serangan Ryu mengenai tepat perut Shinkawa, hal itu membuat Shinkawa melebarkan matanya dan terjun dengan cepat menuju ke bawah.


Boomm...


Lantai Emas dalam sekejap hancur tepat di tempat Shinkawa jatuh. Di tempat Shinkawa tersebut terlihat kawah yang lumayan besar terlihat.


Ryu turun ke lantai emas, ia kemudian mendengar suara Robot. Namun, pandangannya mulai kabur dan terjatuh pingsan di tempat.


Brukk...


“Pemenang pertandingan kali ini, ialah Ryu Adam!”


Para penonton masih membeku. Namun, dalam sekejap mereka sadar dan bertepuk tangan dengan meriah, disertai dengan sorakan.


“Pertandingan yang menakjubkan...”


“Sungguh kuat...”


“Oi, Dia pingsan...”


“Namun, pertunjukan kali ini benar-benar lebih hebat di bandingkan sebelum-sebelumnya...”


Berbagai tanggapan dari para penonton benar-benar membuat heboh. Mereka belum pernah melihat Turnamen yang dinaungi Level bawah bisa semeriah itu.


Robot yang menjadi wasit memegang Shinkawa, dalam sekejap Shinkawa menghilang dari tempat.

__ADS_1


Robot kemudian berjalan ke arah Ryu dan memegang Ryu, lalu Ryu menghilang dari tempat.


Robot memandang ke arah Arena, ia hanya menyentuh lantai Arena. Dalam sekejap, Arena Emas kembali terbentuk.


“Semuanya, Mohon Perhatiannya...”


“Pertandingan selanjutnya, ialah...”


“Texas melawan Bryan.”


“Untuk peserta yang dipanggil, segera memasuki Arena...”


***


Tempat peserta, di sana hanya ada dua orang saja. Keduanya tak lain ialah, Texas dan Bryan. Namun, Bryan memasuki Arena terlebih dahulu, sedangkan Texas masih berdiam sebentar.


Texas memandang ke arah jam di tempat peserta tersebut. Dirinya, kemudian menghitung sebentar dan mengangguk sedikit.


“Pemanasan dengan orang ini...”


“Kemudian, melawan bocah itu...”


Texas menyeringai dan memasuki Arena pertandingan. Dirinya terus maju dan akhirnya tiba di Arena pertandingan.


Berbagai penonton terlihat, hal itu membuat Texas mengerutkan keningnya sedikit, kemudian menyeringai dengan lebar.


Texas berdiri di depan lawannya tersebut. Tingginya benar-benar melebihi dari Kalan dan lawannya sekarang, yaitu Bryan.


Texas berdiri sambil melipatkan kedua tangannya di atas perutnya. Dirinya tidak perlu bergerak sama sekali, baginya lawan di depannya belum cukup untuk membuatnya pemanasan.


Robot memandang kedua peserta tersebut, kemudian mengangkat tangan kanannya dan mengayunkan ke bawah secara vertikal.


Robot segera menghilang, Bryan dengan berani menyerang Texas secara terus-menerus, ia tidak memberikan ampun sama sekali.


Texas hanya berdiri dengan melipatkan tangannya tersebut. Dia tidak mengubah pose dan cara berdirinya.


Berbagai penonton melebarkan matanya, ketika melihat Bryan yang terus-menerus menyerang Texas dengan kecepatan yang tinggi.


Namun, apa yang membuat mereka terkejut ialah, Texas sama sekali tidak mundur bahkan tidak ada tanda-tanda terluka sama sekali.


Namun, jubah yang menutupi diri Texas, perlahan-lahan sobek sampai akhirnya jubah tersebut hancur tak bersisa.


Bryan mundur dengan cepat, ia benar-benar tak menyangka pria di depannya tidak terluka sama sekali dengan serangannya. Namun, ia sendiri merasakan rasa sakit di tangannya.


“Kulitnya sangat keras...”


Jubah menghilang, sosok orang terlihat buas terlihat di mata semua orang. Melihat sosok tersebut, banyak orang segera mengenal sosok tersebut.


Orang yang sangat mengenal Texas, dalam sekejap mereka gemetar tak terkendali. Baik itu penonton maupun peserta sebelumnya.


“Tid-Tidak mungkin...”


“Di-Dia sudah kembali...”


***

__ADS_1


Rock dan Emma langsung berdiri melihat wujud Texas tersebut. Pupil mata mereka melebar ketika melihat orang tersebut, tubuh mereka berdua melebar ketika melihat Texas.


“Texas...”


“Bagaimana bisa, kita tidak mengenalnya...”


Rock mengingat masa-masa di mana dirinya di pukuli oleh orang di depannya tersebut, ia bahkan sampai di buang ke laut dengan batu yang seberat 100kg.


Mengingat semua itu, Rock tanpa sadar bergidik dan tubuhnya bergetar hebat. Dirinya segera terduduk dan memegang wajahnya kembali.


Emma sendiri juga gemetar, pemandangan berbagai ribuan orang terbunuh, membuat wajahnya benar-benar pucat.


“Dia kembali...”


“Salah satu Keluarga Adam yang paling mengerikan...”


“Rio Adam, sang Legenda dengan julukan Texuela Lion...”


Texuela Lion, nama sebuah Singa yang paling perkasa dengan keganasan dan keberanian yang menjadi salah satu Binatang yang paling berbahaya di Dunia.


Singa yang berada di Level Ancaman Dunia, Level 5. Singa tersebut mampu berenang sampai kedalaman 5000Km dari permukaan. Menyeberang lautan hanya untuk jalan-jalan.


***


Bryan yang memandang ke depan, ia benar-benar terkejut... Sosok yang tidak akan pernah dirinya lupakan, sosok yang menjadikan dirinya seorang petarung sama sekali.


Texas menyeringai ketika wajahnya terungkap. Seringai tersebut membuat berbagai penonton menciut, bahkan wajah mereka semua memucat.


Risa dan Yuna sendiri tidak terlalu takut. Mereka hanya gemetar, hal itu karena mereka merasakan bahwa Texas tidak memiliki aura penekanan terhadap mereka.


Bryan yang melihat seringai Texas, dalam hati dirinya benar-benar gemetar. Namun, bukan takut, melainkan rasa senang yang besar.


Texas menatap ke arah Bryan, ia menyadari bahwa pihak lawan sepertinya sedikit menarik ketika melihat tatapan bersemangat tersebut.


“Oh, kau sepertinya tidak takut sama sekali. Melainkan, begitu senang...”


Texas menyeringai, jejak sinar cahaya terlihat di matanya. Bryan yang mendengar pernyataan tersebut, ia menjadi lebih semangat.


“Ya, karena Andalah aku menjadi petarung. Bertarung dengan sosok Idolaku sendiri, membuat diriku bersemangat...”


Texas akhirnya mengetahui fakta bahwa musuhnya mengagumi dirinya. Texas melepaskan lipatan tangannya, ia menggerakkan tangannya.


Berbagai otot-otot dalam tubuhnya bergerak dan berkedut dengan hebat. Aura miliknya keluar, aura haus darah miliknya keluar.


“Nah, Nak... karena kau mengagumiku, maka buat aku mengakui dirimu...”


“Kerahkan seluruh kekuatanmu!”


Intimidasi Texas membuat Bryan bergidik ngeri, tubuhnya bergetar hebat. Dirinya dalam sekejap menekan seluruh ketakutan tubuhnya, ia melakukan Kuda-kuda, wajahnya menjadi fokus tinggi.


“Bersiaplah, Tuan Rio...”


[To be Continued.]


Silakan Like, Comment, Share, Vote, dan tip koinnya.

__ADS_1


Jangan lupa klik tombol Favorit agar tidak ketinggalan update terbaru.


Thank you Minna-san.


__ADS_2