Sistem Kekayaan : Pengembalian

Sistem Kekayaan : Pengembalian
Chapter 50 - Sebelum Masalah Tiba


__ADS_3

Silakan Dibaca.


Ryu, Risa, dan Yuna tengah menuju ke arah rumahnya. Tera dan Selina kembali menjemput ketiganya, Tera juga menyuruh Preman sebelumnya untuk datang ke markas asli Organisasi Gagak.


Perjalanan kembali pulang tidak memiliki percakapan yang serius, hanya percakapan ringan antara perempuan. Sementara bisnis, Ryu tidak terlalu memikirkannya.


Tak butuh waktu lama, mereka tiba di tempat tujuan yaitu Rumah Ryu. Ryu dan kedua istrinya turun dari mobil, mereka mengucapkan terima kasih dan masuk ke dalam rumah.


***


Kamar mandi...


Ryu dan kedua istrinya tengah bersandar di tepi bak mandi, keduanya memandang ke arah langit, di mana ketiganya bisa melihat banyak bintang dan bulan bersinar.


“Nah Sayang, tinggal 3 hari Turnamen Jalanan akan diadakan...”


Ryu mengangguk, ia sudah mengetahui hal itu dan sekarang. Ia memiliki Uang yang cukup untuk meningkatkan kekuatannya lebih jauh dari sebelumnya.


‘Naik ke Level 3, sepertinya cukup bisa untuk kali ini.’


“Nah, Sayang... Apakah kamu sudah siap untuk Turnamen nantinya?”


Ryu mendengar pertanyaan Risa, ia mengangguk dan menjawab, “Aku sudah siap untuk Turnamen itu. Mungkin dua hari ini akan digunakan untuk pelatihan.”


“Namun, besok kita akan pergi ke Event sebelumnya. Aku melupakan hal itu, kemarin.”


Risa dan Yuna memandang ke arah Suaminya, keduanya sedikit khawatir dengan pilihan Suaminya itu.


“Apakah tidak apa, Sayang?”


“Itu benar, apa kata Saudari Risa... Apakah tidak apa-apa?”


Ryu mengangguk, kemudian memeluk keduanya dengan erat dan berkata, “Aku tidak masalah, persiapan untuk Turnamen aku selalu siap. Besok kita, kembali ke sana.”


“Juga, kebahagiaan kalian adalah utama.”


Risa dan Yuna memerah, mereka berdua mengangguk bersama. Selepas itu, mereka bertiga keluar dari kamar mandi dan mulai memakai pakaian tidur masing-masing, lalu tidur sambil berpelukan.


***


Daerah A.


Terdapat sebuah Gedung yang tinggi, Gedung itu memiliki sekitar sepuluh tingkat dan memiliki papan nama yang bernama Thunder dengan ukuran yang besar.


Dalam sebuah ruangan di Gedung Thunder, terdapat seorang pemuda tengah duduk sambil melihat-lihat dokumen yang berada di meja depannya.


“Apa kau yakin, Ryu Adam adalah putra Legenda itu?” Pemuda itu menatap ke arah sosok perempuan yang memakai pakaian ketat berwarna hitam.


“Ya, sebenarnya aku sedikit kurang percaya. Namun, ketika aku melihat pertandingan kemarin, aku mendengar Rio Adam berkata seperti itu.”


“Oh, menarik. Namun, ia belum waktunya untuk keluar. Jika, ia keluar dalam waktu singkat. Aku takut Negara tetangga akan menyerang Negara kita, dengan alasan Putra Legenda masih lemah dan harus dibunuh.”


Perempuan mengangguk, apa yang dikatakan Pemuda yang tak lain Tuannya ialah kebenaran. Jika, Ryu mengungkapkan identitas ke publik, terutama luar. Negara tetangga akan mengusulkan perang hanya untuk membunuh Ryu yang masih lemah.


“Jadi, apakah kita akan bergerak untuk membantu membuat Ryu kuat?”


Pemuda yang duduk menggelengkan kepalanya, ia kemudian berdiri dan memandang ke arah luar jendela.


“Tidak perlu, Putra Senior tetaplah Putra Senior. Kau seharusnya tahu, Senior biasanya bertindak bagaimana...”


“Satu maupun berbagai Negara tidak ada yang bisa mengalahkannya. Sekarang, aku tidak mengetahui di mana ia berada. Bahkan, Rock dan Emma juga tidak... Keluarga Adam juga menghilang tanpa sebab.”


Perempuan yang mendengar ucapan Pemuda itu sedikit terkejut. Namun, ia dengan cepat kembali ke tampilan profesionalnya.


Perempuan itu perlahan-lahan mendekat ke arah Pemuda itu dan memeluknya dengan in*tim dari belakang.


“Jadi, hanya tersisa Rio Adam dan Ryu Adam...” Perempuan itu perlahan melepaskan kancing pakaian dari pemuda yang menghadap ke luar kaca.


“Kemungkinan, akan tetapi konfirmasi Ryu Adam belum tentu ia anak Legenda itu.” Pemuda tetap tenang, kemudian ia melanjutkan dengan suara yang misterius.


“Biarkan, takdir yang mempertemukan mereka...” Pemuda itu kemudian berbalik, lalu menarik kancing pakaian ketat dari perempuan itu.

__ADS_1


Srek!


***


Malam yang semakin kelam, di sebuah Gunung terbaring seorang laki-laki dengan satu rumput yang berada di mulutnya. Laki-laki itu memandang ke arah langit, merindukan sosok yang telah lama pergi dari dirinya.


“Ela, sebenarnya kau berada di mana? Terakhir kali kulihat, ialah tepat Event yang diselenggarakan di dekat Pelabuhan Daerah B...”


“Besok adalah Event yang dulu mempertemukan kita dan awal menghilangnya dirimu.”


Laki-laki itu kemudian perlahan-lahan menutup matanya, menunggu esok hari yang akan datang.


***


Pagi hari.


[Misi Harian Dipulihkan.]


[Mulai Meningkatkan Kekuatan.]


[- Habiskan Uang sebesar 100 Juta untuk kekuatan.]


[- Hadiah : Kotak Biasa.]


Ryu terbangun ketika mendengar suara mekanis sistem. Ia perlahan-lahan membuka matanya dan menatap ke arah samping kanan dan kiri. Selepas itu, menatap ke arah depan, di mana layar panel mengambang.


‘Hanya 100 Juta? Bukankah itu mudah...’


Ryu kemudian duduk dan ingin membuka status untuk meningkatkan kekuatannya. Namun, ia teringat bahwa akan kotoran sebelumnya.


‘Lebih baik, lakukan di kamar mandi.’ Ryu perlahan-lahan turun, ia tidak ingin membangunkan kedua istrinya yang masih tidur.


Ryu memasuki kamar mandi, ia kemudian duduk di tempat untuk menyiram tubuh. Ryu membuka layar panelnya, ia kemudian menekan status.


[Nama : Ryu Adam.]


[Umur : 19 tahun.]


[Kekuatan : 105.]


[Pertahanan : 100.]


[Kecepatan : 110.]


[- Keterampilan.]


[+ Memasak (Pemula.)]


[+ Menulis (Pemula.)]


[+ Raja Perang (Pemula.)]


[+ Melatih (Pemula.)],


[- Sistem Level : 2.]


Ryu terkejut melihat statusnya, semuanya sekarang di atas 100. Ia tidak ingat pernah menaikkan status sampai sebesar itu. Ryu kemudian bertanya kepada sistem.


“Sistem, kapan statusku naik di atas 100?”


[Tuan Rumah, status Anda naik dikarenakan keterampilan Raja Perang Anda naik tingkat.]


Ryu mengangguk, ia akhirnya mengetahui dari mana kekuatannya itu berasal. Kemudian, ia menatap ke arah Status kembali dan memikirkannya sebentar.


‘Sistem, tembakan semua Uangku ke dalam Kekuatan.’


[- 5x kekuatan : 100 Juta.]


[- 5x kekuatan : 200 Juta.]


[- 5x kekuatan : 300 Juta.]

__ADS_1


[Proses pembelian berhasil.]


[Di mohon, Tuan Rumah menahan rasa sakit yang terjadi.]


Ryu tersentak, ia benar-benar terkejut merasakan tubuhnya memanas. Ia terbaring di lantai dengan seluruh tubuhnya memerah karena panas, urat-urat nadinya terlihat.


Ryu mengatupkan bibirnya, ia tidak ingin berteriak dan berujung membangunkan kedua istrinya.


Perlahan-lahan Ryu merasakan panas yang menyerbu tubuhnya mulai mereda. Ia, kemudian terengah-engah dan berbagai kotoran hitam memenuhi tempatnya berbaring sebelumnya.


“Hah... Hah... Hah... Sungguh, konsekuensi yang begitu mengerikan.”


[Sisa Uang : 300 Juta.]


Ryu menstabilkan nafasnya terlebih dahulu, ia kemudian mengguyur cairan hitam yang berada di lantai kamar mandi.


Ryu terduduk kembali, ia benar-benar kelelahan menahan panas sebelumnya. Beruntung, istrinya tidak memasuki kamar mandi. Jika, itu terjadi... keduanya akan memanggil ambulans segera.


“Sistem, jelaskan efek samping jika langsung menaikkan banyak status!”


[Efek Samping Berlebihan memasukkan Status.]


[Tuan Rumah, standar tubuh Tuan untuk sekarang ialah 5x poin. Sesuai dengan yang dijual.]


[Jika melebihi itu, Tuan Rumah akan merasakan hal berikut:]


[Kelebihan Kekuatan : Tubuh akan Memanas Ekstrem 10 Detik.]


[Kelebihan Pertahanan : Tubuh akan Mendingin Ekstrem 10 Detik.]


[Kelebihan Kecepatan : Tubuh akan Tersengat Listrik Ekstrem 10 Detik.]


Ryu membaca konsekuensi kelebihan menaikkan status secara serentak, ia mengangguk paham. Kemudian, ia ingat akan keterampilan dan berpikir sebentar, lalu Ryu paham dengan sendirinya.


“Konsekuensi dari menaikkan Status berlebihan, memang sangat mengerikan.”


Ryu kemudian menaikkan Pertahanan dan Kecepatan.


[5x Pertahanan : 100 Juta.]


[5x Kecepatan : 95 Juta.]


Ryu merasakan tubuhnya turun dingin dan ada sengatan listrik. Ia tidak merasakan rasa sakit yang begitu kuat. Sampai akhirnya 10 detik berlalu.


[5x Kecepatan : 100 Juta.]


Ryu kembali merasakan sengatan listrik, tetapi tidak terlalu besar. Hanya sengatan kecil, sampai akhirnya peningkatan selesai.


[Sisa Uang : 5 Juta.]


Ryu kemudian mengaktifkan kartu banknya dan mengirim 5 juta ke Melissa untuk perkembangan perusahaan selanjutnya. Selepas itu, Ryu melakukan pengembalian.


[Pengembalian Di lakukan.]


[Uang : 2 Milyar.]


Ryu tersenyum, kemudian kedua istrinya masuk ke dalam kamar mandi dan mereka saling memandang satu sama lain.


“Mari, mandi bersama...”


Namun, kata-kata Ryu diabaikan. Kedua istrinya tengah terkejut dengan perubahan tubuh Suaminya itu, mereka merasa gatal dan panas seketika.


“Sayang...”


[To be Continued.]


Silakan Like, Comment, Share, Vote, dan tip koinnya.


Jangan lupa klik tombol Favorit agar tidak ketinggalan update terbaru.


Thank you Minna-san.

__ADS_1


__ADS_2