Sistem Kekayaan : Pengembalian

Sistem Kekayaan : Pengembalian
Chapter 75 - Menara 100 Tingkat


__ADS_3

Silakan Dibaca.


Pertandingan Ryu benar-benar membuat para penonton menjadi lebih hidup, mereka berteriak dan bersorak memanggil nama Ryu bersamaan.


“Ryu!!”


“Ryu!!”


Sorakan penonton benar-benar bergema ke seluruh penjuru dari Arena Pertandingan. Ryu yang sudah turun dari Arena, dihentikan oleh Robot tepat di depannya.


“Ini adalah ramuan penyembuhan tertinggi. Sebelum memasuki Final, kedua peserta akan bertanding dengan kekuatan penuh mereka.” Ucap Robot dengan jelas.


Ryu mengangguk dan menerima ramuan yang diberikan oleh Robot itu, kemudian meminumnya segera.


Ryu memejamkan matanya dan merasakan berbagai tubuhnya yang terluka dan energi kekuatannya semuanya kembali sepenuhnya.


Kemudian, ia membuka matanya dan melihat Robot sudah menghilang dari pandangannya. Ryu hanya tersenyum tak berdaya dan mulai berjalan menuju ke ruang tunggu kembali.


“Pengumuman untuk semua orang yang berada di Arena Pertandingan.” Suara Robot mulai terdengar di telinga semua orang, baik itu peserta maupun penonton.


“Putaran Final, akan diadakan 30 menit kemudian.” Akhir pemberitahuan dari suara Robot itu.


Para penonton mengerti dan mulai membubarkan diri untuk keperluan mereka seperti membeli makanan, minuman baru.


***


Ryu tiba di ruang tunggu, namun di saat ia masuk dua orang perempuan melesat ke arahnya dan memeluknya dengan erat.


“Selamat, Sayang.” Ucap kedua perempuan itu yang tak lain Istri dari Ryu, Risa dan Yuna.


Keduanya sangat senang ketika melihat suaminya memenangkan putaran semi-final. Ryu sendiri yang dipeluk dengan erat, ia membalas pelukan itu dengan erat.


“Terima kasih, Sayang.” Balas Ryu, kemudian perlahan-lahan ia membawa keduanya duduk di sofa sambil membelai punggung keduanya.


Ryu yang duduk mulai mempersiapkan diri untuk bertanding nantinya.


‘Sistem, Status.’


[Status.]


[Nama : Ryu Adam.]


[Umur : 19 tahun.]


[Uang :  18 Milyar.]


[Koin : 1.]


[Kekuatan : 150.]


[Pertahanan : 140.]


[Kecepatan : 140.]


[- Keterampilan.]


[+ Memasak (Sangat Baik.)]


[+ Menulis (Pemula.)]


[+ Raja Perang (Baik.)]

__ADS_1


[+ Melatih (Baik.)]


[+ Mengemudi (Pemula.)]


[- Keterampilan Khusus.]


[+ Manipulasi Kekuatan Otot (Max.)]


[- Sistem Level : 3.]


‘Uangku sangat banyak. Pengembalian juga masih tersisa tiga, lumayan untuk sekarang meningkatkan kekuatan.’ Batin Ryu sambil bermain-main dengan dada kedua istrinya.


Risa dan Yuna memejamkan matanya dan menggeliat lebih dalam ke tubuh Ryu. Mereka menggeliat penuh kesenangan dan area mereka terus-menerus mengeluarkan air putih.


Ryu tidak terlalu peduli, ketika merasakan kakinya basah. Ia masih memfokuskan dirinya, terhadap sistem sekarang.


‘Sistem, buka daftar peningkatan.’


[Dimengerti, Tuan Rumah.]


[- 5x Kekuatan : 1 Poin.]


[- 5x Pertahanan : 900 Juta.]


[- 5x Kecepatan : 900 Juta.]


Ryu mengangguk dan mulai meningkatkan kecepatan dan ketahanan, agar setara dengan kekuatan miliknya.


[- 18 Milyar – 1.8 Milyar : 16.2 Milyar.]


Ryu merasakan arus hangat mengalir di tubuhnya dan mengubah struktur otot miliknya menjadi berbentuk persegi, namun hanya dua persegi saja.


Sementara itu, ia juga merasakan kakinya sedikit kesemutan dan arus hangat mengalir diikuti sengatan kecil.


Ryu tersenyum, ia benar-benar sedikit terkejut ketika seluruh tubuhnya akan berubah ketika memasuki angka 150.


‘Sistem kenapa Level 3 milikku sepertinya berbeda dari Level 3 lainnya?’ tanya Ryu dalam hati, ia benar-benar penasaran akan hal itu.


[Sistem menentukan Level 3 Tuan Rumah, berada di ketinggian. Jadi, orang yang setara dan bisa melukai Tuan Rumah hanya orang yang memiliki Level 4 ke atas.]


[Juga, Garis Keturunan Anda mempengaruhi keseluruhan tubuh Tuan.]


‘Garis Keturunan?’


[Maaf, Tuan Rumah.. untuk mendapatkan informasi detailnya, diharapkan untuk meraih Level yang tinggi.]


Ryu mengangguk diam, ia sebenarnya memahami arti Garis Keturunan. Baginya orang yang direinkarnasi, garis keturunan sangatlah umum menjadi pembahasan di Dunia sebelumnya.


‘Kalau begitu, ubah uangku menjadi Koin, Sistem.’


[Baik, Tuan Rumah.]


[16 Milyar : 16 Koin.]


[Uang : 200 Juta.]


Ryu tidak ingin menaikkan keterampilan miliknya terlebih dahulu, ia akan menaikkan sekali jalan dibandingkan satu persatu.


Ryu yang ingin melanjutkan sistemnya, seketika merasakan geli di bagian bawah. Ia menatap ke bawah dan melihat istrinya tengah bermain dengan adiknya.


‘Aku melupakan mereka. Kalau begitu, puaskan saja keduanya.’ Batin Ryu merasakan rasa bersalah.

__ADS_1


Ia mengangkat kedua istrinya dan mulai bermain di ruang tunggu. Ryu sudah memindai dan tidak menemukan kamera tersembunyi ataupun hal lainnya.


***


Ruang Monitor.


Sanda dan Roa saling minum sambil menonton tayangan ulang pertandingan Ryu dan Iko, mereka berdua bertukar pengetahuan tentang kemampuan Ryu.


“Manipulasi otot ini sebenarnya jarang menurutku.” Kata Roa kepada Sanda.


“Dulu, aku pernah bertarung dengan berbagai orang yang memiliki kemampuan, pertarungan itu besar dan benar-benar memusnahkan satu Negara sampai rata.”


“Namun, di antara pertempuran itu. Aku sama sekali tidak pernah menemukan orang yang mengendalikan otot. Tidak pe.. rnah.” Roa mengakhiri penjelasannya, namun seketika ia melebarkan matanya.


“Ada apa, Roa? Apakah ada sesuatu yang kamu ingat?” tanya Sanda ketika melihat ekspresi Roa yang tengah mengingat kejadian sesuatu yang penting.


“Ya, Aku ingat. Namun, itu sudah sangat lama dan juga itu hanya sebuah buku yang menceritakan manipulasi otot.” Kata Roa dengan ekspresi rumit.


“Buku?” Sanda memiringkan kepalanya, ia jelas bingung maksud dari teman lamanya itu.


“Aku pernah pergi menuju ke Negara Scarlet Star. Kau harusnya mengingat ketika kita menjalankan misi untuk mengungkap misteri Menara seratus tingkat.”


Sanda yang mendengar tentang misi Negara Scarlet Star, seketika terkejut. Ia menatap ke arah Roa dengan serius, ketika menyangkut misi itu.


“Aku ingat misi itu, misi yang selalu menjadi ingatan burukku.” Tegas Sanda, ia benar-benar terlihat tidak bisa melupakan misi yang terjadi di Negara Scarlet Star.


Rock dan Emma yang menyaksikan pembicaraan Sanda dan Roa, tidak bisa untuk tidak terkejut. Bagaimanapun sebuah misi, adalah kerahasiaan tingkat tinggi yang tidak boleh sembarangan di sebar.


“Kakek, apakah kami harus keluar?” tanya Rock, ia tahu akan kerahasiaan. Jika, ada yang mendengarkan tanpa persetujuan, konsekuensinya sangatlah berat.


Roa menggelengkan kepalanya, kemudian berkata, “Tidak apa-apa, dengarkan saja dan kalian akan mengerti bahwa kami orang terkenal, pernah mengalami yang namanya putus asa.”


Sanda mengangguk dalam diam, ia tidak masalah menceritakan kisahnya kepada Rock dan Emma. Juga, ia setuju dengan ucapan Roa sendiri.


“Dulu...”


***


Flashback, 190 Tahun lalu..


Negara Red Star mengirim dua kelompok organisasi terkenal menuju ke Negara Scarlet Star. Sebuah Negara yang telah kalah dalam perang melawan Red Star.


Helikopter tempur Ar-91K, sebuah Helikopter tempur terbuat dari bahan-bahan khusus. Helikopter ini menggunakan energi berupa Alam, yaitu Angin.


Di Dalam Helikopter, terdapat sepuluh orang termasuk Pilot dan Co-pilot. Mereka sedang bersiap-siap untuk melakukan pendaratan.


“Lokasi telah ditemukan, Menara 100 Tingkat. Pintu terjun akan dibuka, Ketua Organisasi Roa dan Wakil Ketua Organisasi, bersiaplah untuk terjun.” Kata Pilot dengan jelas.


Roa dan Sanda saling memandang, pemuda berumur 20 tahun mengangguk bersama dan memandang ke arah delapan pasukannya, sebelum menatap ke arah Menara 100 Tingkat.


Menara 100 Tingkat, sebuah Menara yang menjulang tinggi menembus Awan yang gelap dan petir terus-menerus bermunculan.


Menara yang memiliki sejarah yang begitu misterius, dibuat dengan batu ruang angkasa. Menara yang terus berdiri sejak 10.000 Tahun Lalu.


Menara yang konon dikatakan Menara percobaan.


Roa dan Sanda memandang ke arah Menara dan berkata, “Akhirnya tiba.”


To be Continued.


Silakan Like, Comment, Share, Vote, dan Hadiahnya.

__ADS_1


Jangan lupa klik tombol Favorit agar tidak ketinggalan update terbaru.


Thank you Minna-san.


__ADS_2