Sistem Kekayaan : Pengembalian

Sistem Kekayaan : Pengembalian
Chapter 31 - Tempat Perbelanjaan Arshna 2


__ADS_3

Silakan Dibaca.


Lantai dua, Tempat Perbelanjaan Arshna. Terlihat Ryu tengah memandang kedua kecantikan yang selalu berganti-ganti pakaian. Kedua perempuan tersebut, selalu menggoda Ryu yang menahan naf*su miliknya.


Risa dan Yuna akhirnya berhenti, mereka berdua berpakaian tertutup kembali dan mengemasi pakaian yang akan dibeli tersebut.


“Pelayan, ini adalah barang yang kami beli.” Risa berkata kepada pelayan yang berada di tempat kasir. Dia meletakkan satu tas yang berisi beberapa celana da*lam dan pakaian-pakaian yang akan dipakai istri di ranjang.


Pelayan yang melihat isinya, hanya tersenyum sambil melirik sebentar Ryu. Kemudian, dia berkata, “Tunggu, sebentar pelanggan. Saya akan mulai menghitung Perbelanjaan Anda semua.”


Satu persatu di keluarkan dan di pindai harganya. Pelayan dengan fokus menghitung keseluruhan barang yang dibeli oleh Risa dan Yuna tersebut.


“Total keseluruhan... 1 Juta Rupiah.” Pelayan berkata dengan senyum khas profesional. Pelayanan yang terbaik, menunjukkan bahwa toko tersebut berkualitas dan layak untuk di datangi.


Ryu mengeluarkan uang 2 juta, dia mentransfer kepada Pelayan tersebut. “Oke, sudah kukirim uangnya.”


“Tuan, ini keban-“ sebelum Pelayan menyelesaikan kata-katanya, Ryu mengangkat tangannya untuk menghentikan Pelayan tersebut.


“Tak apa, satu juta tersebut adalah hadiah untukmu.” Ryu berkata dengan nada ringan, baginya memberi tips adalah hal normal. Semua tergantung kualitas pekerjanya.


“Terima kasih, Tuan.” Pelayan tersebut menunduk dengan rasa syukur dan hormat tinggi. Air matanya juga keluar, Pelayan itu tidak menyangka bahwa dirinya akan diberikan tips sebesar itu.


Ryu, Risa, Yuna sudah berbalik dan Ryu hanya melambaikan tangannya. Pelayan kembali menegakkan tubuhnya dan menyeka air matanya.


***


Ryu, Risa, dan Yuna berjalan menuju ke lantai empat. Mereka melewati lantai tiga karena di lantai tersebut hanya berisi alat medis dan berbagai toko obat, serta klinik darurat.


Ryu dan kedua istrinya tiba di lantai empat. Ketiganya berjalan-jalan melihat permainan yang berada di sana. Ada Bowling, Basket, seluruh permainan dan olahraga ada di sana semuanya.


Ryu benar-benar sedikit terkejut melihat hal itu. Dia berpikir, ‘Bukankah akan buruk jika dibuatkan tempat olahraga di tempat ini? Bisa-bisa runtuh bukan nantinya?’


Ryu sedikit rumit dalam pikirannya. Risa dan Yuna yang berada di sebelah kanan dan kiri, menatap ke arah Ryu. Mereka menyadari bahwa Ryu sedikit bingung akan sesuatu.


“Ada apa, Sayang?” Yuna bertanya dengan penasaran. Ryu dengan cepat sadar dari pikirannya, kemudian menatap ke arah Yuna dan tersenyum.

__ADS_1


“Hanya berpikir, bukankah terlalu berbahaya mendirikan sebuah tempat olahraga di lantai atas. Bukankah hal itu akan membuat bangunan cepat runtuh?”


Yuna dan Risa saling memandang, keduanya tersenyum dan menggelengkan kepalanya. Risa kemudian menjelaskan tentang kebingungan Ryu tersebut.


“Bangunan tidak akan roboh, kecuali Bom meledak dari dalam. Hal itu, karena setiap bangunan di lindungi oleh berbagai Robot. Bahkan lantai ini...”


Risa mengetukkan kakinya, Ryu melirik ke bawah dan Risa melanjutkan penjelasannya. “Dibuat material khusus, agar Robot bisa muncul dari berbagai tempat. Bahkan jalanan pun sama.”


Ryu tidak bisa tidak terkejut. Dia memang sudah tahu akan keunikan Robot, tetapi Robot yang berada di Dunia Paralel tersebut benar-benar dikembangkan sampai sangat jauh.


“Juga, di Dunia ini bisa dikatakan bahwa Teknologi benar-benar mendominasi. Manusia pun dijaga aman oleh Teknologi tersebut. Meskipun, di Dunia ini uang dan kekuatan yang berbicara.”


Ryu mengangguk, kemudian bertanya kembali. “Sebenarnya apa kegunaan kekuatan jika, Robot saja bisa menuntaskan perkara yang susah?”


Risa tersenyum, kemudian menjawab, “Manusia adalah dalang di balik Robot. Entah itu Robot pencegah Bencana, Robot Lalu Lintas, Robot Keamanan, Robot Pengiriman, dan lain sebagainya... Semuanya membutuhkan tenaga Manusia.”


“Jika, Manusia melemah dan tidak ada kekuatan fisik. Maka, Robot akan menghilang... Dunia tidak ada yang namanya Teknologi unggul.”


Ryu sedikit paham, dia mengangguk... Kemudian, menarik kedua istrinya menuju ke tempat permainan, baik itu Bowling dan permainan lainnya.


Selesai melakukan olahraga di lantai empat, ketiganya beristirahat... Bagaimanapun juga lelah fisik masih tetap menjadi batasan setiap manusia.


“Huff, selepas ini... Kita ke lantai lima, di sana ada beberapa sejarah tentang Dunia ini. Mulai dari awal mula perkembangan teknologi sampai sekarang.”


Yuna paling antusias jika terkait Sejarah, begitu juga Risa. Ryu sendiri tersenyum, dia tidak tahu apa yang dirinya sukai. Pikirannya hanya menjadi terkuat dan terkaya sedunia, tetapi tujuan aslinya adalah membuat semuanya sama. Meskipun ada kasta, tetapi tidak sampai tidak memiliki rumah dan hidup di jalanan.


Ryu dan kedua istrinya selesai istirahat, ketiganya berjalan menuju ke lantai lima... Tempat Pameran lukisan maupun Sejarah berada, mulai awal pembentukan sampai masa kejayaan sekarang.


Ketiganya tiba di lantai lima, mereka tidak butuh waktu lama. Hal itu karena fisik mereka dapat mempercepat pemulihan kelelahan dan luka fisik.


Ketiganya terpana dengan lantai kelima tersebut. Di berbagai dinding menuju lorong tempat Pameran berada, terdapat berbagai foto-foto beberapa orang.


“Sebelah kanan, Orang terkuat seluruh Dunia...”


“Sebelah kiri, Orang terkaya seluruh Dunia...”

__ADS_1


Ryu melihat foto-foto tersebut, dia tidak bisa tidak tertarik. Apa yang dipajang di sana adalah foto-foto orang yang pernah berada di puncak kejayaan pada masanya.


Risa dan Yuna sangat antusias, mereka benar-benar sangat senang dengan tempat tersebut. Ryu membiarkan mereka menjelajah, dirinya juga ingin melihat-lihat tempat Pameran tersebut.


Ryu berpisah dengan Risa dan Yuna, mereka akan berkumpul kembali di pintu masuk tempat pameran tersebut berada.


Ryu menatap sekeliling berbagai mesin awal terbentuknya teknologi sampai teknologi jaman sekarang. “Perkembangan yang sangat rumit, mulai dari virtual... Kemudian diubah menjadi kenyataan... Kemudian berubah kembali menjadi Dimensi yang lebih nyata.”


Ryu melihat perkembangan dari ruang sendiri. Namun, dilihat dari mana pun... Para Ahli di Dunia Paralel belum menemukan efek waktu.


Namun, bagi Ryu sendiri ruang sudah cukup layak. Namun, jika ada waktu... Ryu tidak bisa tidak terkejut. Waktu sendiri terikat erat oleh masa lalu dan masa depan, jika orang menyeberang ruang waktu, hal itu akan menciptakan badai bencana baru.


‘Jika, ada hal seperti itu sepertinya, Beerus akan datang.’ Ryu tidak bisa tidak tersenyum lucu ketika memikirkan serial Anime Bola Naga tersebut.


“Semoga tidak ada yang bisa membuat perkembangan dalam hal waktu. Jika, berarti bersiap-siap saja terjadinya bencana yang tidak diketahui.”


Ryu terlalu tertarik, tetapi dia berpikir kembali dan menggelengkan kepalanya. “Terlalu banyak pemikiran, lebih baik jalani satu persatu mulai dari rendah.”


Ryu memahami dirinya sendiri, dia tahu bahwa masih rendah sekarang. Namun, dia memiliki tekad untuk menjadi puncak dan mengungkap Dunia miliknya berada tersebut.


Sekarang, Ryu menjelajah kembali. Dia ingin melihat seluruh isi dari tempat tersebut. Namun, dirinya berhenti ketika melihat dua orang berjubah hitam tengah saling berbicara satu sama lain.


Ryu sedikit tertarik, sampai akhirnya salah satu dari orang berjubah hitam menekan sesuatu di dinding. Terlihat dinding perlahan tergeser seperti pintu, hal itu membuat Ryu sedikit terkejut.


‘Bukankah, ada robot... Namun, kenapa mereka tidak bertindak ketika terdapat—Yah, sepertinya aku mengetahui sesuatu. Tempat dibalik dinding tersebut pasti sudah terdaftar di Robot.’


Ryu langsung menyimpulkan dengan cepat. Kemudian, dia melihat bahwa kedua orang berjubah hitam berjalan masuk ke dalam lorong yang berada di dinding tersebut.


Ryu tidak bisa tidak menarik sudut mulutnya naik ke atas. “Sepertinya ada sesuatu yang menarik di dalam sana...”


[To be Continued.]


Silakan Like, Comment, Share, Vote, dan tip koinnya.


Jangan lupa klik tombol Favorit agar tidak ketinggalan update terbaru.

__ADS_1


Thank you Minna-san.


__ADS_2