Sistem Kekayaan : Pengembalian

Sistem Kekayaan : Pengembalian
Chapter 92 - Penjelasan


__ADS_3

Silakan Dibaca.


Ruang pelatihan.


Ryu menatap ke arah dua istrinya terlebih dahulu, kemudian ia melangkah maju dan meraih keduanya menuju keluar dari ruang pelatihan.


Alice, Tera, dan Selina tidak mengikuti. Mereka diam karena paham bahwa itu ialah rahasia rumah tangga Ryu.


Sekarang, Ryu melangkah menuju rumah sambil diikuti oleh Risa dan Yuna yang memasang wajah datar, karena mereka benar-benar tidak senang main rahasia.


Tiba di dalam rumah, Ryu berjalan ke arah ruangan pribadi. Ia duduk di sofa dan memandang ke arah dua istrinya yang tengah duduk di depannya.


“Harus kumulai dari mana?” tanya Ryu, kemudian Risa dan Yuna saling memandang dan menjawab dengan nada suara dingin.


“Semuanya.” Ryu mengangguk, kemudian ia mulai menjelaskan tentang dirinya.


“Baiklah, kalau begitu.. ini dimulai dari awal, aku bukan orang dari dunia ini.” Ucap Ryu, kemudian Risa dan Yuna mendengar kalimat itu, seketika menjadi serius.


Ryu mulai menjelaskan dirinya mulai dari berpindah menuju dunia paralel tersebut. Ia juga memberitahu terkait berkahnya, namun ia tidak menyebutkan nama sistem.


Ia hanya menjelaskan bahwa dirinya bisa melakukan penukaran uang selama tiga kali dan bisa meningkatkan kekuatan melalui uang tersebut.


Ryu juga menjelaskan bahwa uang miliknya sering ia gunakan ke dalam kekuatan, serta ia menjelaskan terkait keterampilan.


Risa dan Yuna terkejut, mereka tidak menyangka Suaminya ternyata adalah seseorang dari Dunia lain. Namun, saat mengingat ucapan kakek Roa, keduanya langsung tenang kembali.


Namun, berkah yang dimiliki Ryu benar-benar membuat keduanya terkejut. Mereka tahu masalah dari berkah tersebut, jika ada orang lain yang mengetahuinya, keduanya menggelengkan kepalanya segera.


“Siapa saja yang sudah mengetahui akan hal ini?” tanya Yuna, ia segera menjadi serius. Hal itu karena, berkah yang dimiliki Ryu bukanlah hal normal.


“Kalian berdua saja.. karena kalian adalah istriku, awalnya aku ragu dan masih curiga. Namun, aku tidak bisa begitu terus, alhasil aku menjelaskan dengan jujur sekarang.” Jelas Ryu.


Ia sendiri tidak ingin membawa beban berat tersebut. Menyembunyikan sesuatu terhadap istrinya sendiri, sudah melampaui batasnya.


Risa dan Yuna terkejut, keduanya saling memandang. Mereka paham akhirnya, bahwa Suaminya bukanlah sama dengan lelaki lain.


“Nah, aku berencana melatih kalian berdua.. jangan menyembunyikan perasaan tidak nyaman kalian. Aku sudah mengetahuinya.” Ungkap Ryu.


Ia tersenyum kecut, bagaimanapun juga ia paham akan kekhawatiran istrinya tersebut. Ryu sudah mengecek di dunia paralel, rata-rata Suami akan meninggalkan Istrinya karena menghambat laju mereka.


Hal inilah yang menjadi kekhawatiran dari Risa dan Yuna. Sedangkan Ryu sendiri, tidak terlalu peduli akan hal tersebut.


Ia sudah menikahi keduanya, artinya ia memiliki kewajiban dan tanggung jawab untuk keduanya.

__ADS_1


Risa dan Yuna mendengar kalimat pelatihan, keduanya tertegun. Mata mereka menyala penuh semangat, mereka benar-benar ingin menjadi kuat agar tidak tertinggal di belakang kembali.


Keduanya mengangguk dan tersenyum senang. Ryu melihat bahwa kedua istrinya puas, ia senang.


“Rahasia ini, hanya kita bertiga saja. Tidak ada orang lain yang harus mengetahui akan hal ini.” Kata Ryu dengan serius.


“Itu benar, mana mungkin kami akan memberitahukan kepada orang lain.” Jawab Risa, ia tahu konsekuensi terkait berkah tersebut.


“Baguslah, hari sudah sore. Besok kita akan pergi menuju ke pulau beruang perkasa, jadi kita harus bersiap-siap terlebih dahulu.” Ucap Ryu, kemudian berdiri dari tempat duduknya.


Namun, saat akan keluar. Pakaiannya ditarik oleh kedua istrinya, Ryu segera mundur dan jatuh di sofa, lalu diapit oleh kedua istrinya.


Ryu melihat ke arah kedua istrinya, ia menghela nafas dan merentangkan tangannya dan ia memeluk keduanya.


“Apa yang kalian pikirkan?” tanya Ryu, ia melihat kedua istrinya tengah menatapnya dengan tatapan ringan dan senyum manis terpampang di wajah keduanya.


Keduanya mendekat dan membenamkan wajahnya ke dalam dada Ryu. Selepas itu, mereka berpelukan dalam duduk.


Risa dan Yuna ingin menikmati suasana romantis tersebut, untuk beberapa jam. Ryu sendiri tidak masalah, namun ia juga mengirim pesan kepada Tera.


Ryu meminta Tera tidak perlu ditunggu, namun ia menyuruh Alice untuk masuk ke dalam rumah dan berikan nomornya kepada Alice.


***


Tera menerima pesan tersebut, ia kemudian memandang ke arah Alice dan memberitahu pesan tersebut terhadapnya, serta memberikan nomor milik tuannya.


Tera dan Selina kemudian berbalik. Tera sudah membeli berbagai perusahaan tersebut. Ia pergi bersama dengan Selina dengan senang, keduanya segera memesan hotel untuk bermalam.


***


Dalam Rumah.


Alice memasuki rumah dan berjalan mengikuti arahan Ryu, kemudian ia tiba di pintu yang ditujukan oleh Ryu. Ia dengan gugup membuka pintu tersebut.


“Permisi..” Ucap Alice, kemudian terdengar suara Ryu menyuruh Alice untuk masuk ke dalam ruangan.


“Alice, masuklah.” Pinta Ryu, lalu Alice memasuki ruangan dan melihat Ryu yang duduk di sofa sambil memeluk dua perempuan yang tak lain Risa dan Yuna.


Entah kenapa, melihat hal itu dalam hatinya sedikit kurang suka. Namun, perasaan itu seketika menghilang dan digantikan pikiran liar lainnya.


“Kenapa kamu linglung di sana, duduklah.” Kata Ryu sambil mengelus rambut kedua istrinya dengan pelan-pelan.


Alice berjalan dan duduk di sofa depan Ryu, kemudian ia menatap ke arah Ryu sambil memiringkan kepalanya tanda bahwa dirinya penasaran.

__ADS_1


Ryu tersenyum melihat hal itu, ia juga mulai membuka pakaian kedua istrinya dan bertanya kepada Alice yang berada di depannya itu.


“Apakah kamu ingin menjadi kuat?” tanya Ryu dengan serius, tangannya masih bermain-main dengan kedua istrinya.


Alice melihat pemandangan di depannya seketika malu, pemuda di depannya tidak tahu malu. Ia ingin mengutuk, namun mendengar pertanyaan Ryu, Alice segera menjadi serius.


“Aku ingin, namun kamu tahu bukan. Bahwa aku perempuan lemah.” Jawab Alice, ia menunduk sedih akan bakatnya yang bukan petarung.


Risa dan Yuna melepaskan pelukan dari Ryu, kedua sekarang terlihat tidak memakai pakaian sama sekali dan memandang ke arah Alice.


“Jika kamu ingin, maka bisa. Kita bertiga sama, namun Ryu memberikan solusi. Apakah kamu menerimanya atau tidak?” jelas Yuna, ia paham kenapa Suaminya menanyakan tentang menjadi kuat terhadap Alice.


Dalam pandangan Risa dan Yuna, Alice sangat mirip dengan mereka. Namun bedanya, mereka berdua beruntung karena bertemu dengan Ryu.


Itu benar, nasib keduanya berubah karena pria yang menjadi suaminya sekarang. Tanpa pria tersebut, mereka berdua mungkin akan berujung kesusahan.


Dalam hati Risa dan Yuna, Ryu adalah hal penting bagi mereka. Keduanya mencintai Ryu lebih dari apapun. Meski Ryu sangat keras kepala, mereka tidak terlalu peduli.


Bersama dengan Ryu, mereka benar-benar bahagia. Bukan hanya itu, mereka juga senang akan permainan malam yang liar.


Ryu tersenyum tak berdaya, namun ia mengangguk setuju dengan ucapan Yuna. Ia juga bermain dengan dada kedua istrinya tersebut.


Alice memandang tiga orang tidak tahu malu di depannya, namun ia segera menghilangkan rasa malunya karena perilaku orang di depannya.


Alice menghirup nafas sebentar, kemudian ia memandang ke arah Ryu dengan serius. Namun, wajahnya yang memerah semu, membuat dirinya terlihat lucu.


“Aku.. aku ingin kuat, kumohon latih aku.” Ucap Alice, Ryu senang dengan ucapan Alice tersebut, ia juga mengeraskan pijatannya, membuat kedua istrinya menggeliat.


“Bagus, kalau begitu selepas kita pulang dari pulau beruang perkasa, kita akan mulai sesi pelatihan.” Kata Ryu, kemudian ia mengangkat kedua istrinya dan berdiri berjalan pergi dari tempat.


“Kembalilah ke ruanganmu, kami ingin melakukan hal dewasa terlebih dahulu..”


Alice menutup wajahnya, ia benar-benar malu sekarang. Melihat tingkah Ryu dan kedua istrinya sebelumnya.


Tubuhnya seketika memanas dan memandang Ryu dengan penuh keengganan, ia ingin bermain dengan jarinya. Namun, segera dirinya berdiri dan menyusul.


To be Continued.


Silakan Like, Comment, Share, Vote, dan Hadiahnya.


Jangan lupa klik tombol Favorit agar tidak ketinggalan update terbaru.


Thank you Minna-san.

__ADS_1


__ADS_2