
Silakan Dibaca.
Tanah Tandus Bukit Arham.
Ryu dan Sebastian saling memandang satu sama lain. Mereka mengatur nafas sebentar dan melesat dengan cepat ke arah depan.
Tiba di depan lawannya, keduanya saling mengayunkan serangan mereka masing-masing.
Boom!
Ledakan keras terdengar begitu kuat, kawah besar terbentuk di bawah benturan kedua serangan tersebut.
Kemudian, terlihat Ryu terdorong beberapa meter ke belakang. Sedangkan, Sebastian terdorong beberapa langkah dan berdiri tegak kembali.
Ryu tidak terlalu banyak berpikir, ia memusatkan kembali seluruh ototnya tepat di kaki kanannya. Kemudian, terlihat kaki kanan Ryu membengkak penuh akan otot-otot.
Sebastian mengepalkan tangannya dengan erat-erat, asap seketika keluar dari tangannya tersebut. Ia akhirnya menggunakan kekuatannya.
“Majulah!” raung Sebastian, kemudian titik-titik cahaya muncul di depannya. Ryu melintas dengan cepat sambil mengayunkan kaki kanannya yang begitu besar.
Sebastian menanggapi serangan tersebut, ia mengayunkan kepalan tangannya ke arah kaki Ryu.
Booom!
Ledakan kuat terdengar sangat keras, asap tebal membumbung tinggi. Kemudian berbagai cahaya muncul di asap-asap tersebut.
Boom! Boom! Boom!
Ledakan keras terus bermunculan naik ke atas dan asap yang tebal sebelumnya mulai menyebar ke seluruh arah.
Terlihat Ryu dan Sebastian terus menerus bertukar serangan tanpa henti. Mereka tidak hanya berada di satu tempat, melainkan mereka terus berpindah layaknya teleportasi.
Drone yang menjadi menampilkan pertarungan, tanpa sengaja terkena dampak serangan mereka berdua.
Berbagai Drone hancur dalam sekejap dan layar monitor berubah menjadi rusak, tidak menampilkan apapun sama sekali.
***
Arena Pertandingan.
Para penonton terdiam, mereka benar-benar tidak tahu sekarang pertandingan Ryu dan Sebastian seperti apa. Mereka ingin berteriak, namun layar kembali menampilkan pertandingan keduanya.
Robot sudah siap sedia, jika akan ada masalah dari Drone. Ia kali ini tidak mengandalkan Drone kembali, melainkan satelit yang berada di luar planet.
***
Ruang tunggu Ryu.
Risa dan Yuna yang menyaksikan pertandingan suaminya benar-benar terpana dengan kekuatan suaminya yang begitu kuat.
Mulai dari menghancurkan lantai merah, penghalang tipis, sampai akhirnya lantai hijau sama sekali tidak menahan kekuatan suaminya.
__ADS_1
Mereka benar-benar tidak menyangka akan hal itu, namun fakta tepat di depannya. Keduanya bertanya-tanya, apakah suami mereka menyembunyikan level aslinya.
“Apakah ia menyembunyikan levelnya?” tanya Risa kepada Yuna. Namun, Yuna menggelengkan kepalanya.
“Tidak mungkin, bukankah kita selalu mengeceknya..” jawab Yuna, menyangkal pernyataan dari Risa.
“Kemarin malam, berarti ia belum mengeluarkan kekuatan penuhnya..” Risa melebarkan matanya, ia benar-benar terkejut akan kekuatan dari suaminya.
“Sepertinya..” Jawab Yuna sambil menghela nafas tak berdaya. Ia juga terkejut akan kekuatan suaminya, sebelumnya hanya menghancurkan ruang pelatihan, sekarang lantai terkuat pun tidak bisa menahan kekuatan suaminya.
Risa dan Yuna memandang ke arah monitor kembali, mereka sebenarnya senang dan bahagia. Namun, di sisi lain mereka juga mulai tidak merasa aman.
Mereka takut, Ryu akan meninggalkan mereka dan bersama dengan seseorang yang lebih cantik dari mereka berdua.
Risa dan Yuna saling memandang dan mengangguk. Mereka mulai merencanakan agar Ryu puas dengan mereka.
***
Ruang Monitor.
Sanda dan Roa menikmati pertandingan Ryu dan Sebastian. Bagi mereka, pertarungan Ryu dan Sebastian sudah menjadi hal biasa.
Rock dan Emma sendiri juga tidak terlalu terkejut, mereka juga sudah pernah melihat pertarungan yang melebihi dari Ryu dan Sebastian.
“Bocah itu benar-benar mengejutkan, kekuatannya Level tiga, namun ketahanannya mirip seperti Level lima.” Kata Sanda, ia sebenarnya terkejut akan perkembangan Ryu.
Perkembangan Ryu sendiri benar-benar mirip seorang pemain game, melakukan cheat. Sanda membuat spekulasi seperti itu, namun ketika mengingat Keluarga Adam. Ia menghela nafas tak berdaya, cheat dan orang belakang kuat. Itulah yang ada di pikiran Sanda sekarang.
Ryu sendiri mudah sakit dan para orang-orang keluarga, mengidentifikasi bahwa Ryu benar-benar memiliki gen yang belum bisa ia tampung sepenuhnya.
Orang dari Keluarga Adam, tidak mengejek Ryu. Melainkan mereka mengusulkan kepada pemimpin keluarga, untuk membuat Ryu tidak mengikuti tradisi.
Namun, pemimpin keluarga Adam menolak keras. Meski sakit, tradisi tetaplah tradisi. Pemimpin keluarga Adam tidak ingin keturunannya bermanja dan tidak mengalami kesulitan hidup.
Para orang-orang keluarga Adam merenung dan setuju dengan pemimpin mereka. Alhasil, Ryu akhirnya dikirim ke panti asuhan.
Roa kemudian melihat pesan terakhir, yaitu menunjukkan bahwa Ryu dibuang kembali oleh panti asuhan di saat berumur tujuh tahun.
‘Panti asuhan ini.. apakah tidak mengetahui siapa yang mereka lempar seenaknya.’ Batin Roa, namun ia segera menenangkan dirinya ketika membaca alasan dari pemilik panti.
Roa sedikit terkejut melihat bahwa penyakit Ryu menulari beberapa anak dari panti. Sehingga, Ryu meminta ke orang-orang panti, untuk keluar dari panti asuhan.
Semenjak itulah, Ryu menghilang dan tak ada satu pun keluarga Adam yang mengetahui akan keberadaan Ryu, keberadaannya benar-benar seperti ditelan oleh bumi.
‘Tujuh tahun menghilang dan muncul kembali saat berumur 18 tahun. Rentang waktu itu, apa yang dia lakukan?’ batin Roa.
Ia tidak menemukan jawabannya dan akhirnya menggelengkan kepalanya, kemudian memandang ke arah monitor kembali.
‘Rahasia apa yang kamu sembunyikan sebenarnya, Ryu.’
***
__ADS_1
Tanah Tandus Bukit Arham.
Ryu terengah-engah sekarang, ia benar-benar tidak menyangka bahwa Sebastian masih bisa berdiri tegak. Namun, Ryu melihat bahwa Sebastian berkeringat deras kali ini.
Ryu menaikkan sudut mulutnya, ia juga melihat bahwa pakaiannya dan pakaian Sebastian hancur dan menampilkan tubuh mereka berdua.
Ryu benar-benar sedikit terkejut dengan tubuh Sebastian yang di mana, otot-ototnya membentuk kotak. Namun, bukan enam ataupun delapan. Melainkan sepuluh kotak.
Ryu juga terkejut dengan tubuh Sebastian, di mana berbagai bekas sayatan, tembakan, memenuhi seluruh tubuhnya.
Melihat hal itu, Ryu benar-benar iri. Namun, sekarang ia mengabaikan hal itu dan menstabilkan nafasnya.
“Apakah kau sudah kelelahan? Inikah batasmu?” tanya Sebastian tanpa ekspresi sama sekali.
Ryu menggelengkan kepalanya, ia menyeringai dan mulai menaikkan kekuatan miliknya.
[5x Kekuatan : 1 Koin.]
Ryu merasakan arus hangat memenuhi tubuhnya, kekuatannya kembali beberapa. Ia kali ini merasakan bahwa, vitalitasnya menjadi lebih kuat.
Sebastian melihat keabnormalan Ryu, ia mengerutkan keningnya ketika merasakan kekuatan Ryu pulih dan naik kembali.
‘Apakah imajinasiku? Namun, jika ia memulihkan kekuatannya, seharusnya ia makan. Namun, dia hanya mengatur nafasnya saja..’ batin Sebastian.
Ia tidak takut, melainkan benar-benar terkejut akan kemampuan abnormal yang dimiliki oleh Ryu tersebut.
“Oh, kau bisa memulihkan tenagamu. Maka dari itu, aku tidak perlu menahan lagi.” Ucap Sebastian, membuat Ryu yang telah pulih menjadi waspada.
Detik berikutnya, aura kuat perlahan-lahan mulai membesar. Tanah yang berada di dekat Sebastian dalam sekejap meledak terus-menerus.
Boom! Boom! Boom!
Api yang kuat terus-menerus muncul, membuat langit memunculkan awan hitam, namun detik berikutnya awan hitam meledak dan menyebar ke seluruh arah.
Sebastian kali ini berbeda dari sebelumnya, aura merah menyelimuti seluruh tubuhnya.
Otot-otot miliknya benar-benar mengeras, berbeda dari sebelumnya yang hanya terlihat keras.
Sebastian memandang ke arah Ryu dengan tajam dan dingin, tatapannya benar-benar mengintimidasi Ryu sepenuhnya kali ini.
Ryu tersentak, ia tidak menyangka Sebastian akan berubah menjadi lebih kuat kembali. Ia bisa mengetahui aura yang dikeluarkan Sebastian tersebut.
‘Orang ini, mengeluarkan Level 7..’
To be Continued.
Silakan Like, Comment, Share, Vote, dan Hadiahnya.
Jangan lupa klik tombol Favorit agar tidak ketinggalan update terbaru.
Thank you Minna-san.
__ADS_1