
Berhari-hari kemudian, hingga tepat tanggal 15 Oktober. Pemusatan Latihan untuk Kualifikasi Piala Asia U-17 2023 resmi berakhir dengan kebahagiaan karena Indonesia U-17 lulus ke putaran final.
Ini membuat gelaran tahun depan dilengkapi oleh Indonesia U-17 nantinya di Piala Asia U-17 2023, Tim Nasional Indonesia U-20 untuk Piala Dunia U-20 2023 yang akan digelar di Indonesia, kemudian Tim Nasional Indonesia Senior akan kembali masuk ke Piala Asia sejak 13 tahun lalu.
Saat ini Reza telah berada di pesawat. Dia menatap luar jendela, hanya ada awan dan lautan sekilas terus terlihat. Reza harus berpisah kembali dengan rekan-rekan setim Indonesia U-17 untuk segera berlaga lagi di Youth Tournament.
Reza mendapatkan kabar bahwa sejak tiga minggu Reza di Jakarta, timnya masih aman-aman saja. Dua kali kemenangan kembali diraih, walaupun Riyandi sebagai kiper senior di tim itu harus kebobolan tiga kali.
Namun tim SMA Harapan masih bisa meraih kemenangan yang dramatis. Pertandingan pertama sejak Reza meninggalkan tim, Riyandi harus mengambil bola dua kali dari gawangnya. Kemudian kemenangan dramatis pun terjadi, 3-2 dengan epic comeback.
Awalnya SMA Harapan tertinggal 2-0. Pada saat babak kedua, bagai kerasukan beberapa pemain hebat, tim SMA Harapan mengamuk dan mencetak 3 gol dalam waktu 20 menit saja. Itu saat tandang ke SMAN 20 Luwuk.
Kemudian pertandingan kedua, SMA Harapan memenangkan pertandingan dengan skor 2-1. Cukup tipis kembali. Namun, kemenangan tetaplah diraih. Itu saat menjamu tim dari Ampana, SMA Tunas Bangsa.
Hari ini adalah tanggal 15 Oktober. Maka keesokan hari adalah minggu ketiga Reza tak bermain di klub sekolahnya.
SMA Harapan akan melawan tim dari Poso, yaitu SMKN 4 Poso dan tentunya SMA Harapan akan menjamu mereka. Pertandingan itu tak akan dihadiri Reza, karena dia masih harus istirahat dari efek perjalanan udara dan lain sebagainya.
Lagipula, Reza akan mencari seseorang nantinya saat sampai di Palu. Dia akan mencari seorang agen baginya yang cocok untuk mengurus hal-hal transfer atau apapun itu, misalnya sponsor.
Ya, Reza akan berpikir begitu jauh ke depan. Dia akan menata rencananya ke depan agar saat melewati keadaan itu, dia telah siap dan memvisualisasikan segalanya untuk menangani masalah apapun itu.
“Bryan, yaa?” gumam Reza sambil mengingat agen yang menawarinya sebagai klien dan itu kenalan kepala sekolah Cahyono.
Reza pun lama-kelamaan menutup mata dan tertidur cukup pulas. Suara dengkuran penumpang disampingnya tak membuat dia tidak nyaman, malah seperti merasa sebagai penghantar tidur baginya.
Sekitar 2 jam lebih, pesawat yang ditumpangi Reza pun sampai di bandara. Saat mendarat, goncangan keras sempat dialami pesawat. Tentunya tak sedikit yang panik.
Pikiran para penumpang mulai mengambang di segala pikiran buruk. Reza sendiri hanya diam. Perilaku diamnya berbanding terbalik dengan jantungnya yang berdegup kencang.
Setelah kondisi pendaratan yang mulai sempurna, sang pilot meminta maaf akan kelalaiannya dalam mendaratkan pesawat. Tentunya para penumpang hanya sibuk dengan barang bawaan mereka.
Reza kemudian menuruti tangga. Dia menghirup udara segar sambil menyentuh tanah. Dia mengosokkan tanah itu pada kedua tangan layaknya sudah lama tak menyentuhnya.
“Selamat datang kembali, Palu!”
__ADS_1
Reza menuju gedung bandara. Saat di luar bandara tepatnya di parkiran, ibunya sudah menunggu dengan sepeda motor miliknya.
Sepeda motor matic membuat Reza tersenyum pada ibunya. Sepeda motor yang sering mati itu masih saja digunakan ibunya.
“Selamat datang, Eca!”
“I–Ibu! Jangan panggil begitu di luar!” balas Reza sedikit cemberut.
Keduanya pun menaiki sepeda motor itu. Saat sampai di luar bandara, tepatnya jalanan yang tak jauh dari bandara, sepeda motor itu pun mati mesinnya.
***
“Haa …beruntung ada bengkel sekitar satu kilometer!”
Keduanya harus mendorong motor hingga ke bengkel terdekat.
Citra sendiri hanya tersenyum penuh ceria. Dia seperti tak ada beban saat motor itu selalu mati saja.
***
Citra dengan pekerjaan kantornya di ruangan kamarnya, Reza sibuk dengan mengabari teman-teman sekolahnya bahwa dia akan menonton pertandingan besok sambil menunggu waktu istirahat.
Reza kemudian berbaring. Dia mulai mengimpikan bahwa dia akan membawakan Indonesia ke panggung dunia, mengangkat Piala Dunia yang begitu megah. Benar-benar impian banyak anak di setiap negara.
Reza menatap langit-langit ruangannya, stiker bintang bercahaya membuatnya situasi langit-langit ruangan cukup indah. Reza menghitung bintang hingga tertidur.
***
“Gooool!”
Sebuah sepakan keras dari luar kotak penalti membuat Bagus mencatatkan namanya di papan skor. Skor untuk SMA Harapan pun berubah menjadi 1-0 pada menit 67.
Saat ini Reza berada di tribun utama untuk menonton teman-teman berlaga pada lanjutan Youth Tournament melawan SMKN 4 Poso. Gol itu membuat Reza berseru senang bersama suporter lainnya.
Reza sendiri mulai dikenali banyak orang sebab dia yang menjadi bintang baru di timnas Indonesia U-17.
__ADS_1
Menurut sistem yang memberi misi menaikkan pamor pada Reza, saat ini pamornya telah genap 10%. Itu adalah pencapaian yang cukup cepat dan konsisten.
Apalagi Reza yang terus-menerus dielu-elukan karena penampilannya yang gemilang pada Kualifikasi Piala Asia U-17 2023.
Kembali ke Reza, dia saat ini meminum minuman isotonik. Saat dia menempelkan mulut botol pada mulutnya, sontak gol dari SMKN 4 Poso pada menit ke 70 membuatnya dia tersedak.
“Lah! Anjir lah!”
Tim teman-temannya Reza tak mau begitu saja menyerah, mereka terus menyerang pertahanan SMKN 4 Poso. Teguh yang mendapatkan bola memberikan umpan terobosan cantik ke depan.
Bagus menerima bola, dia dengan kemampuan penuhnya menendang bola menggunakan kaki kanan bagian dalam. Kiper dari SMKN 4 Poso yang berpostur agak pendek pun tak sampai meraih tendangan mendatar tanah dari Bagus.
Gol kedua bagi Bagus pada menit ke 79 membuat skor kembali berbalik unggul kepada SMA Harapan. Reza yang melihat proses gol itupun berseru senang seraya berteriak keras.
“Mantaaap!”
Reza terus mendukung teman-temannya hingga babak usai. Akhir laga, SMA Harapan menang dramatis dengan skor 2-1.
SMA Harapan terus memuncaki klasemen. Puncak dingin abadi seperti mulai terasa, apalagi dengan kemenangan yang seperti nampak mustahil bagi pemahaman orang banyak.
17 kali kemenangan beruntun dicapai oleh SMA Harapan. Generasi terbaru mereka ini benar-benar haus akan gol dan pemahaman taktis yang bagus, kemampuan fisik juga benar-benar terlihat lebih tinggi daripada musim kemarin.
Setelah pertandingan itu, Reza menghampiri ruang ganti para pemain, khususnya ruang ganti SMA Harapan.
Ketika dia membuka pintu, sontak puluhan pasang mata menatapnya intens. Hingga tatapan intens itu berubah menjadi penuh hangat.
“Ah! Kiper kita telah kembali ke Palu dengan segudang pengalaman bermain di timnas Indonesia U-17!”
Pelatih Sofyan yang lebih dahulu membuka suara, diikuti sorakan dari semua pemain. Mereka semua mengelilingi Reza dan saling berpelukan begitu hangat.
Akhirnya, setelah 3 minggu tak saling lihat dan bertanding serta berlatih bersama, Reza kembali berkumpul dengan teman-temannya.
...----------------...
...Arc 3 Start...
__ADS_1
...Perjalanan Karir yang Mulai Maju...