
Pertandingan melawan Spartak Trnava dalam lanjutan liga telah usai. Perolehan poin sudah mendekati akhir, dan hanya tersisa satu pertandingan lagi setiap tim.
AS Trenčín sendiri sudah mengukuhkan poin sebanyak dua puluh sembilan dan masih betah di posisi lima klasemen.
Posisi empat sendiri masih ada Podbrezová dengan perolehan tiga puluh dua. Jika melihat dari jumlah gol, walaupun AS Trenčín nantinya menang pada laga terakhir melawan tim ini, AS Trenčín tak akan mampu menggeser posisinya.
Pada posisi ketiga sendiri ada Spartak Trnava yang sudah betah dan tak akan tergeser posisinya dengan poin sebanyak empat puluh.
Posisi kedua dengan tim bernama DAC 1904, memiliki jumlah poin total selama 21 pekan liga sebanyak empat puluh empat.
Untuk posisi pertama sudah terlihat jelas. Slovan Bratislava adalah nomor satu dengan poin sebanyak empat puluh delapan. Slovan Bratislava adalah tim tersukses di Liga Super Slowakia. Memiliki banyak gelar liga sepanjang berada di kasta ini. Tim yang paling mendominasi pada Liga Super Slowakia.
Mendekat ke Reza, saat ini dia sedang beristirahat di kamar asramanya. Selepas pertandingan yang cukup melelahkan, Pelatih Marian Zimen memberi waktu istirahat segera kepada para pemain.
Itu agar pada Piala Slowakia nanti, mereka tak kelelahan. Ya, Piala Slowakia, AS Trenčín akan bertanding melawan Tatran Prešov pada perempat final. Laga itu akan berlangsung hari Selasa, 28 Februari 2023.
Hanya berjarak tiga hari saja. Reza juga berharap rekan setimnya bisa mengisi kembali stamina mereka. Ya, Reza juga paham, liga di Eropa atau bahkan di liga Indonesia juga pasti ada dalam satu pekan dapat memainkan hingga 2 pertandingan.
Jadwal yang padat itu wajar. Jadi Reza sebenarnya tak terlalu terkejut. Reza juga ingin semakin terkenal dalam popularitasnya.
Sabtu, 25 Februari 2023 pukul 23.00 waktu setempat.
Reza membuka jejaring sosialnya. Di sana, ketika menggulirkan laman beranda. Reza mendapatkan akun federasi sepakbola Indonesia merilis daftar skuad yang akan berlaga dalam Piala Asia U-20 AFC 2023 pada tanggal 1 Maret nanti.
“Wah … jelas tidak dipanggil Pelatih Shin. Usiaku terlihat terlalu muda, mungkin ada urusan dengan federasi dan membuatku hanya harus bersiap di Piala Asia U-17 AFC 2023 pada tanggal 3 Mei nanti.”
Reza pun membuka komentar. Hal yang membuatnya tersenyum lucu adalah banyak yang melakukan tag kepada akun Instabook nya karena dirinya tak dipanggil.
Postingan ini baru terjadi sekitar sepuluh jam lalu.
“Hahaha!”
__ADS_1
Reza pun membalasnya sejenak beberapa orang yang men-tag akunnya. Ulasannya bertujuan untuk memberi kode bagi Pelatih timnas U-20 dan juga timnas senior, yaitu Pelatih Shin agar Reza bisa saja dipanggil.
Saya tidak dipanggil? Ayolah, saya juga masih fokus di sini dan … saya akan bersiap untuk Piala Asia U-17 AFC 2023 pada 3 Mei sampai selesai nanti, mungkin juga Piala Dunia U-20 FIFA 2023 pada 20 Mei sampai selesai dan Piala Asia AFC 2023 nanti tanggal 16 Juni sampai selesai, hihihi~
‘Yaa … walaupun waktu bertanding antara Piala Asia U-17 AFC 2023 dengan Piala Dunia U-20 FIFA 2023 berdekatan sekali. Piala Asia U-17 AFC 2023 mulai 3 Mei dan berakhir 20 Mei … sepertinya Piala Dunia itu akan sulit saya lakukan,’ batin Reza dengan segala pemikiran.
Seperti itulah balasan dari Reza selaku orang yang bersangkutan. Beberapa balasan pun terlihat, Reza hampir tersedak air liurnya sendiri.
Jika di Slowakia pukul 23.00 atau 11.00 PM. Maka di Indonesia adalah pukul 06.00 AM dan itu sudah besok hari.
Sudah sepagi itu mereka membuka media sosial. Terlalu cepat. Benar-benar kebiasaan warganet di sana.
“Lah … mereka malah menyayangkan, dahlah! Warga netizen sendiri susah dikasih tahu,” gumam Reza dan segera mematikan smartphone nya.
Dia lebih memilih diam dan tak ingin membalas lagi warganet yang tak bisa diberitahu. Mereka nampak ‘batu’, tidak mendengarkan.
Reza pun memilih tidur daripada memikirkannya.
***
Pelatih Marian Zimen ingin meraih Piala Slowakia. Selepas Perempat final, maka Semifinal dan selanjutnya adalah final. Masih cukup panjang sebenarnya, dan pasti akan melawan langganan Piala Slowakia seperti Slovan Bratislava maupun Spartak Trnava.
Jika menang, maka ini akan menjadi gelar pertama Reza di Eropa sekaligus gelar pertama selama karirnya.
***
Hari demi hari hingga perempat final Piala Slowakia pun telah datang. Para penonton dan suporter berbondong-bondong ke stadion demi melihat tim kesayangan mereka berlaga.
“Baik, formasi ini telah pas. Jadi … ayo lakukan!” seru Pelatih Marian Zimen.
Reza pun masih setia sebagai starting line-up. Sepertinya kiper-kiper lainnya sudah tergeser posisinya setelah kedatangan keajaiban Reza.
__ADS_1
Pertandingan babak pertama pun dimulai. Hal yang tak boleh dilakukan adalah kelengahan pada menit-menit awal laga.
Sebagai informasi, Tatran Prešov adalah tim liga kasta kedua dalam liga Slowakia. Urutan liga dari yang tertinggi hingga terendah. Liga Super Slowakia, kemudian Liga 2 Slowakia hingga Liga 4 Slowakia yang adalah kasta terendah.
Kembali ke lapangan, tim AS Trenčín sudah menekan dari awal laga. Tim yang mereka lawan kali ini terbilang cukup mudah, yaitu tim yang sedang berjuang untuk promosi ke Liga Super Slowakia.
Tatran Prešov sudah tertekan sejak awal laga. Dengan skuad penuh mereka, sudah sulit untuk menghalau tekanan demi tekanan dari AS Trenčín.
Reza sendiri kali ini lebih berani maju hingga tengah lapangan. Ketika dia didekati oleh seorang pemain lawan, tekniknya pun keluar yang membuat banyak penonton dan suporter kagum.
Teknik nutmeg. Sang pemain lawan tertipu dan malah dipermalukan oleh Reza dengan teknik memasukkan bola di antara celah kedua kaki.
Setelahnya Reza langsung melakukan overlap tanpa memedulikan gawangnya yang sudah kosong melompong. Rekan setimnya agak takut, apalagi Pelatih Marian Zimen yang mengeluarkan butiran keringat tegang ketika Reza menggiring bola ke depan.
Hingga berada di area lawan, Reza langsung melambungkan bola kepada Witan di sisi sayap yang menusuk ke dalam kotak penalti. Menyambut umpan lambung Reza, Witan memanfaatkan situasi ini. Lini belakang Tatran Prešov yang masih kebingungan pun membuat kesalahan fatal dan membiarkan Witan bergerak bebas.
“Buat gol!” teriak Reza.
Witan pun menyambut umpan Reza dengan tendangan voli. Setelah bola menyentuh tanah dan terpantul, Witan langsung melepas tendangan terukur ke tiang jauh.
Kiper Tatran Prešov tak mampu meraih bola yang sudah masuk ke dalam gawang. Tendangan itu membuat skor berubah menjadi 1-0 pada menit kelima.
Reza dan timnya melakukan selebrasi. Kali ini Witan berjoget ria di depan kamera, Reza pun mengikutinya.
Gol cepat dari AS Trenčín, diawali dari keberanian Reza, kemudian umpan lambung terukurnya yang berhasil dimanfaatkan oleh Witan dan terciptalah gol itu.
Pertandingan pun kembali dilanjutkan. Pada Piala Slowakia ini, perlawanan dari Tatran Prešov tidak begitu besar bahkan cukup sedikit. Reza tidak terlalu merasa tertekan untuk kali ini, berbeda saat melawan Spartak Trnava.
Hal ini membuat AS Trenčín memimpin pertandingan dengan skor 3-0 hingga akhir babak.
Ya, dua gol lainnya masing-masing dicetak oleh Emeka dan juga Reza. Reza tentunya kembali menendang dari tendangan bebas, melakukan teknik knuckle shoot sempurna, sang kiper hanya bisa menatap damai bola yang dengan bebasnya masuk ke gawang.
__ADS_1