Sistem Sepakbola : Kiper Legendaris

Sistem Sepakbola : Kiper Legendaris
Chapter 85 - I'm Coming Back to Indonesia!


__ADS_3

Selama beberapa pekan terakhir Reza di Slowakia, khususnya di kota Trenčín, dia masih cukup konsisten dalam menjaga gawangnya pada babak play-off liga selama sekitar 5 pekan.


Pada 5 pekan itu, 5 tim sudah bertanding bersama AS Trenčín, setelahnya 5 laga selanjutnya adalah pertemuan kedua masing-masing tim. Pada 5 laga terakhir, Reza mampu menjaga gawangnya tak kebobolan satupun.


Hal itu membuat AS Trenčín memuncaki grup babak play-off dengan perolehan 13 poin dari 4 kemenangan dan 1 hasil imbang. Total jumlah gol juga sebanyak sepuluh. Empat di antaranya adalah gol milik Reza dari tendangan bebasnya.


Dengan hasil itu, membuat AS Trenčín memimpin puncak dingin babak play-off.


Dan hari ini, 23 April 2023, AS Trenčín akan menjamu Slovan Bratislava sebagai pertemuan kedua setelah laga tandang AS Trenčín sebelumnya dimenangkan dengan skor AS Trenčín 1 - 0 Slovan Bratislava.


Mungkin, dengan laga ini, Slovan Bratislava akan berupaya sekuat tenaga demi merebut posisi pertama babak play-off. Terpaut 4 poin, tentunya Slovan Bratislava harus segera memenangi laga melawan AS Trenčín agar poinnya mendekati.


Namun, upaya mereka telah dianggap sia-sia dengan hasil imbang 0-0 pada saat itu. Mungkin jika Reza mampu mencetak gol dari tendangan bebas dimenit 80, lain lagi akhirnya. Namun, Reza harus gagal dan membuat bola itu melambung beberapa centimeter di atas mistar gawang.


Setelah laga keenam babak play-off, Reza harus bersiap-siap untuk kepulangannya menuju Indonesia. Klub sendiri sudah mendapatkan surat pemanggilan resmi dari federasi sepakbola Indonesia.


Reza sangat dibutuhkan di Timnas Indonesia U-17. Dengan performa menakjubkan, tak ada kata lain selain memperjuangkan hak milik Reza untuk bisa berlaga membela Timnas kembali.


Klub juga menyetujuinya. Mereka akan melepas Reza sementara waktu selama masa Pemusatan Latihan dan juga pagelaran Piala Asia AFC U-17 2023 nantinya. Mereka juga ingin melihat cara Reza demi mengangkat piala yang cukup bergengsi di Asia tersebut pada jenjang usia muda.


Di ruang manajer AS Trenčín, Pelatih Marian Zimen sedang berbincang dengan Bryan dan juga Reza tentang pemanggilan itu.


“Klienmu itu terlalu berharga di klub ini, tetapi mau tidak mau kami harus melepasnya sementara, karena itu juga masuk kalender FIFA,” ucap Pelatih Marian Zimen.


Bryan membalasnya dengan sedikit candaan. “Haha! Tuan Zimen, sebegitu berharganya Reza di mata anda? Bagaimana jika saya menghubungi agen dari kiper Ederson agar kliennya bisa ke sini untuk menggantikan Reza!”


“Ederson? Terlalu mustahil, Bryan!”


Reza sendiri hanya menyimak percakapan keduanya yang menggunakan bahasa Slowakia. Beberapa kata diketahuinya, tetapi lebih banyak kata yang samar baginya.


“Yasudah, kita berdua akan mempersiapkan kepulangan. Saya juga akan mengurus beberapa berkas visa miliknya bersamanya,” jelas Bryan sambil berdiri diikuti Reza.


“Ya, kami berangkat!” ucap Reza dan langsung mengambil tangan pelatih demi menyalaminya.


“Budaya kami,” celetuk Bryan diikuti senyuman merekah dari Pelatih Marian Zimen.


Reza dan Bryan pun keluar ruangan dan berjalan menuju gedung asrama milik Reza. Reza sebenarnya ingin membeli rumah, tetapi itu masih terlalu mahal dengan gajinya yang sebulan sudah menyentuh dua ribu Euro. Gaji yang cukup meningkat drastis sesuai klausul kontrak, jika pemain memiliki performa bagus maka ada kemungkinan penaikan gaji.

__ADS_1


Jika Reza ingin beli rumah, dia juga berpikir bagaimana jika dia hengkang dari klub ini setelah masa kontrak berakhir dan ada tawaran lebih baik dari klub yang menurutnya popularitas dan juga kualitasnya lebih baik. Rumahnya akan sia-sia, menurutnya.


Menuju ruang kamar asrama Reza, dia sedang mengemas barang-barang miliknya. Ya, seperti beberapa lembar pakaian, sarung tangan pribadi, topi miliknya dan juga sepatunya. Untuk sisa pakaian lainnya, dia tinggalkan, lagipula tak selamanya dia pergi.


Setelah mengemas barang-barang pentingnya, Reza melihat layar smartphone miliknya. Di sana sudah ada pesan dari ibunya yang mengatakan mereka akan menunggunya di bandara Mutiara Sis-aljufri sehari lagi.


Hari ini, 24 April 2023 pukul 07.00 AM, Reza akan segera ke bandara untuk melakukan check-in keberangkatan dan lain sebagainya demi kembali ke tanah air tercinta Indonesia. Tentunya didampingi dengan agen Bryan yang terus setia pada klien terbaiknya untuk saat ini.


Di bandara, setelah melakukan segala macam prosedur keberangkatan, keduanya menunggu di ruang tunggu selama beberapa menit sebelum pesawat telah benar-benar siap.


Pesawat ini akan transit di ke sebuah negara yang kemudian penghentian terakhir di Kota Palu. Sebelumnya harus dari Jakarta.


Perjalanan panjang akan dijalani Reza dengan berjam-jam di udara.


I'm Coming Back to Indonesian!


Unggahan status dari Reza di Instabooknya sontak ramai seketika. Beberapa di antaranya mulai saling berbincang untuk menunggu Reza di bandara Soekarno-Hatta maupun di bandara Mutiara Sis-aljufri.


“Hahaha! Begitulah kalau sudah mulai terkenal!” Agen Bryan melirik smartphone di tangan Reza.


“Ya, tapi … bagus juga kalau ada yang sambut, jadi merasa terharu dengan warga Indonesia yang begitu saling bersatu demi personil Timnas yang datang jauh-jauh dari negeri orang,” ungkap Reza dengan nada yang agak melemah.


Setelahnya, keduanya mulai bersiap untuk pesawat melakukan lepas landas di landasan utama.


Memakai sabuk pengaman, dan perjalanan menuju Indonesia akan segera dimulai. Reza pun langsung tertidur setelah beberapa menit lepas landas. Agen Bryan sendiri hanya menikmati minuman dari kelas ekonomi yang terbilang mewah.


“Hei, nona pramugari, bisakah segelas anggur?” ucap Bryan ketika seorang pramugari cantik melewatinya.


“Baik, Tuan!”


***


8 jam di udara, pesawat yang ditumpangi Reza dan Agen Bryan pun tiba di negara tempat mereka transit. Transit ini, mereka harus menunggu sekitar sejam di bandara kota transit sebelum kembali melanjutkan perjalanan. Pada masa tunggu itu, Reza membeli beberapa souvenir asal negara itu dan tentu dengan penukaran mata uang.


Setelah menunggu sejam lebih, Reza dan Agen Bryan kembali melanjutkannya. Itu langsung menuju ke Jakarta tanpa transit lagi. Penerbangan kali ini memang baru digencar sejak Januari kemarin. Penerbangan dari negara-negara Eropa ke Indonesia hanya akan dilakukan sekali transit.


Dalam perjalanan sekitar 15 jam lagi, Reza dan Agen Bryan hanya saling berbincang sebelum masing-masing dari mereka tidur, yang memang sudah waktunya karena di luar jendela langit sudah pertanda malam.

__ADS_1


***


Ckit!


Pesawat yang Reza tumpangi akhirnya mendarat dengan cukup kasar. Hari ini, 25 April 2023 pukul 09.00 AM, Reza tiba di Indonesia, tepatnya Jakarta.


Ban pesawat berdecit ketika bersentuhan dengan landasan, getaran gelombang mengguncang seisi kabin pesawat. Pendaratan yang kasar, dengan segera sang pilot meminta maaf karena kesalahannya.


Para penumpang juga tak terlalu memerdulikannya dan segera berjalan menuju garbarata –Jembatan yang berdinding dan beratap yang menghubungkan ruang tunggu penumpang ke pintu pesawat terbang untuk memudahkan penumpang masuk ke dalam dan keluar dari pesawat.


Reza dan Bryan mendapati sekelompok orang sedang berkumpul. Di antaranya ada beberapa orang pemegang kamera dan juga microphone.


“Hehe, silahkan,” celetuk Agen Bryan memberi jalan bagi Reza.


Sontak sekelompok orang itu berjalan. Mereka memakai sebuah kalung tanda nama, yang jelas dari pers.


“Nah … I'm come back to Indonesia!” seru Reza ketika orang-orang pers itu menyodorkan mic.


Setelahnya, Reza dan Agen Bryan pamit untuk menunggu persiapan pesawat menuju Kota Palu. Mereka bahkan harus segera memanggil petugas bandara untuk mengamankan para anggota pers tersebut agar tak begitu agresif.


Di ruang tunggu, sebuah pengumuman penerbangan ke Kota Palu akan segera lepas landas dan diharapkan semua penumpang atas tujuan itu untuk menuju garbarata blok A.


Sontak Reza dan Bryan menuju ke sana dan segera menaiki pesawat.


“Nah … tanah Kaili, saya datang!”


Rencananya, Reza akan menetap sekitar sehari lebih di Kota Palu yang kemudian dia akan terbang ke Bali pada tanggal 26 April 2023 untuk melakukan Pemusatan Latihan sekitar empat hari di sana hingga 1 Mei. Kemudian mereka akan terbang ke Jepang yang sebagai tuan rumah Piala Asia AFC U-17 2023.


Timnas Indonesia U-17 akan berlaga pada hari pertama tanggal 3 Mei.


Indonesia tergabung dalam grup A yang berisi tim-tim kuat nan mengerikan, yaitu Jepang, Thailand dan juga Qatar.


...----------------...


...Arc 5 Start...


...Piala Asia AFC U-17 2023...

__ADS_1


__ADS_2