
Jangan mengira bahwa Liga Super Slowakia musim 2022/2023 telah usai. Ya, memang telah usai. Namun, mereka, tim-tim yang terpilih akan bertempur terlebih dahulu di Semifinal Piala Slowakia.
Kemudian enam posisi teratas akan menjalani babak play-off, di mana untuk menentukan tempat pertama siapa yang berhak menuju putaran kualifikasi UEFA Champions League.
Semifinal Piala Slowakia telah mutlak tim papan atas yang akan bertempur.
Pertama, Slovan Bratislava, tim yang mendominasi klasemen tanpa kesulitan sedikit pun. Jika mereka mengalami kekalahan, hal itu wajar karena mungkin saja mereka sedikit goyah. Namun, satu hal yang pasti, mereka kuat.
Kedua, Spartak Trnava tim yang juga tak jarang bergantian dengan Slovan Bratislava pada posisi klasemen teratas, tetapi sekarang dia harus menempati posisi ketiga.
Tim ketiga, yaitu AS Trenčín. Sebenarnya tim ini dulunya mendominasi pada zamannya. Hanya saja ketika tergerus oleh zaman, tim ini mulai terseok-seok di papan tengah atau bahkan papan bawah klasemen. Namun, dengan kedatangan Reza dan juga transfer mumpuni pemain lainnya, AS Trenčín mulai bangkit.
Tim keempat, yaitu Liptovský Mikuláš. Sayangnya, tim ini hanyalah tim terlemah pada liga. Mereka baru mendapatkan dua kemenangan selama musim berjalan, tujuh hasil imbang dan tiga belas kekalahan. Mereka berada pada posisi terakhir klasemen, posisi dua puluh dua.
Ya, jangan juga menganggap remeh sebuah tim. Terkadang tim yang kita anggap remeh, bisa mengalahkan tim kuat lainnya. Seperti Arab Saudi yang memenangkan pertandingan pertama grup Piala Dunia melawan Argentina.
Selasa, 7 Maret 2023, Štadión na Sihoti.
AS Trenčín akan memainkan putaran pertama semifinal pada kandangnya dan menjamu Slovan Bratislava.
Di lapangan, para pemain terlihat sedang melakukan pemanasan kecil sebelum mereka akan berkumpul di ruang ganti demi membicarakan taktik dan tentunya mengganti jersey.
Setelah pemanasan singkat, kedua tim memasuki ruang ganti masing-masing. Di ruang ganti AS Trenčín, mereka sedang menyimak arahan dari Pelatih Marian Zimen tentang taktik yang harus dilakukan untuk memenangi putaran pertama.
Jadi, pada putaran kedua nanti di kandang Slovan Bratislava, mereka tidak perlu terlalu bermain terbuka dan hanya cukup menahan imbang saja.
“Skuad penuh akan saya turunkan. Dengar, Witan kau akan berlari di sisi kanan melakukan pergerakan. Amati lawan, lakukan tusukan dan buat peluang besar!”
“Kemudian sisi kiri sayap penyerang, Soares harus melakukan apa yang Witan juga lakukan. Namun, satu hal yang pasti, kau bisa menjadi pemancing lawan.”
Menunjuk pin magnet yang dinamai Chinonso Emeka, Pelatih Marian Zimen segera memberi arahan terpercaya miliknya.
__ADS_1
“Emeka, saya tahu kau bisa mencetak gol. Sebagai pivot, kau harus bekerja ekstra dan juga lakukan pergerakan yang menciptakan peluang. Ada ruang tembak, maka tembaklah!”
Sekarang beralih ke lini tengah yang diisi Gajdos disisi kiri depan dan pada sisi kanannya ada Holly yang bertugas memberikan ruang lini tengah bagi sebagian pemain. Gajdos sendiri harus merangkai serangan sebisa mungkin. Kemudian ada Bainovic yang agak ke belakang.
Setelahnya, lini belakang tak kalah penting. Para bek tengah; Pires dan Stojsavljevic, mereka harus menjaga kedalaman pertahanan dan jangan sampai lengah serta membiarkan tendangan dari luar kotak penalti.
Bek kiri, Kozlovsky, dia harus pandai dan cermat dalam memilih keputusan untuk maju membantu serangan atau bertahan untuk merapat ketika ada situasi yang tak terkendali. Bek kanan, Micuda, sama halnya dengan tugas Kozlovsky.
Dan untuk penjaga gawang, Reza adalah pilihan utama untuk saat ini. Performanya tak bisa dibantah. Jika Marian Zimen melakukan rotasi terhadap Reza, maka dia akan dipertanyakan sebagai kecermatan dalam kepelatihan. Reza yang sudah sebagus itu malah dirotasi.
Seusai memberi arahan yang begitu lengkap dan tidak seperti biasanya, Pelatih Marian Zimen sekarang akan mempercayai sepenuhnya kepada timnya kali ini. Dia berharap, bisa mengangkat kembali Piala Slowakia sejak musim 2014/2015, itupun saat itu bukan dirinya yang menjabat sebagai Pelatih Kepala.
Para pemain keluar dari ruang ganti. Mereka ketika sampai di persimpangan, saling bertatapan dengan tim Slovan Bratislava. Mereka benar-benar terlihat lebih kuat dalam pandangan beberapa orang. Aura mereka memang agak berbeda.
“Nah … apakah gelar pertamaku akan datang?” gumam Reza.
Kedua kesebelasan berbaris di lorong stadion. Menunggu wasit yang memimpin jalannya pertandingan, Alexander, asal Inggris dan asisten wasit lainnya.
Kedua kesebelasan mengikutinya, berbaris menghadap tribun utama. Kali ini penonton dan suporter cenderung lebih banyak daripada laga-laga sebelumnya. Sepertinya mereka telah menunggu pada semifinal ini untuk mendukung tim AS Trenčín dengan lebih baik.
***
Bola ditendang dari tengah lapangan oleh Emeka. Didapatkannya bola itu, Bainovic. Lantas Bainovic segera melakukan pergerakan scanning area.
Meski dia lebih condong ke gelandang bertahan, apa salahnya melakukan scanning area. Itu akan membantu para pemain lebih terbuka, dan beban berat gelandang pengatur serangan lebih ringan.
Bainovic memberikan bola datar kepada Gajdos di sisi kiri. Gajdos mencoba melakukan overlap, sayang, dia benar-benar dikawal ketat oleh dua pemain sekaligus. Bahkan satu pemain lagi mendatanginya ketika dia semakin lama mengendalikan bola.
Betapa ketatnya pengawalan, Gajdos pun memberikan bola ke belakang. Namun, kekuatannya menjadikan kesalahan fatal. Kekuatan dalam memberi umpan sangat lemah, bola lantas dipotong oleh lawan.
Ramirez, penyerang tengah Slovan Bratislava melakukan potongan bola yang menakjubkan. Ketika para pemain AS Trenčín belum benar-benar turun, Ramirez lantas melakukan overlap.
__ADS_1
Dia cepat. Namun, ada Stojsavljevic yang mencoba menghadang pergerakannya. Alhasil, Ramirez langsung memberi umpan terobosan di sisi kanan, melewati belakang Kozlovsky.
Bola diterima dengan baik oleh Cavric. Cavric pun langsung menusuk ke kotak penalti.
“Jaga dia!” teriak Reza.
Meskipun demikian, Cavric masih terus menusuk ke dalam kotak penalti. Pires juga mencoba menghadangnya, tetapi sayang kemampuan penuh Cavric membuat Pires dipermalukan.
Ketika sudah pada posisi yang diinginkannya, Cavric langsung menendang bola menggunakan kaki kirinya. Bola melesat cepat ke arah gawang. Beruntungnya, Reza dalam keadaan prima. Dia mampu membaca jalur bola dengan cepat dan segera mengambil keputusan.
“Tch!” decak kesal Reza.
Bola terhempas keluar lapangan. Sepak pojok dilakukan, tetapi Reza yang keluar dari areanya langsung memetik bola di udara. Mendarat, kemudian berlari untuk menendang bola sekuat tenaga jauh ke depan.
Di depan, Emeka menunggu bola. Emeka mendapatkannya dengan melewati celah antara dua bek tengah Slovan Bratislava. Alhasil Emeka berlari bebas dan akan berhadapan dengan kiper Chovan secara langsung.
Emeka mencoba terus berlari, pada menit 21, menurut banyak pengamat, Emeka akan segera mencetak skor disaat-saat krusial tersebut.
Namun, karena tekstur lapangan yang licin akibat hujan deras sore tadi, membuat Emeka kehilangan keseimbangan. Dengan susah payah dia mencoba meraih bola dan menyundulnya menggunakan kepalanya ke arah kanan.
Hal yang tak terduga, Witan menerima bola kekuatan rendah. Bek tengah yang mencoba menyusul tadi melakukan seluncuran memotong, tetapi Witan telah berhasil menyentuh pertama kali untuk menghindarkan bola dari pembersihan sempurna.
Tahu tidak, kecepatan Witan saat ini pada batas maksimalnya. Dia berlari nyaris menyerupai kecepatan tanpa bola sesungguhnya.
Witan mendekati area kotak penalti, dengan kaki yang masih terus melangkah cepat, Witan segera menendang bola mengikuti gaya sentrifugal dari kakinya.
Alhasil, ketika Witan mengayunkan kaki kanan untuk melangkah digunakan sekaligus untuk menendang.
Bola terhempas membentur garis lurus. Chovan, kiper Slovan Bratislava lantas melompat dan meraung sekeras tenaga ke arah kiri atas. Lengan kirinya direntangkan sepanjang mungkin.
Namun, keberuntungan ada dipihak Witan dan AS Trenčín. Gol tercipta pada menit ke dua puluh dua.
__ADS_1