
Waktu terus berputar, kesenangan demi kesenangan, sudah keluarga Nadira dan keluarga Elsa rasakan beda sekali dengan keadaan Bayu saat ini, Bayu merasa dirinya terbuang, dia merasa dirinya tidak punya arah dan tujuan karena semua orang yang dia sayangi sekarang sudah hidup bahagia bersama keluarganya, sekarang dia tinggal sendiri mencari jalannya sendiri untuk kehidupannya yang akan datang.
Dari semalam Bayu hanya duduk di sebuah tempat hiburan malam yang buka 2x4 jam. Dia tidak ikut bersenang senang di dalam karena dia tidak punya uang untuk membayarnya, dia hanya menumpang duduk saja di sebuah kursi yang tepat di hadapan tempat hiburan itu.
"Maaf mas, apa ada yang bisa saya bantu?" Tanya seorang wanita cantik. Wanita cantik itu kebetulan akan masuk ke dalam club tapi langkah kakinya terhenti begitu melihat Bayu duduk di kursi itu. Sepertinya wanita itu tertarik dengan ketampanan Bayu dan kegagahan tubuhnya, jadi dia merasa penasaran dengan laki laki yang ada di hadapannya itu.
"Ganteng juga laki laki ini, sepertinya dia orang kaya, tapi kok dia bawa koper ya? Apa mungkin dia bangkrut? Kalau dia bangkrut berarti dia lagi butuh duit dong? Kebetulan banget, gue laki butuh seseorang untuk gue jadiin pacar pura pura gue, ya tuhan, Mimpi apa gue semalem bisa ketemu laki laki kaya dia" batin perempuan cantik itu, sebut saja namanya Luna.
"Tidak, saya hanya ingin numpang duduk saja" jawab Bayu. Bayu menoleh ke arah perempuan cantik itu dengan senyuman tipisnya.
"Ayo masuk!" Ujar perempuan itu mengajak Bayu untuk masuk ke dalam club.
"Maaf mbak, saya harus pergi!" Ujar Bayu. Bayu pun mulai beranjak dari tempat hiburan itu tapi Luna menghentikan langkahnya.
"Mas, memangnya gak mau masuk dulu? aku yang bayar kamu" ujar perempuan cantik, wanita itu sangat penasaran sekali dengan Bayu, dia ingin Bayu menemaninya seharian ini tapi bayu belum menjawab.
"Gimana ini? Terima atau enggak ya? Tapi lumayan juga kalau dia bayar, lumayan buat tambah tambah bayar kontrakan" batin Bayu. Karena tergiur dengan bayarannya, Bayu pun berbalik arah lalu mengiyakan keinginan perempuan cantik itu.
"Oke, tapi hari ini saja" ujar Bayu kepada Luna.
"Baik, ayo masuk sayang!" Ujar Luna tersenyum.
__ADS_1
Tidak memerlukan waktu yang lama, Bayu pun masuk ke dalam club itu, dia langsung dipersilahkan duduk di sebuah kursi yang sudah dipesan Luna.
"Apa yang bisa saya bantu? Kenapa kamu bawa saya ke tempat seperti ini?" Tanya Bayu ingin tahu. Bayu penasaran dengan perempuan itu, dia ingin tau kenapa dia membayarnya hanya untuk duduk menemaninya disini, Bayu benar benar tidak mengerti dengan apa yang diinginkan perempuan yang ada di hadapannya ini.
"Kenalin, nama saya Luna, saya sudah biasa datang ketempat ini, kamu sendiri ngapain dia diluar kaya tadi? Apa kamu baru diusir dari rumah? Hahaha" Tanya Luna sembari tertawa meledek.
"Saya Bayu, kamu gak perlu tau tentang saya, apa yang kamu inginkan?" Bayu malah balik bertanya kepada Luna. Dia merasa kesal dengan perempuan yang ada dihadapannya ini, bisa bisanya dia menertawakannya seperti barusan.
"Oke, saya ingin nanti malam kamu temenin saya makan malam di cafe bersama keluarga saya, habis itu saya akan membayar kamu" jawab Luna dengan jelas.
"Semudah itu?" Tanya Bayu. Bayu merasa sanggup sekali dengan permintaan Luna, kebetulan sekali dia memang sedang memerlukan uang yang banyak untuk membayar kontrakan.
"Eeiiiiits, tunggu dulu, saya ingin kamu berpura pura menjadi calon suami saya, kamu gak keberatan kan? Saya akan membayar kamu 50 juta kalau kamu sanggup dengan keinginan saya" jawab Luna tersenyum. Luna berharap Bayu mau menyanggupi keinginannya karena memang saat ini Luna sedang membutuhkan pasangan.
"Cewek secantik dia gak punya pasangan? Gak salah?" Batin Bayu.
"Oke, saya terima tawaran kamu asal kamu mau membantu saya mencari kontrakan, gimana?" Tanya Bayu. Bayu berniat untuk memanfaatkan Luna, dia ingin Luna membantunya untuk mencari kontrakan di daerah sini, dia benar benar sudah sangat lelah, maklum saja, dia tidak tidur semalaman ini.
"Oke, saya akan bantu kamu" ujar Luna. Meskipun Luna belum mengenal Bayu tapi Luna sudah merasa kasihan dengannya, Luna ingin sekali membantunya karena memang dia juga akan membantu dia untuk bertemu dengan keluarganya.
Bayu merasa sangat bersyukur bisa bertemu dengan Luna, dia tidak membayangkan jika dia akan bertemu dengan wanita sebaik dan secantik Luna, ini benar benar sebuah keberuntungan untuknya, dia bisa mendapatkan kontrakan sekaligus uang sebesar itu hanya dengan mengaku ngaku sebagai pacar Luna di hadapan keluarganya.
__ADS_1
…
Waktu terus berputar, tak terasa hari sudah semakin siang dan waktu sudah menunjukkan pukul 12.00, itu tandanya Bayu berada di tempat itu sudah 4 jam lamanya, dia pun meminta kepada Luna untuk mengantarkannya untuk mencari kontrakan itu sekarang juga.
"Saya ingin kamu mengantarkan saya sekarang juga!" Ujar Bayu dengan tegas.
"Ayo!" Ujar Luna singkat.
Tak tak ingin membuang waktu lama, Luna dan bayu pun beranjak dari tempat hiburan itu, Luna mengajak Bayu untuk masuk ke dalam mobil mewahnya, perempuan itu sudah tau kemana mereka akan pergi, kebetulan dia mempunyai sebuah tempat yang bagus untuk Bayu tinggali, agar dia bisa dengan mudah bertemu dengan Bayu kapanpun dia mau, jika suatu saat dia dibutuhkan.
Luna melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi menuju tempat itu.
"Kamu mau bawa saya kemana?" Tanya Bayu.
"Katanya kamu lagi butuh tempat tinggal? Kamu diam aja ya! Aku ada tempat yang bagus buat kamu" jawab Luna tersenyum.
"Oke" ujar Bayu.
"Boleh juga perempuan ini, kayaknya dia benar benar perempuan kaya, dia pasti bisa bantuin aku buat masarin lukisan karya Ilham, iya! Nanti aku akan coba ngomong sama dia" batin Bayu. Bayu yakin sekali Luna bisa membantu Ilham apalagi jika dia seorang model terkenal, dia pasti bisa bantu Ilham Untuk mempromosikan karyanya, Ilham pasti akan senang sekali jika mendengar kabar bahagia ini.
"Kenapa kamu senyum senyum kaya gitu?" Tanya Luna.
__ADS_1
"Gak papa" jawab Bayu