
Ketika dokter Raisa dan Nadira sedang dalam perjalanan menuju pengadilan, di kontrakan Clara Elsa masih menunggu Bayu yang masih tertidur pulas, mungkin karena efek minuman dan genjotan yang dia lakukan semalam membuat tubuhnya lelah hingga setengah tak sadarkan diri, dia masih saja tepar tanpa sehelai bajupun yang menempel di tubuhnya.
Semenjak Clara pergi dari kontrakan itu tubuh Elsa lemas tak berdaya, dia bersandar di pintu kamar itu dengan air mata yang terus jatuh tanpa henti.
"Mas Bayu, kenapa kamu melakukan semua ini sama aku mas? Apa kurangnya aku selama ini, aku selalu melakukan apa yang kamu mau, bahkan aku selalu berusaha menjadi istri yang baik buat kamu, kamu tega mas! Kamu tega! Sakit'' Elsa memukul mukul kepalanya sembari terus menangis. Saat ini perasaannya sangat hancur berantakan bahkan saking frustasi nya dia tidak menyadari kalau dia bertingkah seperti orang gila.
Uhuk
Uhuk
Uhuk
__ADS_1
Bayu bangun dari tidurnya, dia langsung batuk batuk karena mungkin masih ada pengaruh alkohol yang dia minum semalam.
"Aduuuh, dimana aku?" Tanya Bayu sembari memegangi kepalanya dengan kedua tangan. Bayu berusaha bangkit dari tidurnya tapi dia jatuh kembali karena kepalanya yang masih terasa sangat pusing.
"Mas Bayu sudah bangun?" Batin Elsa. Elsa mengepalkan tangannya ketika mendengar suara Bayu barusan. "Awas kamu mas" ujar Elsa. Kedua tangannya mulai menghapus air mata yang sedari tadi mengalir, dia bangkit dari duduknya lalu berjalan menghampiri Bayu dengan raut wajah yang sangat emosi.
Plak
"Elsa, apa apaan kamu?" Dengan kagetnya Bayu menoleh ke arah Elsa. Dia tidak mengerti kenapa Elsa tiba tiba menamparnya seperti itu.
"Kamu bilang apa apaan mas? Kamu yang apa apaan? Kenapa kamu ngelakuin semua ini sama aku mas? Apa kurangnya aku selama ini? Apa pelayanan aku selama ini kurang sama kamu mas hingga kamu dengan tega tidur bersama sahabat aku sendiri?!" Elsa terus bertanya kepada suaminya itu tanpa henti sembari menangis sesegukan.
__ADS_1
"Ngelakuin? Sahabat? Tidur? Maksud kamu apa Elsa? Aku gak ngerti apa yang kamu omongin?" Jawab Bayu. Bayu sama sekali tidak menyadari apa yang dia lakukan semalam. Yang jelas saat ini dia benar benar sangat pusing.
Mendengar perkataan Bayu barusan tubuh Elsa tiba tiba bergetar hebat, dia melangkahkan kakinya mendekat ke arah tembok. Entah apa lagi yang dia pikirkan saat ini yang jelas tubuh Elsa sangat lemas tak berdaya.
"Mas Bayu kenapa tidak mengingat semuanya? apa mungkin semalam dia mabuk berat? Kenapa harus seperti ini mas? Kenapa kamu Setega itu sama aku" batin Elsa merintih.
Elsa terus menangis sesegukan sedangkan Bayu dia masih saja memikirkan perkataan Elsa barusan, dia masih tidak mengerti dengan apa yang Elsa bicarakan, dia mencoba mengingat apa yang sudah dia lakukan tapi sayang sekali, Bayu tidak mengingat apapun. Bayu mencoba memakai bajunya kembali sembari terus memperhatikan Elsa, dia terlihat sangat buru buru karena mungkin dia harus segera pergi ke kantor, Bayu ingat hari ini dia ada janji dengan klien, jadi dia harus cepat cepat pergi sebelum cliennya datang ke kantor.
Bayu bergegas meninggalkan kamar itu tanpa menghiraukan Elsa. Dia tidak mau terlalu mendengarkan istrinya itu karena dia tau Elsa terlalu banyak drama, dia akan memikirkan itu nanti setelah urusannya bersama klien penting itu selesai.
...Bersambung...
__ADS_1
...sedikit dulu ya, authornya lagi sibuk🤗...