
"Sial, perusahaan gue rugi besar, gimana gue bayar semua kerugian ini? uang tabungan gue kan habis, ah kalau gini caranya perusahaan gue bisa bangkrut" ujar Bayu.
Bayu berjalan menuju ruangan kerjanya sembari terus menggerutu. Dia bingung entah apa yang harus dia lakukan saat ini.
"Maaf pak Bayu saya mau bicara sebentar sama bapak" ujar Surya menghentikan langkah kaki bosnya itu.
"Ngobrol di ruangan saya saja!" Ujar Bayu. Bayu menoleh ke arah Surya tapi setelah itu dia kembali melangkahkan kakinya menuju ruangan, dia terlihat lesu setelah mendengar pak Prakoso membatalkan kerjasama dengan perusahaannya.
"Baik pak" ujar Surya. Surya sebenarnya sangat kesal sekali kepada Bayu, dia merasa kesal karena Bayu selalu saja teledor dengan pekerjaannya. Tapi dia tidak terlalu memikirkan itu. Dia tidak menyalahkan bosnya dulu karena dia belum tau pasti apa sebabnya pak Prakoso sampai membatalkan kerjasama antara perusahaannya dan perusahaan Bayu.
__ADS_1
Bayu masuk ke dalam ruangan kerjanya lalu duduk di kursi kerja disusul Surya dari belakang ikut duduk juga di kursi tepatnya di hadapan Bayu.
"Ada apa?" Tanya Bayu. Dia penasaran kepada Surya karena tidak biasanya dia mengajak bicara seperti ini.
"Saya mau nanya pak, kenapa ya pak Prakoso membatalkan kerjasamanya? Ini proyek besar, apa memang sengaja pak bayu yang batalkan semuanya?" Surya balik bertanya kepada Bayu. Dia ingin sekali mendengar Jawaban dari bosnya itu.
"Terus si Claranya sekarang dimana? Kok jam segini dia belum datang?" Tanya Surya lagi. kebetulan hari ini Surya memang belum melihat Clara, biasanya Clara suka datang pagi pagi karena memang dia termasuk karyawan yang paling rajin di perusahaan itu.
"Jadi ceritanya gini Sur, sebenarnya kemarin itu saya sama pak Prakoso janjian meeting di cafe, tapi dianya gak datang dengan alasan sibuk, nah si berkas itu saya kasih sama Clara, tapi pas besoknya Elsa pecat dia tanpa sepengetahuan saya, jadi semuanya ancur, sekarang si Clara gak bisa di hubungi" jawab Bayu dengan wajah penuh kekesalan. "Oh iya Sur kalau kamu tau alamat rumah Clara tolong nanti kamu temui dia, kamu minta berkas berkas itu" ujar Bayu kepada Surya. Bayu tidak menyadari kalau semalam dia sendiri tidur di rumah Clara. Saking pusingnya Bayu sampai tidak ingat perbuatannya semalam bersama Clara.
__ADS_1
"Baik pak, nanti saya coba mampir ke kontrakan Clara kebetulan jalannya satu arah dengan rumah saya" ujar Surya "kalau begitu saya permisi dulu pak, saya masih banyak kerjaan di bawah" ujar Surya.
"Silahkan"
Surya pun bergegas pergi dari ruangan bayu menuju ruangan kerjanya. Sedangkan Bayu, dia masih saja merenung memikirkan kerugian kantor yang mencapai ratusan juta. Bayu juga merenung memikirkan perkataan Elsa, dia mencoba mengingat kembali kejadian kemarin yang membuat Elsa sampai marah hingga memecat Clara dari kantornya itu.
"Kemarin dari cafe gue jalan ke bar…" Bayu mencoba mengingat "tapi setelah itu… astaga jangan jangan gue sama Clara" ujar Bayu sembari menepuk keningnya.
Bayu ingat sekali malam itu Clara menemaninya di bar, tapi setelah itu dia tidak ingat apa apa karena penyaruh alkohol yang dia minum, dia tidak ingat kalau semalam dia tidur bersama Clara.
__ADS_1