
Elsa bersandar di tembok sembari menangis sesenggukan, dia bingung entah apa yang harus dia lakukan sekarang, dia ingin marah tapi marah kepada siapa, dia hanya bisa memendam semuanya seorang diri.
"Kenapa semuanya bisa seperti ini, kenapa mas Bayu malah menyalahkan aku" ujar Elsa terisak. Elsa memegang kepalanya dengan kedua tangan, saat ini dia benar benar pusing, dia bingung kemana dia harus menenangkan hatinya, dia merasa tidak punya arah dan tujuan.
Tiiit
Tiiit
Tiiit
Terdengar suara klakson mobil berbunyi di depan rumah mungkin suara mobil Bayu yang baru saja pulang dari kantornya.
"Itu pasti mas Bayu" ujar Elsa. Mata Elsa terbelalak ketika mendengar suara mobil Bayu, dia langsung bergegas pergi ke ruang atas masuk ke dalam kamarnya lalu berpura pura tidur.
Bluuuuukkk
__ADS_1
Terdengar suara dari ruangan tamu, entah itu suara Bayu atau mungkin hanya perasaan Elsa saja, sekarang Elsa tidak bisa berbuat apa-apa, yang bisa dia lakukan saat ini hanya diam seakan tidak pernah terjadi apa apa padahal hatinya sangat hancur remuk berantakan.
"Sebentar lagi mas Bayu pasti kesini, gue ingin tahu apa yang akan dia lakukan, dia pasti akan meminta maaf sama gue atas semua kesalahannya, dia pasti akan menyesali semuanya, liat saja mas, kamu pasti akan bertekuk lutut" batin Elsa. Elsa menutup tubuhnya dengan selimut dia berfikir Bayu akan meminta maaf kepadanya, tapi entahlah.
3 2 1
Ujar Elsa dengan perlahan. Dia menghitung mundur hingga Bayu muncul di pintu kamar.
Cleeekkk
Benar saja, Bayu membuka pintu kamar lalu berjalan menuju sofa untuk merebahkan tubuhnya, hari ini dia sangat lelah, pikiranya juga terombang ambing, dia bingung harus menjalani hidup kedepannya seperti apa, saat ini Bayu merasa bahwa dirinya sangat hancur berantakan.
Elsa terus memperhatikan Bayu yang masih anteng dengan ponselnya.
"Dia kok malah mainin hp" ujar Elsa kesal. Elsa terus memperhatikan Bayu sembari mengepalkan kedua tangannya.
__ADS_1
Elsa memang Sangat kesal kepada Bayu tapi dia tidak berani berbuat apa apa, dia hanya bisa diam sembari mengharapkan maaf dari Bayu.
Kriiing
Kriiing
Kriiing
Handphone bayu berbunyi begitu nyaring, Bayu yang sedang memainkan ponselnya langsung mengangkat telepon itu sembari bersandar di Sofa.
📞Hallo" Bayu mengangkat telepon.
📞Hallo, selamat malam pak Bayu, ini ada kiriman surat untuk bapak" ujar tukang yang mengantarkan surat untuk Bayu.
📞Surat apa ya pak?" Tanya Bayu kepada tukang itu
__ADS_1
📞Saya tidak tau pak, ini saya tunggu di bawah" jawab tukang itu.
📞Baik" ujar Bayu. Bayu langsung bangkit dari duduknya berjalan menuju ruang bawah. "Jangan jangan itu berkas penting dari Clara" ujar Bayu. Bayu menyangka itu berkas berkas dari clara jadi dia terlihat bersemangat sekali menghampiri tukang paket itu, padahal bukan, tukang paket itu mengantarkan surat cerai dari pengadilan, rupanya surat itu datang lebih cepat dari perkiraan, sekarang Nadira tinggal menunggu tanda tangan dari Bayu baru setelah itu dia akan merebut semuanya dari Bayu