
๐พBenar kata orang, jangan pernah mencoba mengubah seseorang, Karena itu sama saja seperti kita mau macan kehilangan tutulnya, itu sama sekali gak mungkin kan?ย
ย Itulah kenapa, jangan pernah menikah dengan seseorang dengan harapan kita bisa mengubah mereka, karena kita pasti akan kecewa ๐พ
...Happy reading...
...๐๐๐๐๐๐...
Hari semakin larut, waktu sudah menunjukkan pukul 19.30, setelah belajar menggambar Nadira langsung sholat berjamaah dengan kedua anaknya di kamar Ilham dan Sifa, kedua anak pintar itu tampak khusu mengikuti gerakan sholat yang bundanya contohkan di depan, maklum saja, mereka terlalu kecil untuk hafal semua bacaan sholat, kedua anak pintar itu hanya hafal separuhnya, tapi Nadira tetap mencontohkan hal baik kepada mereka dengan cara sholat berjamaah, karena semakin sering dia mengajarkan maka semakin cepat Ilham dan Sifa bisa dan hafal semua bacaannya.
"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh 2x" ujar Nadira ketika dia sudah berada di akhir sholatnya
Kedua anak pintar itu juga mengikuti gerakan bundanya yang sudah salam.
Dan setelah itu nadira menengadahkan kedua tangannya untuk berdoa kepada sang pencipta, dikuti kedua anaknya juga dari belakang.
Ketika mereka berdoa, ternyata ada orang yang memperhatikan mereka diam diam, tak lain adalah Bayu, ketika dia sudah menerima telepon dari Elsa, Bayu langsung bergegas turun dari ruang atas untuk menemui kedua anaknya, tapi tidak jadi karena ada Nadira yang sedang bersama mereka.
Karena penasaran, Bayu diam diam memperhatikan kegiatan Nadira dan kedua anaknya selama dia tidak ada, dan ternyata, apa yang dilakukan Nadira membuat dia terkejut hingga membuat hatinya terketuk, melihat cara Nadira mendidik kedua anaknya bayu jadi tidak berani untuk menyakiti dia, apalagi kedua anaknya.
"Ya Allah, meskipun aku sudah menyakiti Nadira, tapi dia tetap memperlakukan aku dengan baik di rumah ini, dia juga berkata yg baik kepada kedua anakku hingga mereka tetap menyayangiku, andai saja mereka tau kelakuanku di belakang, mereka pasti akan membenciku" ujar Bayu dengan matanya yang berkaca-kaca
Bayu meninggalkan kamar Ilham dan Sifa berjalan menuju kamarnya untuk melaksanakan shalat Maghrib, sekarang dia akan berusaha menjadi orang yang lebih baik, dia sangat malu dengan kedua anaknya karena mereka tidak pernah meninggalkan sholat.
"Sekarang kalian buka buku kalian masing masing, kerjakan tugasnya ya! Bunda mau masak dulu, nanti setelah makan, bunda akan periksa" ujar Nadira kepada kedua anaknya
"Iya bunda"
"Anak pintar, kalian mau makan sama apa malam ini? Biar bunda buatkan spesial untuk kalian" tanya Nadira tersenyum
"Kita mau makan sama ayam goreng aja bunda, iya kan dek?" Tanya Ilham menoleh ke arah adiknya
__ADS_1
"Iya bunda"ย
"Ok, bunda bikinin ya! Tapi kalian harus semangat belajarnya!" Ujar Nadira tersenyum
"Baik bunda"ย
Nadira Pun berjalan meninggalkan kamar anaknya menuju dapur, malam ini dia ingin memasak makanan yang spesial untuk suami dan kedua anaknya, dia ingin memberikan hal istimewa di hari hari terakhirnya.
"3 hari kedepan aku harus berusaha menyenangkan hati suami dan anak anakku, maafkan bunda sayang, hanya ini yang bisa bunda lakukan, bunda ingin sekali tetap berada di sisi kalian, tapi bunda tidak bisa, bunda harus pergi nak, disisa hidup bunda, bunda akan selalu berdoa, semoga kelak kalian akan mendapatkan ibu sambung yang baik, yang menyayangi dan menjaga kalian dengan baik, amiiiinnn ya Allah" ujar Nadira menjatuhkan air matanya
Sembari memasak dia terus menangis, dia sangat mengkhawatirkan nasib kedua anaknya setelah dia pergi, dia takut kedua anaknya kurang kasih sayang dan perhatian dari ayahnya, apalagi ketika Bayu sudah menikah nanti, Nadira benar benar takut Bayu memilih wanita yang salah.
...๐นDi kamar Bayu๐น...
"Ya Allah, apa yang telah aku lakukan? Nadira begitu sangat menyayangi dan menghormati ku, tapi kenapa aku malah menyakiti dia, dasar bodoh, bodoh, bodoh" ujar Bayu yang sangat kesal kepada dirinya sendiri, dia memukul mukul kepalanya dengan kedua tangan.
Dia sangat menyesal karena telah menyakiti Nadira padahal Nadira begitu sangat menyayangi dia dan kedua anaknya.
Untuk sementara dia terpaksa mengikuti semua keinginan Elsa, dan setelah itu, dia akan membuang jauh perempuan itu lalu kembali ke pelukan Nadira.
...Tok...
...Tok...
...Tokย ...
"Ayaaaahhhh, ayaaaah" terdengar suara Ilham memanggil manggil ayahnya
"Iya sayang" teriak Bayu bangkit dari duduknya berjalan menghampiri Ilham
Bayu membuka pintu kamarnya, dan ternyata benar, Ilham berdiri di depan pintu sembari tersenyum manis.
__ADS_1
"Ada apa sih nak? Kok anak ayah yang ganteng ini panggil panggil ayah?" Tanya Bayu mencolek hidung pesek Ilham
"Maaf aku sudah mengganggu waktu istirahat ayah, tidak ada apa apa ayah, Ilham cuma mau ajak ayah makan ko, bunda sudah masakin kita makanan yang enak enak loh, ayo kita makan bareng!" Jawab Ilham menarik tangan ayahnya
"Waaaahhh, yang bener? Tau aja kalau ayah lagi laper" ujar Bayu tersenyum
"Bunda kan pinter ayah, bunda itu kan serba tau" ujar Ilham yang terus berjalan di depannya
"Iya sayang"ย
Setelah sampai di dapur, mata Bayu terbelalak ketika dia melihat meja yang dihiasi lilin lilin cantik, dan makanan yang menggugah selera, dia langsung duduk di kursi sembari menatap hidangan yang sebentar lagi akan dia santap, baginya ini adalah Malam yang paling spesial, sekarang dia baru sadar, tak ada yang bisa memberikan kenyamanan kepada dirinya kecuali istri dan kedua anaknya di rumah.
"Waaaahhh, enak enak banget sih makanannya" ujar bayu sembari mencicipi satu demi satu makanan yang ada di hadapannya
"Iya dong ayah, bunda kan paling jago masak" ujar Ilham tersenyum
"Udah ah, gak usah puji puji bunda kaya gitu, nanti bunda terbang lagi, sekarang kita makan! Setelah ini bunda periksa tugas kalian" ujar Nadira tersenyum
Nadira mencoba mengambilkan nasi ke atas piring suami dan anak anaknya.
"Buat apa aku cari perempuan lain, sedangkan istriku saja sudah cantik kaya gini, dia pinter lagi, cari istri baru juga belum tentu bisa seperti Nadira, pokoknya aku harus tetap mempertahankan dia, sebentar lagi anniversary pernikahan ku dan dia, aku harus kasih kado spesial untuk dia, dia pasti seneng banget" batin bayu
"Mas, kamu kok malah bengong sih? Ayo dimakan!" Tanya Nadira tersenyum
Nadira berusaha memperlakukan Bayu dengan baik di hadapan kedua anak anaknya meskipun dia masih sangat kesal, dia berusaha menahan emosinya kepada Bayu, karena dia tidak ingin kedua anaknya kecewa, dia akan berusaha menjadi istri yang baik meskipun Bayu Sudah menyakitinya berkali kali.
...bersambung...
...jangan lupa like, comen n votenya ya๐๐...
...mohon dukungannya ๐๐...
__ADS_1