
Hari demi hari Gilang dan Kimy semakin lengket sulit untuk di pisahkan. Pasangan terpopuler tahun ini pantas di tujukan untuk mereka. Penggemar Gilang yang sebagian besar wanitapun mendukung idolanya menjalin hubungan dengan model cantik itu.
Segala hal yang mereka lakukan berhasil menyita perhatian publik. Perlakukan manis Gilang dan sikap manja Kimy sukses membuat mata yang melihatnya baper tingkat dewa. Bahkan mereka sudah punya fanebase yang di beri nama GIMIMI yang akun IGnya sudah mempunyai Follower ratusan ribu.
Apalagi saat Kimy membagikan moment kebersamaanya bersama kekasihnya itu di feed IG atau Story, pasti langsung di serbu fans mereka.
Gilang sendiri dari dulu sebenarnya malas main sosmed dia tidak pernah stalking.
Tapi pekerjaan mengharuskan dia mempunyai sosial media. Dia buka sosmed saat akan upload barang endorsan, upload foto bersamanya dengan Kimy, itupun kalau ada foto baru dan promosi film atau sinetron yang di bintanginya. Selebihnya jangan harap dia buka sosmed.
Gilang sangat mencintai Kimy, dia sangat memanjakan kekasihnya itu. Gilang selalu berusaha membuat Kimy bahagia.
Siang itu Kimy lagi berada di apartemen Gilang. Mereka menghabiskan waktu berdua karena besok Gilang akan pergi ke luar negeri untuk shooting film barunya.
Pertama kalinya Gilang akan meninggalkan Kimy untuk waktu sekitar satu bulan ke depan. Lelaki itu sungguh berat meninggalkan kekasih hatinya. Seharian dia terus memeluk sang kekasih, seakan tak bertemu lagi.
" Sayang, kamu jangan macem-macem ya selama aku gak di sini.." Katanya sambil terus membelai rambut sang kekasih.
" Hhhmmm..." Jawab Kimy.
" Hmm apa?.."
" Yank kamu udah berapa kali ngomong kayak gitu? Kamu kayak gak percaya sama aku tau gak sih.."
Jawab Kimy kesal.
" Bukan gitu sayang. Aku tau gimana cowok-cowok ke kamu kalau aku gak ada. Itu bikin aku frustasi yank. ngerti gak sih kamu?.."
Kimy memandang wajah ganteng sang kekasih dengan tatapan manja "Yank, lawan mainmu di film ini kan juga cantik banget, awas aja nanti kalau aku dengar.."
" Gak akan!!!.." Jawab Gilang cepat, karena tau arah bicara Kimy.
" Cuma kamu sampai mati, ngerti !! Jadi jangan coba-coba kamu cari alasan.." Lanjut Gilang.
" Sayang denger ya, aku gak akan tergoda sama lelaki lain. Pacarku aja udah seganteng ini mana mungkin aku tergoda cowok lain.." Balas Kimy sambil membelai rahang tegas Gilang.
" Kamu janji?.."
__ADS_1
" Iya aku janji..." Mereka saling menautkan jari kelingking untuk saling setia. Gilang mencium kening Kimy mesra.
Sore hari Gilang mengantar Kimy ke sebuah hotel bintang lima, karena hari ini sang kekasih akan tanda tangan kontrak menjadi BA (brand ambassador) sebuah produk minyak kayu putih cap kaki singa. Milik sebuah perusaahan farmasi yang sudah familiar di Indonesia.
Kimy datang telat tiga puluh menit dari jadwal yang sudah di tetapkan. Lexa dan asisten dari CEO itu sudah menunggunya.
" Apa nona Kimy masih lama?... Tanya Dony asisten Tristan. Perusahaan farmasi yang akan mengontrak Kimy menjadi BA produk mereka adalah PT ABR. Perusahaan milik Tristan. Manajemen tempat di mana Kimy bernaung sudah mengurus semuanya, Kimy hanya tinggal datang dan tanda tangan. Sedangkan Kimy sendiri tidak tahu kalau dia akan kerja sama dengan perusahaan milik lelaki yang ingin di hindarinya itu.
" Sebentar lagi ya pak?.." Jawab Lexa sungkan. Awas lu Kim bikin malu gue batin Lexa.
Tok.. Tok...
Kimy masuk ke ruangan itu bersama sang kekasih.
" Sore.. Maaf telat ya pa.. pak?.." Kimy terkejut melihat Dony lelaki yang ramah itu ada di situ. Apa maksudnya ini batin Kimy. Kimy menatap Lexa dengan muka bertanya namun di jawab gelengan oleh Lexa.
" Sore nona Kimy, mari silahkan duduk.." Jawab Dony mempersilahkan Kimy dan Gilang duduk. Gilang terlihat waspada melihat lelaki muda di depannya itu. Dia terus menggenggam erat tangan kekasihnya.
" Maaf saya bawa pacar saya pak?.." Kata Kimy basa-basi memperkenalkan sang kekasih, karena Kimy paham sikap Gilang, dia akan berhenti cemburu kalau sudah di kenalkan ke orang yang baru di temuinya.
" Ini silahkan di baca dulu isi kontrak kalau ada yang perlu di tanyakan silahkan..." Kata dony sambil memberikan MAP berisi kontrak.
Kimy dan Lexa menerima kontrak itu dan mulai membaca satu persatu isi kontrak tersebut. Merasa isi kontrak aman dan tidak ada yang membebankan kedua belah pihak, Kimy menandatangani kontrak tersebut.
Saat tanda tangan Kimy melirik CEO yang harus tanda tangan di samping namanya, terpampang jelas nama TRISTAN ADITYA ABRAHAM dan nama tersebut sudah di tandatangani oleh si empunya nama.
Jadi aku kerja sama lelaki itu batin Kimy.
Setelah acara tanda tangan kontrak selesai, mereka semua keluar dari hotel itu. Kimy dan Lexa terlihat duduk di sofa yang ada di loby itu karena sedang menunggu Gilang yang ada di kamar mandi.
" Lu tau kak CEO PT ABR lelaki itu?.." Tanya Kimy antusias.
" Lelaki siapa?.." Jawab Lexa gak mengerti apa yang modelnya tanyakan.
" Ya Tristan itu, lelaki yang dulu di rumah tante Siska.."
" Oowhh.. gue baru tahu tadi juga kok.." Jawabnya.
__ADS_1
" Tadi dia di sini?... Tanya Kimy lagi.
" Ya iya, trus menurut lu siapa yang tanda tangan di kontrak kalau bukan orangnya sendiri.."
" Lu juga orang penting kayak dia lu suruh nungguin lu.. Kata lexa lagi.
" Ya maap.." Jawab Kimy sok polos.
Setelah urusan di tempat itu selesai mereka kembali ke rumah masing-masing. Kimy di antarkan Gilang ke rumahnya, sedang Gilang sendiri di kantornya lagi menyelesaikan tugas kantornya sebelum di tinggal
ke luar negeri.
Ke esokkan harinya Kimy terlihat ikut mengantar Gilang ke bandara. Lelaki itu tidak bisa melepas pelukannya sebentar saja, dia merasa berat meninggalkan Kimy. Entah apa yang di rasakanya.
" I love you, jangan nakal.." Katanya sambil terus memeluk dan mencium pucuk kepala sang kekasih.
" Kamu juga.." balas Kimy sambil membenamkam wajahnya ke dada lelaki itu.
Entah kenapa Kimy juga merasakan perih di ulu hatinya. Perasaanya tidak bisa di gambarkan. Kalau kemarin dia merasa biasa aja, beda dengan saat itu. Kimy begitu berat melepas sang kekasih, bahkan dadanya terasa sesak menyadari waktu perpisahan semakin dekat.
" Ayo semua berangkat.." Kata-kata seorang yang tergabung dalam kru membuat Kimy semakin mengeratkan pelukannya.
" Sayang, aku udah harus berangkat.." Bujuk Gilang sambil mencoba merenggangkan pelukannya.
Gilang berhasil merenggangkan pelukan erat kekasihnya, dia melihat wanita itu meneteskan air mata. Hatinya ikut sakit melihat gadis yang di cintainya itu menangis. Gilang memeluk tubuh Kimy lagi dengan erat.
" Ini gak lama sayang, cuma satu bulan.." Di jawab anggukan oleh Kimy. Gilang mencium kening Kimy dan memupus jarak di antara mereka.
" Jangan nangis lagi, jangan bikin aku gak tenang ninggalin kamu. Ayo senyum dulu.." Kata Gilang sambil merapikan rambut kekasihnya.
" ehhmmm.." Jawab Kimy dengan senyum yang di buat-buat olehnya.
" Jangan kepaksa gitu senyumnya. Udah aku berangkat ya, inget pesenku sayang..dan jangan ada nangis-nangis lagi kalau kamu mau buat aku tenang di sana.." Dijawab anggukan oleh Kimy.
Gilang melepaskan genggaman tanganya dan mulai menjauh dari Kimy. Wanita itu melihat kekasihnya semakin menjauh hanya terlihat punggung tegapnya saja membuat Kimy meneteskan air mata lagi dan lagi.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
__ADS_1