Cerita A'D (Adinda Dn Dimas)

Cerita A'D (Adinda Dn Dimas)
A'd 5


__ADS_3

Adinda segera mengambil Hp di dalam tasnya.


Adinda : "Nomor baru, siapa ya? Aku coba jawab deh." Adinda menggeser tanda hijau dilayar Hpnya. "Halo..."


??? : "Temui saya di Mentari Cafe, sekarang!." Jawab seseorang dibalik telepon tersebut sebelum mematikan panggilannya.


Adinda : "Siapa sih, kenapa minta ketemu, atau jangan-jangan dia.... Mel, anterin aku ke Mentari Cafe ya." Pinta Adinda pada Amel.


Amel : "Oke deh, gue anter. Emang siapa yang telpon loe barusan? Gebetan loe ya?" Selidik Amel pada sahabatnya itu.


Adinda : "Apa sih Mel, aku saja tidak tau siapa, udah anterin aku kesana sekarang."


Amel : "Iya baweeell."


Mereka segera menuju Mentari Cafe karena permintaan seseorang yang menghubungi Adinda tadi. Setelah menempuh perjalanan selama lima belas menit akhirnya mereka sampai.


Amel : "Din, sory nih gue cabut duluan yah, nyokap gue keburu ngomel nih kalau gak dijemput, tau sendiri kan loe gimana ribetnya emak-emak komplek."


Adinda : "Husss, kamu nih enggak baik. Yaudah gih pulang, hati-hati ya dijalan, jaga mata jangan jelalatan."


Amel : "Cih.. ngusir gue loe udah dianterin juga, udah sono masuk kedalem."


Adinda hanya tertawa mendengar penuturan Amel, Amel segera lepas landas melajukan mobilnya. Sementara setelah Adinda masuk kedalam Cafe, dia celingak celinguk mencari seseorang yang entah dia sendiri tidak tahu siapa yang telah menghubunginya.

__ADS_1


Ketika akan men-dial nomor yang tadi meneleponnya, ada seseorang yang melambaikan tangannya. Seorang lelaki yang memiliki tinggi 180 cm, berbadan atlit, berkulit putih langsat, berambut hitam, dan jangan lupakan dia yang berwajah dingin namun rupawan. Yaa dia adalah...


Adinda : "Kak Dimas!." Adinda yang mengetahui itu kaget, dan spontan sedikit berteriak. Begitu banyak pertanyaan dipikirannya, darimana Dimas mendapat nomornya, untuk apa dia meminta bertemu, dan masih banyak lagi.


Adinda segera berjalan menemui Dimas...


Dimas : "Kamu telat 2 menit Adinda Amaralia!"


Adinda : "Siapa juga yang minta ketemu disini." Gumam Adinda, namun masih dapat didengar oleh Dimas.


Dimas : "Saya dengar!"


Adinda : "Untuk apa Kak Dimas ingin ketemu dinda? Dapat nomor Dinda darimana? Lagipula bukannya Kakak kuliah? Kenapa mesti kesini dan apa tujuannya? Dinda enggak punya waktu banyak, apalagi...


Adinda : "Loh, ini kaan...


Flashback On...


Kemarin, setelah mengantarkan Adinda pulang. Dimas mampir ke Masjid untuk melaksanakan shalat Maghrib. Setelah usai, ia segera keluar dari Masjid dan memakai sepatunya kembali lalu memasuki mobilnya, dan menjalankan mobilnya menuju rumahnya. Saat akan keluar dari mobil ia melihat kotak berlogo sebuah toko kue dan ia segera membukanya...


"Ini... Dasar gadis ceroboh!." Senyum Dimas mengembang mengingat kecerobohan Adinda. Dimas membawa kue tersebut kerumah untuk ditaruh dilemari pendingin. "Lebih baik besok saja aku antar, sekalian ku beritahu tentang mobilnya. Tapi... darimana aku bisa bertemu dengan dia, nomor Hp saja tidak ada." Dimas tampak berpikir.


Saat ia sedang serius berfikir, Hp dibalik sakunya tampak bergetar.

__ADS_1


"Yayak? Ada apa dia nelpon jam segini?" Dimas segera menjawab teleponnya itu..


Dimas : "Halo, ada apa?!"


Yayak : "Selow donk Dim, sewot bener loe. Loe dimana? Gue lagi jalan kerumah loe nih."


Dimas : "Hecmm, kesini adja." Tut. Dimas mematikan panggilan teleponnya.


Setelah 15 menit Yayak tiba di Kediaman Dimas, Rumah yang terlihat sederhana dengan gaya klasik namun mewah. Halaman yang luas dengan taman bunga lili yang ada di depan, di samping rumah terdapat kolam teratai dengan pohon besar tepat berada di sudutnya juga ayunan yang ada di dahan pohon tersebut.


Yayak : "Assalamu'alaikum, Bi si Dimas mana?" Tanya Yayak pada Bi Arum yang berada di teras depan rumah.


Bi Arum : "Oh Mas Cahya, den Dimas sedang diruang kerjanya Mas, masuk saja Bibi buatkan minum dulu."


Yayak : "Okey, terimakasih Bi Arum yang cantik!" Gombal Yayak pada Bi Arum yang hanya dibalas senyum.


Kemudian Yayak masuk dan langsung menuju keruang kerja Dimas yang ada dilantai dua.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2