
Liona duduk agak jauah dari Miko. “Eh ngomong-ngomong jangan lupa ambil kembali emasmu!” Emas yang diterimanya ternyata semua berasal dari Miko. Sudah lama Liona ingin mengembalikan hadiah itu tapi Miko selalu menolak untuk memberitahu alamat rumahnya. Jadi emas-emas itu tergeletak digudang rumah Liona.
“Aku tidak akan mengambilnya kembali.” tolak Miko.
Liona meletakkan sendoknya mengerutkan kening dan menatap tajam pria itu.
“Aku sudah bilang kalau itu semua adalah hadiah untukmu. Tak mungkin aku mengambil kembali perhiasan itu.” kata Miko bersikeras.
“Miko!” seru Liona menepuk jidat Miko.
“Aku tidak akan mengambil kembali perhiasan itu!”
“Tapi kita tidak mungkin kembali bersama.” ujar Liona. “Kau bukanlah tipe pria yang aku suka.”
Miko langsung meletakkan sendoknya dan menatapnya, “Kenapa tidak bisa? Beritahu aku apa alasannya. Pri seperti apa tipemu? Aku akan berusaha untuk menjadi tipe yang kau suka.”
Dasar bocah keras kepala! Mengapa dia sangat keras kepala? Liona semakin merasa pusing dan tak berdaya.
“Terserah! Kita tetangga dekat, jika kau menolak untuk mengambil kembali semua perhiasan itu maka aku akan mengirim semuanya kerumahmu.”
“Bagaimana caranya kau mengirimkan kerumahku? Apa kau punya kunci rumahku?” tanya Miko.
Liona yang sudah malas meladeni pria sinting itu tak lagi berkomentar. Setelah dia diam beberapa saat, dia berkata, “Apa aku kebanyakan uang jadi tidak tahu harus dikemanakan uangmu? Kalau begitu lebih baik kujual saja semua emas itu lalu mendonasikan kepanti asuhan. Lebih bermanfaat buat orang lain.”
“Terserah mau kau apakan emas-emas itu. Lagipula aku sudah memberikannya padamu, lakukan sesuai maumu.”
Brengsek banget sih pria ini keras kepala, keluh Liona dalam hati. Tiba-tiba dia mendapatkan sebuah ide lalu tersenyum lebar. “Baiklah. Kuberi dua pilihan. Kau ambil kembali semua perhiasan itu setelah selesai bekerja hari ini atau aku akan meminta Reynard yang mengirimkan perhiasan itu kerumahmu. Ayo silahkan pilih yang mana.”
__ADS_1
“Brengsek kau Liona! Kau benar-benar wanita menyebalkan!”
“Pilihannya itu dan kau harus memilih salah satu, tidak ada tawar menawar. Bagaimana?”
“Sialan! Oke…..kali ini kau menang. Aku akan mengambil kembali semua perhiasan itu nanti malam.” dengus Miko kesal.
“Nah begitu baru benar, jadi anak harus patuh pada orangtuan. Ingat ya, panggil aku Tante Liona!” dalam hatinya dia tertawa puas saat melihat ekspresi wajah Miko.
Mereka pun terus mengobrol sambil makan siang. “Kau sudah hampir menyelesaikan syuting adeganmu. Apa sudah punya rencana untuk pekerjaan selanjutnya?” tanya Liona. Miko hanya meliriknya dengan ekspresi tak terduga.
“Kenapa kau melihatku seperti itu?”
“Tidak apa-apa. Memangnya tidak boleh lihat ya?” jawab Miko tersenyum.
Senyuman pria itu membuat Liona merasa tidak nyaman.”Berhenti bicara tentang diriku.” Miko menyerahkan kotak makan siang pada asistennya kemudian dia melirik Vena yang duduk tidak jauh dari mereka. “Apa perempuan itu punya dendam padamu? Dari tadi dia mengintipmu.” ujar Miko pada Liona.
Liona hanya diam, Miko tidak tahu hubungan antara Liona dan Vena. “Kurasa perempuan itu bukan wanita baik-baik. Liona berhati-hatilah dengannya.”
“Aku bisa mengatakan itu karena aku sangat mengenal perempuan itu. Pokoknya kau harus berhati-hati, ingatlah Vena itu bukan orang baik-baik.”
“Ya aku tahu itu.” jawab Liona.
“Kau sudah tahu tentang dia?” tanya Miko terkejut.
“Tentu saja aku tahu tentang dia. Kecuali ibunya, tidak adalagi orang lain didunia ini yang mengenal Vena lebih baik dariku.”
“Apakah benar?” Miko mendekati Liona.
__ADS_1
“Iya benar. Aku mengenalnya sangat baik karena dia putri ibu tiriku.” jawab Liona dengan suara dingin.
Ekspresi wajah Miko sontak berubah setelah mendengar ucapan Liona.
“Kenapa diam? Apa ada ucapanku yang salah?”
‘Putri dari ibu tirinya? Berarti mereka bersaudara? Pikir Miko. Ketika dia memulai karirnya didunia hiburan, dia sangat sibuk dan tidak banyak berhubungan dengan saudaranya Seth. Dia tahu kalau Seth sedang jatuh cinta pada seorang wanita.
Namun beberapa tahun kemudian dia mendengar dari orangtua mereka kalau seth sudah putus dengan pacarnya dan berselingkuh dengan saudara perempuan pacarnya. Jika Vena adalah saudara perempuan Liona, itu berarti…..Liona adalah mantan pacar Seth? Miko menarik kesimpulannya, dia pun langsung terkejut. Kenapa semua pria dikeluarga Wilfred jatuh cinta pada wanita yang sama? Miko tercengang, setelah dia memikirkan semuanya tentang saudaranya , semuanya kini semakin masuk akal. Seperti sebuah puzzle yang tersusun dengan sempurna.
Empat tahun lalu Liona pergi keluar negeri, dalam waktu bersamaan Seth putus dengan mantan pacarnya dan mulai berkencan dengan Vena. Kemudian ada rumor yang mengatakan kalau mantan pacar Seth telah meninggal. Miko masih ingat dengan jelas waktu itu Liona pernah bilang kalau kerabatnya di Jakarta mungkin percaya kalau dia sudah mati. Semua peristiwa itu semakin jelas sekarang. Liona dan Vena memiliki nama keluarga yang sama.
‘Kenapa aku tidak pernah memikirkan ini sebelumnya? Liona adalah mantan pacar Seth.’ Darahnya menjadi dingin setelah menarik kesimpulan, dia masih ingat saat orangtuanya mengatakan kalau mantan pacar Seth meninggal karena kecelakaan setelah mereka putus. Apakah saat mereka putus Liona sedang hamil? Elvano adalah anak Liona dan Seth? Jika dihitung umur Elvano dan saat dia pisah dengan Seth…. Tidak….tidak….itu tidak mungkin terjadi.
Miko menjadi tidak tenang setelah memikirkan semuanya, bagaimana mungkin ada kebetulan aneh seperti ini? Miko berusaha untuk tidak mempercayai apa yang ada dibenaknya.
“Halo….hei….hei….” Liona memanggil Miko yang hanyut dalam dunianya sendiri. Dia mencubit lengan pria itu dengan kuat. Rasa sakit akibat cubitan Liona membuat Miko tersadar dari lamunannya. “Kau sedang memikirkan apa? Seperti melihat hantu disiang bolong saja.”
Bagi Miko masalah ini lebih serius dan menakutkan dari hantu disiang bolong. Tiba-tiba dia meraih tangan Liona. “He lepaskan tanganku! Jangan pikir kalau aku tidak berani memukulmu dihadapan semua orang ya.” ancam Liona.
“Aku punya sebuah pertanyaan yang sudah lama ingin kutanyakan padamu.”
“Tapi lepaskan dulu tanganku.”
Miko segera melepaskan tangan Liona. “Aku belum pernah mendengar kau mengatakan siapa sebenarnya ayah Elvano.”
Sontak wajah Liona menggelap, dia tak menyangka pria itu akan menanyakannya. Jantungnya berdegup dengan kencang sejenak. ”Kenapa kau tiba-tiba menanyakan itu?”
__ADS_1
“Baru saja terlintas dipikiranku.” jawab Miko enteng.
Liona langsung mengatupkan bibirnya, kemudian dia membereskan kotak makannya lalu menyimpannya. Aura Liona berubah menjadi dingin dan gelap.