
‘Jadi inilah akhir dari pernikahan kita. Dua puluh tahun menikah dengan pria ini dan dua puluh tahun berada disisinya tanpa ragu dan sepenuhnya percaya padanya. Tapi bagaimana dia membalasku? Dia bahkan ragu-ragu untuk memilih antara aku dan bayi pelacur itu. Bayi yang bahkan mungkin bukan anaknya.’ Pikir Marsya dalam hati, dia merasa hampadan kalah tapi dia sudah bertekad untuk tetap kuat.
Dia masih memiliki seorang putra yang bisa menjadi temannya, kelak putranya yang akan mewarisi semua kekayaannya dan dia harus kuat untuk putranya. Marsya tak ingin secuilpun harta yang jadi hak putranya kelak akan diambil orang lain.
Marsya berdiri lalu menghentakkan tangannya dari genggaman Reno dan melangkah mundur dengan ekspresi dingin dan menjaga jarak. Marsya kembali memakai kacamata hitamnya dan berkata dengan suara tegas dan dingin. “Aku akan mengajukan gugatan cerai besok pagi. Pengacaraku akan menghubungimu, jangan pernah hubungi aku dan anakku lagi. Kau tidak kuijinkan menginjakkan kaki dirumahku dan dikantorku lagi.”
“Sayang…..sayang…..tunggu dulu.” Reno tergagap. Dia tidak menyangka akan berakhir seperti ini, dia akan kehilangan segalanya. Marsya mengacuhkan panggilan suaminya dan berjalan meninggalkan apartemen itu dengan langkah tegas.
Pengawalnya mengikuti dari belakang wanita itu. Sepeninggal Marsya tampak Aurora menghela napas lega dan tersenyum puas mengira dia sudah menang dan mulai sekarang hidupnya akan berubah lebih baik.
Reno Suwito galau dan geram akibat ulahnya sendiri kini dia bakal kehilangan semua kemewahan tapi didalam hatinya dia tak mau mengalah, bagaimanapun dia sudah bekerja bertahun-tahun dan berhak mendapatkan sedikit saja harta bersama. Meskipun dia hancur sekarang tapi dia masih punya harapan. Tapi dia tidak pernah tahu apa isi hati istrinya yang kini sakit hati dan menyimpan dendam.
Sore itu ada sumber yang dikenal yang membocorkan berita bahwa Aurora adalah wanita simpanan Reno Suwito. Kali ini beritanya juga mengunggah sebuah video lengkap. Masyarakat langsung dapat melihat dengan jelas bahwa wanita dalam video itu benar adalah Aurora tetapi identitas pria yang bersamanya belum diketahui.
Semakin banyak orang yang mulai mencari tahu dengan penuh semangat dan mendapatkan identitas pria itu, ternyata pria itu adalah salah satu juru kamera kru film “Pernikahan Ketiga”. Kemudian ada lagi orang yang mengungkapkan bahwa video Liona menampar Aurora telah terlacak dan video itu berasal dari akun rahasia milik Aurora.
Sebelum bagian humas Sky Media sempat membuat pernyataan publik semua orang akhirnya mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. Kebenaran akhirnya terungkap dan mengejutkan banyak orang. Komentar kejam netizen pun memenuhi jagat dunia maya.
“Dasar Aurora memang bukan wanita baik-baik! Wanita ****** itu hanya wanita simpanan Reno Suwito tapi dia juga tidur dengan pria lain yang statusnya lebih rendah, juru kamera dilokasi syuting. Benar-benar tidak tahu malu! Dulu aku pikir bahwa aura seksi dan angkuh Auora adalah pencitraan yang diatur oleh agensinya untuknya tak disangka ternyata dia wanita gampangan.”
“Sekarang semuanya sudah terungkap! Aurora pasti merasa cemburu pada Liona sehingga dia tega melakukan apa saja untuk menjatuhkannya.”
__ADS_1
“Hei Aurora. Kau tak cocok jadi aktris, lebih baik kau berhenti saja! Dasar wanita ****** tidak tahu malu!"
Hanya dalam hitungan jam saja pendapat netizen berubah sepenuhnya dan memaki Aurora dengan kata-kata kasar. Pada waktu yang bersamaan, di apartemen Aurora sedang terjadi badai dasyat.
Plak!!!
Reno kembali menampar wajah Aurora dengan sekuat tenaga. Dia menyalahkan Aurora atas kesialan yang menimpanya dan hancurnya masa depannya. Kini Reno akan kehilangan segalanya yang sudah dia miliki dan nikmati selama bertahun-tahun. Aurora sangat terkejut saat reno menamparnya dan terdiam, tubuhnya membeku. “Reno…..”
“Dasar wanita ****** tak tahu diri! Kau pikir aku bodoh ha? Aku tahu kau selingkuh dan tidur dengan pria lain. Katakan siapa ayah bayi itu? Apakah kau tahu siapa ayahnya ataukau bahkan tidak tahu sama sekali karena kau sudah tidur dengan banyak pria? Jawab!”
“Ini anakmu. Bayi ini sungguh anakmu, aku berani bersumpah.” Aurora masih bersikeras dan tampak mulai putus asa.
Tapi Reno sedikitpun tidak mempercayai perkataan Aurora. Kini dia sangat menyesal telah meninggalkan istrinya. Apa yang harus dilakukannya sekarang? Bayi itu juga mungkin bukan miliknya tapi dia terjepit sekarang. Dia marah pada kebodohannya sendiri, mengabaikan permohonan Aurora pria itu melangkah pergi tanpa menoleh kebelakang. Lalu dia membanting pintu dengan kasar.
“Ya aku paham.” Bastian langsung menjawab dan nasib Aurora telah dipastikan dengan satu kalimat dari Reynard. Sore itu Wilfred Media memboikot Aurora di dunia hiburan dengan satu postingan singkat di media sosial perusahaan itu. Mereka memboikot Aurora dan meminta semua perusahaan didunia hiburan untuk memboikot Aurora selamanya.
Tepat pada saat itu juga sutradara Reiki Savian pun mengeluarkan pernyataan publik yang memvonis mati karir Aurora. “Mulai sekarang saya menolak bekerja dengan Aurora dan dia tidak akan diijinkan untuk mengikuti audisi peran dalam semua drama dan film saya.”
Beberapa orang sutradara yang berteman dekat dengan Reiki Savian pun memposting ulang dan menyebarkan berita berisi pernyataan publik mereka yang memboikot Aurora didunia hiburan.
Saat Aurora melihat berita itu, dia merasa cemas dan kedua lututnya gemetar. Dia jatuh ke lantai.
__ADS_1
“Tidak…..tidak…..tidak…...tidak…..!”jerinya. “Karirku! Semuanya hancur berantakan! Semuanya sudah berakhir!” tangisnya sambil berbaring dilantai selama berjam-jam. Dia bergumam sendirian seperti orang gila.
...*******...
Liona sedang menyiapkan makan siang saat dia mendengar berita tentang Aurora yang diboikot didunia hiburan menjadi viral. Dia langsung berhenti memotong sayuran, “Ha? Benarkah?”
“Ya, berita itu benar.” ujar seseorang yang datang dari belakang Liona. Wajah pria itu tampak berseri dan segar, sejak kehadiran Liona, hidupnya berubah kini Reynard bisa tidur dengan tenang tanpa gangguan lagi. Dia semakin berenergi dan tenang pada saat bersamaan.
Reynard sedang berada dalam suasana hati yang jauh lebih baik dan tidak mudah lagi tersinggung seperti sebelumnya. Pria itu mengulung lengan bajunya dan membantu Liona mencuci sayuran. “Perilakunya tidak pantas dan sudah tidak bisa ditoleransi lagi dalam industri film.”
“Oh begitu. Lalu bagaimana dengan nasib Reno?”
“Dia dan istrinya sudah bercerai.”
“Apa? Jadi mereka benar-benar bercerai secepat itu?”
“Ya. Awalnya Reno tidak setuju untuk bercerai.”
“Lalu apa yang membuatnya berubah pikiran?” tanya Liona. Keingintahuannya membuatnya merasa terusik.
“Ada kabar yang mengatakan kalau Reno mengalami kecelakaan mobil saat perjalanan pulang dan dia hampir mati dilokasi kejadian itu membuatnya ketakutan. Keesokan harinya dia langsung menemui pengacara istrinya dan menyetujui bercerai bahkan langsung menandatangani surat cerai.” kata Reynard menjelaskan.
__ADS_1