CINTA DAN DENDAM LIONA

CINTA DAN DENDAM LIONA
BAB 38. ELVANO & FELICIA KOMPAK


__ADS_3

Tak lama lagi Elvano akan merayakan ulang tahunnya yang ke lima. Hanya tinggal beberapa bulan lagi bocah laki-laki itu akan genap lima tahun. Selama ini Elvano tidak pernah menyinggung soal siapa ayahnya. Sampai Liona pernah merasa heran kenapa Elvano tidak pernah menanyakan tentang ayahnya. Wanita itupun tak pernah mau bertanya karena dia pun tak tahu jawaban apa yang akan dia berikan pada putranya itu, toh diapun bukan ibu kandung Elvano. Pagi ini setelah selesai sarapan, Liona mengantarkan kedua anak itu ke villa depan rumahnya dan pergi ke lokasi syuting diantar oleh supir Reynard.


Sesampainya di lokasi syuting, Liona bergabung dengan kru yang lain.  Sutradara Reiki memutuskan mengambil gambar adegan lain setelah adegan Vena gagal total sebelumnya. Bahkan kini Vena tak berani lagi mengganggu Liona setelah tahu kalau wanita itu punya foto-foto panasnya bersama seorang pria.


Liona selalu datang lebih awal dibanding aktris lainnya. Dia disukai para kru karena ramah, baik hati dan sopan. Adegannya juga selalu lolos dan tak pernah mengulang, dia bekerja dengan profesional. Oleh karena itu hanya dalam beberapa hari, semua kru punya kesan baik tentang Liona. Kini dia sudah tidak perlu takut lagi meninggalkan putranya, karena Elvano selalu berada dirumah depan bersama Felicia. Delvin benar, hidup bertetangga dengan mereka akan mengurangi rasa stress Liona akan banyak hal. Elvano bisa makan siang bersama Felicia setiap hari dan belajar bersama gadis kecil itu yang sudah punya guru private dirumah.


Liona juga tidak khawatir lagi karena Keluarga Wilfred punya koki yang memasak hanya makanan sehat saja, jadi Elvano pasti akan terjamin gizi makanannya. Proses syuting pagi ini berjalan dengan lancar tanpa ada gangguan dari siapapun, beberapa pengawal yang ditugaskan Reynard untuk mengawasi Liona pun selalu mengikuti kemanapun dia pergi.


Siang ini kru film “Pernikahan Ketiga” telah merilis foto aktor dan aktris pemeran utama untuk promosi. Para penggemar pun kaget melihat penampilan Liona yang mempesona setelah foto-foto dan video singkat diunggah di internet. Para fans mengganggap Liona persis sama dengan penampilan Rosalind di novel aslinya.


Ting!


‘Sayang. Pengawal sudah membawakan makan siangmu. Temui dia sekarang di pintu masuk ya. Jangan telat makannya ya sayang. Cinta, Reynard’


Liona tersenyum membaca pesan masuk dari pria yang kemarin sudah resmi jadi kekasihnya. Dia pun bergegas ke pintu depan dan melihat seorang pria yang memegang paperbag, begitu melihat Liona datang pria itupun langsung menyerahkan paperbag berisi makan siang itu. “Terimakasih, ya.” ucapnya ramah. Pria itu hanya menjawab dengan menggangguk sopan lalu pergi.


Liona langsung duduk di kursi tepat di bawah pohon rindang dan membuka paperbag, matanya membulat saat melihat makanan yang dipesan Reynard untuknya, senyumnya tersungging lalu mengirimkan pesan balasan pada sang kekasih ‘Makasih ya makan siangnya, ini aku lagi makan.’ Liona mengirimkan selfie dia sedang menyuapkan makanan ke mulutnya. Reynard yang menerima pesan berisi foto Liona pun tersenyum, wajahnya ceria bak anak remaja yang sedang jatuh cinta.


Ring! Ring! Ponselnya berbunyi. Ada video call, siapa yang meneleponku pakai video call pula, Liona pun menjawab lalu muncul dua wajah bocah yang lagi tertawa.


“Halo mama.”


“Halo mama Liona.”

__ADS_1


“Hai….kalian sedang apa?”


“Kami baru makan siang. Mama sudah makan belum?” tanya Elvano.


“Baru saja mama selesai makan. Mama kirain siapa yang video call.”


“Feli rindu sama mama Liona. Cepat pulang ya,’ rayunya dengan wajah menggemaskan.


“Iya, sayang. Kalian sedang apa?” tanya Liona yang melihat banyak buku diatas meja dibelakang Felicia.


“Belajar, Ma. Sebentar lagi guru private Felicia datang jadi aku ikutan belajar.” jawab Elvano penuh semangat. Liona tersenyum, hatinya lega melihat anaknya bisa belajar bersama Felicia.


“Udah dulu ya, Mama Liona. Guru sudah datang….bye mama.”


“Hai Liona! Kesini cepat!”


“Selamat pagi sutradara Reiki.”


“Pagi. Ayo cepat kesini.”


Terlihat disana ada beberapa kotak besar yang bertumpuk. “Apa yang ada didalam kotak-kotak ini? Kenapa banyak sekali?” tanya Liona dengan penuh rasa ingin tahu.


“Aku yang harusnya bertanya padamu!” jawab Sutradara Reiki. “Apakah kamu tidak tahu jika semua barang-barang itu dikirimkan untukmu?”

__ADS_1


“Apa? Untukku?” Liona merasa sangat malu jika kotak-kotak itu memang diperuntukkan padanya. Tapi siapa yang mengirimkannya dan apa isi kotak-kotak itu? Liona tidak ingat jika dia ada membeli barang onlina dan mengirim ke lokasi syuting.  Ini benar-benar gila! Liona membungkuk dan memeriksa kotak-kotak itu, dan memang benar kotak itu memang dikirimkan untuknya. Apa Reynard yang mengirimnya? Ah….tidak mungkin Reynrad melakukan itu.


“Coba kamu periksa lagi.” ujar seorang kru.


“Mungkin kotak-kotak ini dikirim ke alamat yang salah. Kurirnya pasti sudah keliru mengirim paket.” kata Liona lagi.


“Mana mungkin keliru, itu jelas-jelas nama kamu ditulis disana dan ada nomor teleponmu juga. Kotak-kotak ini tadi diterima kru langsung di lokasi syuting. Bagaimana bisa keliru, ini pasti hadiah dari pengangum rahasiamu Liona. Apakah kamu sedang jatuh cinta ya?” goda Reiki tersenyum.


Wanita itu langsung merasa ketakutan mendengar ucapan sutradara karena dia langsung teringat pada isi kontraknya yang tertulis bahwa dia tidak boleh menjalin hubungan asmara atau dia akan membayar denda yang besar!


“Jangan bercanda, sutradra! Kamu membuatku jadi gugup dan takut.”


Perlahan tempat itu pun dipenuhi oleh aktor dan aktris yang melihat begitu banyak kotak dilantai itu. “Wah, hebat sekali kamu Liona. Banyak sekali hadiah yang dikirimkan oleh pengagummua, ayo cepat buka supaya kita bisa melihat apa isi kotak itu.”


“Iya, benar sekali Liona. Ayo buka agar kita bisa lihat isinya.”


Liona benar-benar kesal karena tidak menyangka harinya akan diisi dengan kejadian memalukan itu. Dia khawatir semua ini hanya salah paham dan dia akan mengembalikan semua arang-barang itu pada pengirimnya. Terlihat beberapa kru sedang berdiskusi, tiba-tiba terdengar suara teriakan seorang wanita yang nada suarany penuh permusuhan.


“Alaa….paling barang-barang itu sangat murahan dan memalukan makanya dia tidak berani buka. Membuka kotak-kotak itu didepan umum pasti sangat memalukan.” Aurora yang mengenakan pakaian modis dengan menonjolkan bentuk tubuhnya, dialah yang berteriak. Semua orang diam tak ada yang berani mengucapkan sepatah katapun. Liona yang memiliki wajah cantik dan seksi seperti Aurora namun Liona lebih berkelas dan elegan dan dia tak pernah pamer penampilan.  Aurora merasa tersaingi sejak kehadiran Liona, dia akan selalu mencari cara untuk mengejek, menghina ataupun menjatuhkan Liona didepan orang lain.


“Hahahaha….ada yang iri hati ya, mungkin karena tidak ada seorangpun yang mengejarnya karena citranya sangat buruk dikalangan artis. Jadi ngak heran saat orang lain menerima hadiah dia merasa iri dan tersaingi!” ucap Kiara. Wanita itu memecah keheningan di lokasi syuting. Kiara juga mengambil bagian di serial “Pernikahan Ketiga” sebagai pemeran Ibu dari Tuan Muda.


Kiara berada dalam naungan manajemen Wilfred Media, dan wanita itu adalah pilar stabilitas dan kekuatan dikalangan artis. Kiara menyukai Liona karena karakternya yang baik dan juga aktingnya yang sangat bagus. Mereka juga berada dalam satu naungan manajemen yang sama jadi Kiara beranggapan bahwa mereka harus saling mendukung apalagi Liona adalah juniornya.

__ADS_1


“Hahahha...paling-paling isi kotak itu hanya bir, anggur atau barang-barang murah. Dia kan aktris pendatang baru yang belum dikenal orang, mana mungkin ada orang kaya raya yang jadi pengagumnya, cih. Barang-barang murahan kayak gitu sih ngak pantas untuk dapat perhatianku.” kata Aurora lagi.


__ADS_2