CINTA DAN DENDAM LIONA

CINTA DAN DENDAM LIONA
BAB 74. AKU MAU MAMA LIONA!


__ADS_3

Tapi setelah dia mendengar putranya jatuh cinta dia pun berniat untuk menikahkan putranya dengan pilihan hatinya asal Reynard bahagia.


Davina pun menyewa detektif untuk mencari tahu tentang wanita itu tapi hasil penyelidikannya bagaikan tamparan keras diwajahnya. Liona adalah seorang ibu yang belum pernah menikah dan memiliki anak diluar nikah.


Liona juga bekerja sebagai aktris, mana mungkin wanita itu akan mendapat restunya? Bahkan Delvin mengatakan jika Reynard dan Felicia menyukai wanita itu. Davina pun ketakutan, makanya saat dia mendengar Reynard mengalami kecelakaan dan masuk rumah sakit, saat itulah dia menjemput Felicia ke sekolah untuk menjauhkannya dari Liona.


Karena dia mendengar dari orang sewaannya bahwa Reynard selalu membawa Liona dan putranya menginap dirumah mereka. Felicia pun lebih banyak menghabiskan waktu bersama Liona dan putranya.


“Nenek! Aku tidak mau wanita lain jadi mamaku! Hanya mama Liona saja yang boleh jadi mamaku! Kalau nenek mencari orang lain jadi mamaku, aku akan lari dari rumah dan hilang selamanya!” ujar Felicia melepaskan diri dari pelukan Davina. Matanya berkaca-kaca, dia merasa sangat sedih tiap kali ada orang yang menjelek-jelekkan Liona. “Nenek belum pernah bertemu mama dan tidak mengenalnya. Mama Liona yang menolong papa untuk sembuh dari sakitnya!”


Davina kembali kesal karena cucunya selalu saja membela wanita itu. Dia hanya diam dan tak menanggapi ucapan Felicia. Tapi gadis kecil itu tak mau berhenti menyakinkan neneknya, diapun berkata “Nenek yang bilang kalau kita tidak boleh menilai orang dari luarnya. Nenek juga bilang kita tidak boleh mengatai orang jahat karena orang lain bilang begitu. Kenapa nenek tidak masuk akal? Nenek lupa ucapan nenek sendiri.”


“Apa katamu? Kenapa kamu bisa bicara begitu, ha? Semua kulakukan demi kebaikanmu, kamu masih terlalu kecil dan tidak tahu apa-apa!” ucap Davina marah hingga tubuhnya bergetar saat bicara.


“Tidak! Nenek tidak lakukan itu untukku. Kalau nenek sayang sama Feli pasti nenek mengerti perasaanku dan tidak bikin aku sedih. Dari dulu Feli tidak punya mama dan kakak. Tapi sekarang aku sudah punya, tapi nenek tidak mau melihat aku bahagia. Nenek tidak sayang sama Feli lagi! Nenek egois! Nenek jahat!” teriak Felicia dengan suara kencang.

__ADS_1


Felicia pun menangis lalu berlari kelantai atas dan membanting pintu kamarnya dengan marah.


“Liona….Liona…..kau sungguh wanita luar biasa. Hebat sekali kau! Kau bisa membuat cucu kesayanganku membenciku dan menentangku. Sekarang cucuku bahkan berani membentakku seperti ini. Hebat sekali kau Liona, bahkan putraku pun tunduk padamu!” kata davina.


Abraham hanya menghela napas tak berdaya menghadapi situasi yang baru saja terjadi. “Istriku, kali ini aku harus mengatakan kalau kamulah yang salah. Felicia memang masih kecil dan mudah dibodohi tapi Reynard dan Delvin sudah dewasa. Jika Liona punya motif tertentu maka kedua putraku pasti sudah melihatnya. Reynard bukan orang yang bodoh dan gegabah apalagi ini  berhubungan dengan putrinya. Mereka berdua tidak sebodoh itu, sayangku kita harus percaya pada pilihan putra kita. Kali ini saja biarkan dia dengan keputusannya dan cobalah untuk menerima pilihannya, ini semua demi kebaikan keluarga kita.”


Pria paruh baya itu berusaha untuk menenangkan istrinya tapi usahanya sia-sia. Davina memukul tangan  suaminya yang memeluknya, “Pergi sana! Jangan sentuh aku! Kamu bicara hal-hal yang tidak kamu pahami, kamu dan putramu sama gilanya. Kalian hanya berpikir tentang nafsu kalian saja, semua pria memang seperti itu. Reynard terlalu terobsesi pada wanita itu karena kecantikannya. Delvin juga sama saja dan sejak kecil dia selalu menuruti kakaknya, dia bahkan tidak pernah mendengarkan kita. Saat Reynard jatuh cinta maka Delvin akan mendukung kakaknya. Aku sama sekali tidak mengerti dengan pikiran kalian para pria. Aku juga heran dengan Delvin kenapa dia tidak paham kenapa aku tidak menyukai wanita itu. Wanita itu tidak baik untuk Reynard! Kalian harus mengerti alasanku.”


‘Ya Tuhan! Kenapa istriku keras kepala sekali.’ pikir Abraham dalam hati. Dia tidak mau mengatakan apapun untuk membalas ucapan istrinya. Istrinya itu akan selalu bertahan dengan argumen bodohnya dan akan berusaha keras untuk mendapatkan apa yang dia ininkan,’ pikir Abraham. Pria tua itu berusaha menahan diri agar tidak terbawa emosi, lalu dia pun mencoba strategi lain untuk bicara dengan istrinya. “Coba katakan padaku, menurutmu apa yang harus kita lakukan sekarang?”


“Hal itu sulit untuk dilakukan. Kamu tahu itu bukan?”


“Kamu ini suamiku, jadi kamu harus membantu dan mendukungku mencari solusi untuk memisahkan mereka. Tapi apa yang kamu lakukan? Kamu selalu membantahku setiap kali aku bicara.” kata Davina kesal.


“Justru aku sedang membantumu. Jangan terlalu keras pada Reynard, kamu tahu bagaimana sifat putramu itu. Sejak kecil dia sudah mandiri dan setiap kali dia sudah mengambil keputusan maka tidak ada yang bisa mengubahnya! Apalagi sekarang saat usianya sudah tiga puluhan tahun dan sudah melalui begitu banyak masalah dalam hidupnya. Setelah sekian lama akhirnya dia jatuh cinta dan merasa bahagia tapi kamu malah memintanya untuk meninggalkan wanita itu. Apakah kamu pernah memikirkan bagaimana jika Reynard tidak pernah menemukan cinta lagi dimasa depan setelah berpisah dengan Liona. Bukankah situasinya akan semakin buruk? Apakah kamu lupa tentang penyakit insomnia yang dideritanya? Menurut dokter pribadi yang merawatnya selama ini, justru kehadiran Liona disisinya sangat membantu penyembuhan penyakitnya.”

__ADS_1


“Jika Reynard bisa jatuh cinta sekarang maka dia juga akan bisa jatuh cinta dimasa depan. Liona bukan satu-satunya wanita didunia ini yang bisa menarik perhatian putraku dan membuatnya jatuh cinta. Soal penyakit Reynard, pasti Liona merayunya dan menggunakan taktik karena dia tahu kelemahannya.” balas Davina dengan cepat. “Aku akan membantunya mencari wanita untuk dinikahi jika dia kesulitan mencarinya kelak.”


“Ya ampun Davina! Sudah berapa banyak wanita yang kamu atur untuk kencan buta dengannya selama ini. Lagipula dia sudah tidak muda lagi dan ini pertama kalinya dia jatuh cinta seumur hidupnya! Istri pertama adalah pilihan kita, mereka menikah karena perjodohan. Liona adalah cinta pertamanya! Apa kamu tega meminta Reynard melupakan cinta pertamanya? Dia mungkin harus menunggu tiga puluh tahun lagi untuk jatuh cinta pada wanita lain. Reynard bukan pria yang mudah jatuh cinta.”


“Suamiku kamu sungguh konyol!” Davina masih saja keras kepala dan menentang suaminya.


“Reynard berhak menentukan pilihan dan menjalani kehidupan yang dia inginkan. Demi Tuhan, berhentilah mengganggunya dan biarkan dia membuat keputusan atas hidupnya.”


“Tidak akan! Langkahi dulu mayatku sebelum mengijinkan seorang aktris menikahi putraku!” kata Davina marah. Sepanjang hari itu Davina terus saja mendebat suaminya. Hingga lupa kalau Felicia belum makan.


“Apakah Felicia masih mengurung diri dan tidak mau makan?” tanya Davina pada pelayan.


“Iya nyonya.” jawab pelayan yang baru saja kembali dari kamar Felicia sambil membawa nampan berisi makanan. “Nyonya besar, Felicia sudah mengurung dirinya didalam kamar seharian dan hanya makan bubur saat sarapan. Dia pasti merasa lapar sekarang.”


Mendengar ucapan pelayan itu membuat Davina mencemaskan cucunya.

__ADS_1


__ADS_2