CINTA DAN DENDAM LIONA

CINTA DAN DENDAM LIONA
BAB 35. AKU JUGA MENCINTAIMU


__ADS_3

Liona bukan wanita bodoh, dia sadar semua yang dilakukan dan diberikan oleh Reynard pasti ada maksudnya. Sejak kejadian Liona menyelamatkan Felicia dan secara langsung Reynard memintanya untuk jadi ibu bagi Felicia dan usaha pria itu yang tak menyerah terus mengejarnya, akhirnya membuat Liona menyerah karena perasaan yang tumbuh dalam hatinya yang tak mungkin dia ingkari.  Dia pun mulai jatuh cinta pada pria itu.


Setelah mengurai ciumannya, Reynard tersenyum sambil memegang dagu Liona “Maafkan aku.”


“Tidak apa-apa.” ujar Liona menatap mata Reynard. Pria itu mendaratkan satu kecupan lagi di bibir liona sebentar.


“Apakah kamu suka rumah ini?” tanya Reynard tersenyum.


“Iya. Aku sangat menyukainya. Tapi aku takut karena semuanya terlalu berlebihan dan aku merasa tak pantas. Kenapa kamu tidak berikan rumah yang lebih sederhana saja." Liona menghela napas panjang, bagaimanapun dia harus memperjelas hubungan mereka berdua. Dia berusaha mengumpulkan keberanian dan menatap mata Reynard.


“Aku hanyalah seorang wanita biasa dan hidupku juga biasa-biasa saja. Aku hanya ingin berhasil jadi artis di dunia hiburan dan menunjukkan kemampuanku pada semua orang. Aku ingin menghasilkan uang untuk membesarkan putraku. Setelah kontrak berakhir aku akan pensiun dan menjalani hidupku dengan tenang. Sebenarnya sulit bagiku untuk mengakui tapi aku adalah orang yang penakut, aku takut patah hati karena aku sudah pernah merasakan sakitnya. Aku hanya ingin hidup sederhana dan tenang. Apakah kamu mengerti Rey?” ucap Liona mengungkapkan ketakutannya.


Mendengar wanita itu memanggil namanya membuat Reynard tersenyum “Aku sangat mengerti ketakutanmu. Pasti kamu pikir aku mendekatimu hanya untuk bermain-main, mungkin kamu takut jika aku akan mendekati wanita lain, iyakan? Liona…saat aku menikahi ibunya Felicia itu karena perjodohan tanpa ada cinta, aku juga merasakan takut sepertimu karena aku juga merasakan sebuah pengkhianatan. Ibunya Felicia ingin melarikan kedua anakku dan membawanya jauh agar bisa dia gunakan sebagai alat untuk memerasku. Sejak kematiannya aku tidak pernah dekat dengan wanita manapun karena aku takut patah hati dan kecewa lagi. Felicia pun tak pernah menyukai semua perempuan yang jadi teman kencan butaku yang diatur oleh orangtuaku. Sampai hari itu tak sengaja Felicia bertemu denganmu di restoran. Untuk pertama kalinya dia menyukai seorang wanita dan langsung memanggilmu ‘mama.’ Awalnya aku memang sempat berpikir mungkin kamu sengaja mendekati Felicia, namun setelah aku menyelidiki kalau hari itu kamu baru kembali ketanah air, aku lega. Jujur, aku menyukaimu saat pertama kali kita bertemu.” kata Reynard bicara panjang lebar menyakinkan Liona akan perasaannya.


Liona menundukkan wajahnya tak berani menatap pria didepannya. Ingin dia mengatakan hal yang sama bahwa dia menyukai pria itu tapi dia merasa harus jaga gengsi supaya tak terlihat seperti wanita murahan. Jangan sampai Reynard tahu jika aku jatuh cinta padanya pada pandangan pertama waktu di restoran.


“Terimakasih sudah jujur padaku.” hanya itu yang mampu keluar dari mulutnya.


“Biar aku menjelaskan maksudku.” Reynard berdiri, tubuhnya tinggi kekar dan berotot. Dia membungkukkan badannya dan wajahnya tepat didekat wajah Liona sehingga mereka bisa melihat pori-pori wajah dan merasakan napas satu sama lain.

__ADS_1


“Reynard…..” ucap Liona lirih.


“Aku sangat menyukaimu Liona. Aku mencintaimu, aku sudah jatuh cinta padamu. Aku ingin kita bersama! Aku ingin kamu jadi ibu untuk Felicia dan ijinkan aku menjadi ayah untuk Elvano.”


Bang!


Liona merasa kepalanya meledak dan pikirannya kosong setelah mendengar pernyataan Reyard. Tunggu dulu! Apakah pria ini baru saja melamarku? Liona tercengang dan berusaha memproses semua perkataan Reynard.


“A—aku. Aku….” Liona mendadak gugup dan mampu mengucapkan kata yang ingin dia sampaikan.


“Aku takkan membiarkanmu menjalin hubungan dengan pria lain apalagi sampai menikahi pria lain. Aku mencintaimu Liona dan aku hanya menginginkanmu.”


“Aku….”


“Kenapa kamu memilihku? Diluar sana sangat banyak wanita yang lebih baik dariku.” tanya Liona “Kita baru saja mulai berhubungan selama lima belas hari. Apakah kamu melakukan semua ini karena Felicia menyukaiku?”


“Tidak...tidak….tidak. Felicia menyukaimu itu hal lain. Tidak ada hubungannya sama sekali. Aku sangat mencintaimu karena kamu adalah wanita yang berbeda. Aku menyukai kepribadianmu dan semua tentangmu.”


Liona sangat terkejut lalu menunjuk Reynard “Tapi, berita mengatakan kalau kamu menyukai sesama jenis. Apakah kamu mau menikahiku untuk menutupi kebenaran itu?”

__ADS_1


Ekspresi wajah Reynard langsung berubah “Bukankah kita sudah berciuman Liona? Apakah kamu merasa sesuatu yang berbeda saat aku menciummu? Atau kamu mau aku membuktikan orientasi seksualku padamu?” kata Reynard melepaskan dasinya dan membuka kancing kemejanya perlahan namun tangan Liona langsung menahan.


“Tidak perlu!” ujar Liona “Aku hanya melihat berita di TV dan majalah gosip juga kabar diluaran yang beredar. Kamu buktikan saja pada mereka bahwa semua itu tidak benar,”


“Cara membuktikannya ya denganmu!” seru Reynard namun Liona langsung berlari. Pria itu mengejarnya dan berhasil menangkap tangan Liona “Hei kenapa kamu lari!” katanya menyudutkan Liona ke dinding.


“Berpikirlah realistis Reynard. Aku hanya seorang artis pendatang baru sedangkan kamu seorang pria tampan yang kaya raya dan seorang CEO perusahaan terbesar. Aku tidak cantik dan tak punya apapun yang bisa kutawarkan padamu. Kenapa memilihku? Banyak wanita yang menginginkanmu diluar sana.”


“Bagaimana dengamu?”


“Aku? Maksudnya?”


“Apakah kamu juga salah satu dari gadis-gadis itu? Apakah kamu juga menginginkanku? Kamu juga ingin tidur denganku, iyakan?” Untuk pertama kalinya Liona melihat ketulusan dimata pria itu,  Reynard tersenyum tulus dan tatapannya juga tulus. Tenggorokan Liona kering menatap pesona pria didepannya itu. Tangan Reynard mengusap pipi Liona. Detak jantungnya kencang dan bunyinya bisa terdengar ‘Aduh pria ini membuatku kacau!


“Jangan malu Liona. Dari tatapanmu dan sikapmu, aku tahu kalau kamu juga menyukaiku. Ekspresi wajahmu menunjukkan semua yang perlu aku tahu. Katakanlah apa isi hatimu. Kamu ingin menyentuhku, bukan?” senyum Reynard terlihat nakal menggoda Liona yang merona malu.


“Oh, aku mohon diamlah!” ujarnya, dia sangat malu dan rasanya ingin menampar dirinya sendiri sekarang. Bagaimana mungkin dia menunjukkan ekspresi terpesona dan hasrat pada pria itu? Reynard mendekatkan wajahnya dan kembali mendaratkan ciuman lembut yang membuat Liona melayang dan memejamkan matanya menikmati sentuhan lembut bibir Reynard. Tangan Reynard menangkup wajah Liona dan menatapnya intens. “Katakanlah Liona, tak perlu kamu sembunyikan.”


“Ehem….a---aku….aku juga mencintaimu.”

__ADS_1


“Ha? Apa?”


“Aku mencintaimu” lalu Liona menutup wajahnya dengan kedua tangannya. Reynard tersenyum bahagia mendengar ucapan Liona.


__ADS_2