CINTA DAN DENDAM LIONA

CINTA DAN DENDAM LIONA
BAB 48. KEGALAUAN REYNARD


__ADS_3

“Saya akan bekerja dengan profesional dan tidak akan melanggar kontrak, bos.” kata Liona.  Kata-kata itu membuat Reynard tak suka. ‘Dia hanya peduli pada kontraknya.’ Liona melihat ekspresi Reynard berubah setelah dia mengungkapkan tentang komitmen dan profesionalitasnya pada pekerjaan, sontak wajah Reynard berubah datar dan dingin. Liona merasa frustasi.  Dia tidak bisa memprediksi jalan pikir Reynard, sikap lembut sebelumnya kini berubah drastis jadi dingin.  Liona hanya menundukkan wajah.  Karena mereka tinggal di komplek yang sama dan sudah resmi pacaran, Liona tak bisa menolak saat Reynard mengajaknya pulang.  Suasana didalam mobil pun tegang, tak ada  yang berusaha memecah keheningan.  Saat mobil berhenti didepan rumahnya, Liona dengan cepat keluar dari mobil dan berlari masuk rumah. 


Dia merasa sangat tegang karena merasakan tatapan Reynard pada dirinya yang tajam menusuk bagai duri.  Liona menarik napas dalam-dalam, lalu mengirimkan pesan pada Miko.  Tak menunggu lama, Miko merespon.  “Paman Reynard dan Paman Delvin adalah adik ayahku.  Jadi mereka berdua adalah pamanku. Mengerti?”


Liona tersedak membaca balasan pesan dari Miko.  “Tapi namamu kan Miko?” tanya Liona lagi.  Ponselnya berdering ada panggilan masuk dari Miko.  Suaranya terdengar kesal “Liona! Mengapa kamu tidak tahu apapun tentangku? Aku pacarmu loh. Aku memang memakai nama Miko sebagai aktor. Nama lengkapku Miko Altezza Wilfred.”


“Ada hubungan apa kamu dengan kedua pamanku?” tanya Miko namun tak mendapat respon dari Liona. Liona menyandarkan tubuhnya didinding, kebingungan dan tak tahu harus berkata apa. “Kenapa kau tiba-tiba menanyakan tentang keluargaku? Eh, Liona kau belum menjawab pertanyaanku, Bagaimana kau bisa kenal dengan pamanku? Apakah kau punya hubungan dengan Paman Reynard?


“Dia adalah bosku. Aku bekerja di Wilfred Media.” jawab Liona.


“Hanya sebatas kerja? Selebihnya?”


“Apa maksudmu?” tanya Liona kesal.


“Mungkin kalian ada hubungan, who know’s.” kata Miko.

__ADS_1


“Ya. Kau sudah dengar apa kata pamanmu. Aku adalah kekasihnya dan calon istrinya.”


“Lagipun aku sudah menandatangani kontrak dengan Wilfred Media.  Didalam kontrak tertulis bahwa aku tidak boleh berkencan dengan siapapun selama masa kontrak.  Jika aku melanggar salah satu dari isi perjanjian maka aku harus membayar denda sebesar seratus milyar rupiah!”


“Apa? Persyaratan gila macam apa itu? Tidak mungkin wilfred media memberikan kontrak semacam itu. Ini sudah abad ke duapuluh, semua orang bebas menentukan pilihannya.  Bagaimana mungkin melarang orang lain berkencan, kejam sekali!” kata Miko dengan nada marah.  Liona hanya terdiam, dia tak tahu harus berkata apa.  Ini juga salahnya sendiri yang menyetujui isi perjanjian itu.


Sialan! Kalau kamu mau teriak dan protes, teriakin saja tuh pamanmu yang bikin kontrak perjanjiannya.  “Miko! Aku peringatkan ya, jangan pernah ganggu aku lagi.  Kalau sampai bos besar salah paham dan berpikir bahwa kita punya hubungan ataupun aku jatuh cinta, aku akan diminta bayar denda seratus milyar.  Uang darimana? Dan aku akan menikah dengan Reynard!”


Miko tak merespon. 


Beda dengan Liona yang panik.  Reynard tampak muram dan wajahnya dingin.  Delvin yang memahami perasaan kakaknya, dengan hati-hati berbisik “Kak Reynard, jika kakak selalu memasang muka datar, aku yakin Liona akan ketakutan.  Aku saja adikmu yang mengenalmu dengan baik terkadang merasa takut melihat wajah datarmu.  Maaf, ya kak. Bukan maksudku mengkritik kakak.  Jika kakak ingin mengejar wanita itu, mulailah tersenyum dan pasang wajah manis. Kakak tampan, tidak sulit untuk mempesona seorang wanita. Kita harus memikirkan strategi yang tepat.” kata Delvin mencoba mencairkan suasana.


“Strategi tepat?” tanya Reynard sambil mengetukkan jarinya dikursi dan tenggelam dalam pikirannya sendiri.


“Liona adalah seorang single parent dan wanita yang menarik. Aku yakin banyak pria yang mengaguminya diluar sana.  Saat ini dia aktris pendatang baru, begitu dia terkenal yakinlah akan banyak pria yang mengejarnya dan melakukan apapun untuk memikatnya.  Kontrak perjanjian yang kakak buat itu tidak akan berpengaruh apa-apa nantinya. Itu tidak akan mencegah Liona untuk tidak terpikat pada pria lain.  Kakak mengerti kan maksudku?”

__ADS_1


Delvin menatap wajah kakaknya serius “Kakak harus bisa memenangkan hati Liona. Kita tidak bisa menunggu sampai dia berbalik pada kita, kak.”  Ekspresi reynard berubah muran.  Liona sudah menerima dirinya dan saat itu dia memberi Liona waktu untuk beradaptasi karena mungkin terlalu singkat pertemuan mereka.  Awalnya Reynard berpikir biarlah semuanya berjalan seperti air yang mengalir.  Biar mereka saling mengenal satu sama lain dan beradaptasi.  Sayangnya, Reynard sudah tidak bisa menunggu lebih lama lagi.  Dia ingin mengikat Liona secepatnya.


“Apakah menurutmu Miko yang mengirimkan perhiasan itu pada Liona?” tanya Reynard.


“Ya. Karena aku sempat lihat tulisan cakar ayamnya yang khas itu di kotak.”  Tulisan yang menyebalkan karena sulit dibaca.  Abraham Wilfred adalah ayah Reynard dan Delvin. Pria berusia tujuh puluh dua tahun itu memiliki tiga putra. Putra sulungnya bernama Harris Verino Wilfred dari istri pertama.  Istri pertamanya sudah meninggal dunia saat Harris berusia sepuluh tahun.  Dua tahun setelah kematian istrinya Abraham Wilfred menikahi Davina Pristy yaitu ibu dari Reynard dan Delvin.


Meskipun hubungan antara Reynard, Delvin dan Miko adalah paman dan keponakan tapi karena usia mereka tidak beda jauh dan mereka tumbuh bersama akhirnya mereka seperti saudara seumuran. Namun Reynard tidak berhubungan baik dengan Harris dan istrinya ataupun Seth.  Hanya dengan Miko saja mereka berhubungan baik.


“Bukankah Miko sedang ada syuting di Hongkong? Kenapa dia tiba-tiba kembali dan bergabung dengan kru film “Pernikahan Ketiga?”


Miko telah menandatangani kontrak dengan Wilfred Media namun Reynard tidak mengetahuinya.  “Sebentar kak, aku cari informasi dulu.” kata Delvin.


Dia meraih ponselnya dan menghubungi seseorang.  Betapa terkejutnya Delvin mendengar informasi yang diterimanya.  “Cepat katakan apa yang dikatakan asistennya?” tanya Reynard tak sabaran.


“Menurut asistennya Miko, dia mendengar kalau gadis yang dia sukai pulang ke Jakarta dan Miko bergegas menyelesaikan semua syuting yang tersisa dan kembali juga.”  Sudah pasti gadis yang dimaksud adalah Liona Sarabella Gantari.  Begitu banyaknya tawaran main film tapi Miko menolaknya dan bahkan menerima tawaran sebagai peran pendukung dalam film “Pernikahan Ketiga.”

__ADS_1


Delvin lebih memilih Reynard untuk mendapatkan Liona ketimbang Miko.  Karena Miko sama seperti Delvin “Playboy” yang memiliki antrean panjang mantan pacar.  Namun Reynard berbeda. Untuk pertama kalinya dia menyukai seorang wanita setelah kematian istrinya beberapa tahun lalu.  Delvin belum pernah melihat kakaknya seantusias ini, bahkan pada almarhum istrinya dulu juga tidak begitu. Delvin ingin menolong kakaknya untuk mendekati calon istrinya.  Dia ingin berada disisi sang kakak saat melangkah ke pelaminan.  Reynard membuka pintu mobil dan melangkahkan kakinya menuju ke Villa LeGardenia Nomor 2. “Kak! Kak Reynard, apa yang kakak lakukan?” teriak Delvin mengejar kakaknya.


__ADS_2