CINTA DAN DENDAM LIONA

CINTA DAN DENDAM LIONA
BAB 157.


__ADS_3

Liona mengangkat bahunya dan berkata, "Apa bedanya jika Reynard adalah orang biasa atau tidak? Aku tahu jika jauh didalam hatimu sebenarnya kamu tidak tahan membayangkan aku dan Reynard menjalin hubungan asmara, iyakan? Aku mengerti dan juga menghargai perasaanmu. Tidak mudah untuk melihat mantan pacar tiba-tiba menjadi istri pamanmu. Tapi kejujuran adalah kebijakan yang paling baik. Jika kamu memfitnah orang lain hanya untuk menghancurkan pernikahan mereka, maka kamu sangat egois. Benar tidak?"


Miko tercengang. 'Apa-apaan Liona ini? Apakah aku terlihat seperti seekor binatang yang mengerikan dimatanya?' bisiknya didalam hati. Dia merasa tidak senang dengan perkataan Liona barusan.


"Liona....."


Liona menghela napas panjang, "Sangat tidak mudah bagi pamanmu untuk bersikap sopan padamu. Meskipun orangtuamu pernah menyakitinya tapi Reynard tetap memperlakukanmu dengan baik dan penuh toleransi. Dia memilih untuk membalas kejahatan dengan kebaikan."


Miko merasa seperti baru saja disambar petir. 'Jadi Liona telah memutarbalikkan kata-kataku? Bukannya dia jadi merasa jijik dengan pamanku, ceritaku malah membuat Liona berpikir bahwa paman Reynard adalah seorang pahlawan yang baik hati.'


Miko masih belum mau menyerah begitu mudahnya, dia mencoba untuk memberikan alasan lain. "Liona..."


"Aku sudah tahu! Aku sudah tahu segala-galanya! Jadi kamu tidak perlu mengatakan apapun lagi padaku."


Miko benar-benar tidak bisa berkata-kata lagi. 'Sialan! Apa yang dia tahu?'


"Aduh! Situasi ini sungguh tidak mudah bagi Reynard. Apakah kamu pernah mendengar peribahasa yang mengatakan, 'Cintai aku, cintai anjingku?' Hal yang sama juga berlaku dengan kebencian! Tetapi Reynard berusaha keras untuk melangkah kedepan dan melupakan semua kemarahannya." ujar Miko.


"Dia tidak hanya menjadi tetangga yang baik, tetapi dia juga memberimu kontrak impian banyak orang. Reynard sudah memperlakuanmu sangat baik, Tapi kamu malah....."


Liona menoleh padanya dan menarik napas dalam-dapam, "Aku tidak bermaksud untuk menyalahkan dirimu. Tetapi kamu juga tidak boleh melupakan hati nuranimu. Tanpa disangka-sangka Reynard telah memperlakukanmu dengan sangat baik. Jika kamu tidak bisa membalas kebaikannya setidaknya kamu jangan mengatakan hal buruk tentangnya di belakangnya."


Miko tidak pernah menyangka jika Liona kan menarik kesimpulan yang tidak logis seperti itu. Otot-otot diwajah pria itu langsung berkedut. Dia menghabiskan banyak waktu untuk memilih perkataannya dengan susah payah. Tampaknya Liona telah salah paham. Reynard terlihat seperti seorang pria sejati dan dia malah jatuh kedalam perangkapnya.

__ADS_1


"Liona....." Miko masih lagi berusaha menjelaskan tapi dia malah dipotong dengan kasar oleh Liona.


"Kamu tidak perlu khawatir. Aku tidak akan mengatakan tentang pembicaraan kita hari ini pada Reynard." ujar Liona dengan nada dingin sehingga membuat Miko langsung terperanjat.


'Brengsek! Bukan itu yang aku maksud.' umpat Miko dalam hati.


"Liona! Dengarkan aku dulu!" pada saat bersamaan, Reiki berteriak dari jauh memanggil mereka.


"Miko! Liona! Ayo kemarilah. Syuting akan segera dimulai!"


"Aku datang!" Liona segera melompat dari kursinya lalu mengambil naskah dan berlari kelokasi syuting. Miko tidak punya pilhan lain selain mengikutinya.


Pengambilan gambar dimulai dan berjalan dengan lancar.Sutradara Reiki merasa sangat puas dengan hasil syuting hari ini. Penampilan Liona sangat bagus dan hampir saja dia lupa menghentikan syuting karena larut dalam alur cerita dan peran Liona yang menakjubkan.


"Baiklah." jawab Liona singkat lalu menyambar botol air minum dingin dan meneguknya. Tak lama kemudian mereka melanjutkan untuk syuting adegan berikutnya.


Dalam melakukan pekerjaannya, Liona selalu maksimal dan bersikap profesional. Itulah sebabnya dia selalu bisa memerankan lakon dengan baik. Dia bahkan tidak terpengaruh sama sekali dengan perbincangannya dengan Miko.


Seolah-olah mereka tidak pernah membicarakan apapun. Hal itu juga yang membuat Miko bertanya-tanya didalam hatinya. Reaksi Liona yang dingin padanya membuat sudut hatinya merasa tidak senang.


Saat mereka melakukan adegan bersama-sama, Liona bersikap seolah dia tidak mengenal Miko diluar dari syuting. Namun dia sangat mendalami setiap perannya dengan baik tanpa memperlihatkan perasaan hatinya yang sebenarnya.


Tanpa Miko ketahui jika didalam hatinya, Liona sangat kesal dan tidak menyukai Miko. Semua yang dikatakan Miko membuatnya tidak senang pada pria itu. Mungkin dia memang belum paham betul tentang perasaannya pada Reynard dan tidak pernah berpikir akan menikahi pria itu. Tapi jika ada orang lain yang bebricara buruk tentang Reynard, Liona pun merasa tidak senang dan membuatnya ingin membela Reynard.

__ADS_1


Liona tampak serius saat adegan dimana dia harus menangis dan meratap. Ekspresinya membuat semua orang terpana, bagaimana bisa dengan mudahnya dia mengeluarkan airmata dan meratap seolah-olah dia baru saja kehilangan seseorang atau sesuatu yang penting didalam hidupnya?


Saat sutradara hanyut dalam lamunannya mengikuti lakonan Liona, asistennya menepuk pundaknya mengingatkan untuk menghentikan syuting. Pengambilan gambar sudah selesai, dan lagi-lagi sutradara Reiki terpesona dengan peran Liona.


Semua anggota kru sangat tersentuh oleh adegan itu sehingga mereka meneteskan airmata. "Ya ampun! Liona memainkan perannya sangat baik! Aku sampai meneteskan airmata dibuatnya."


"Benar sekali, aku merasa sedang melihat sebuah adegan nyata. Lakonannya sangat alami dan dia membuat semua orang hanyut dalam cerita yang dibawakannya." seru kru yang lain


Mendengar kata-kata dari anggota kru membuat Liona senang. Dia memejamkan mata dan beristirahat dibawah pohon untuk sementara waktu sedangkan orang-orang lainnya sedang sibuk mengobrol.


"Liona....." panggil Miko sambil membukakan tuutp botol air mineral dan menatap Liona dengan penuh perhatian. "Apakah kamu baik-baik saja?"


Liona meneguk air minum itu dalam keadaan linglung. Setelah beberapa menit berlalu, dia menjadi tenang dan perlahan menghembuskan napasnya. "Kelihatannya aku sangat terpengaruh dengan adegan drama itu." ujarnya.


Miko memutar bola matanya. Aktor dan aktris yang baik pasti mengerahkan seluruh hati dan jiwa mereka kedalam peran ketika mereka tampil. Seperti yang dilakukan Liona dalam adegan hari ini. Liona menjadi satu dengan karakter yang dia perankan.


Pertunjukan khusus semacam ini akan membebani pikirannya. Karena Liona menjadi satu dengan peran yang dimainkannya. Maka dia akan membutuhkan waktu cukup lama untuk menstabilkan emosinya.


Banyak aktris yang berdedikasi memutuskan untuk mengambil cuti panjang setelah berakting dalam drama TV atau film yang menuntut banyak emosi. Libur panjang itu bertujuan untuk melepaskan diri dari beban emosional yang dibawakan oleh peran yang dia mainkan.


Banyak aktris sangat terpengaruh dengan peran yang mereka mainkan dan hal ini sampai mempengaruhi kehidupan pribadi mereka. Misalnya, jika mereka berperan sebagai pasangan dalam drama atau film tersebut. Maka mereka akan sangat berkomitmen sehingga mereka juga menjalin hubungan romantis diluar layar.


Tidak bisa lagi dihindari, jika pada akhirnya mereka menjadi pasangan dikehidupan nyata. Anehnya beberapa orang aktris atau aktor tidak dapat menghilangkan hubungan emosional mereka dengan karakter dan selalu berakhir dengan depresi berat.

__ADS_1


Secara keseluruhan, menjadi seorang seniman juga memiliki resiko yang cukup berat. Jika tidak bisa mengendalikan diri maka aktris atau aktor itu malah bisa menghancurkan kehidupan pribadi mereka sendiri.


__ADS_2