
‘Pria simpanan?’ tatapan Liona berubah menjadi ngeri. ‘Ya Tuhan! Beraninya dia menyebut Reynard sebagai pria simpanan.’ saat itu juga Liona menatap wajah Reynard yang sedingin es. Sedangkan Adam dan Hesti tidak menyadari bahwa mereka sedang dalam masalah besar sekarang.
Masih belum menyadari kesalahannya. “Ya, beberapa hari lalu Hesti memberitahuku kalau kau bergabung dengan dunia hiburan. Kau tidak memiliki uang dan kekuasaan, jadi kau telah tidur dengan banyak pria untuk mendapatkan peran kecilmu di serial tv itu, iyakan?”
“Baiklah. Dengar baik-baik! Aku punya penawaran untukmu, mulai sekarang kau bisa melayani semua rekan bisnisku dan jangan khawatir aku akan membayarmu dengan mahal dan….”
BRUUUKKKK!
Sebelum Adam menyelesaikan kata-katanya, Reynard menendang pria paruh baya itu begitu keras sehingga dia terbang kesamping bahkan sebelum menyadari apa yang terjadi padanya.
Adam berusaha untuk mengurangi dampak dari tendangan Reynard, tapi dia menabrak tiang pilar yang ada disamping. Tubuhnya membentur keras sehingga menimbulkan suara seperti tulang retak. Adam ambruk ke lantai sambil mengerang kesakitan. Hesti langsung menjerit histeris melihat keadaa suaminya. Sontak pelayan yang mendengar keributan itupun berlari menuju ruang tamu depan tapi mereka tidak berani mendekat dan hanya menatap dari jauh.
“Adam! Suamiku sayang! Apakah kau tidak apa-apa? Ayo bicaralah padaku.” Hesti bergegas menghampiri suaminya dan mencoba membantunya berdiri.
“Lepaskan! Jangan sentuh aku sekarang. Rasanya sakit sekali, sepertinya ada tulangku yang patah. Aduh….punggungku. Punggungku sakit sekali.” teriak Adam pada istrinya. Hesti berbalik menatap tajam pada Reynard dan dengan agresif dia berteriak. “Dasar bodoh! Kau tidak akan lolos dengan mudah! Gigolo murahan!”
Reynard tampak seperti tidak mendengarkan perkataan wanita gila itu, raut wajahnya tampak menakutkan. Selama ini tidak ada orang atau sesuatu yang bisa membuatnya semarah hari ini. Selama bertahun-tahun, dia telah mendengar setiap penghinaan yang mungkin dilontarkan orang padanya tetapi ketika dia mendengar kata-kata vulgar yang digunakan Adam untuk berbicara pada Liona, dia langsung emosi.
__ADS_1
Adam dan Hesti terkejut, bagaimana bisa seorang gigolo sewaan itu bisa memiliki pelayan seperti itu. Mereka melihat deretan pelayan berseragam yang berdiri melihat kekacauan. Dalam pikiran mereka, Liona ini hebat juga bisa mempunyai rumah semewah itu dan memiliki banyak pelayan dan membayar pria sewaan sehebat itu. Tak lama empat orang penjaga bertubuh kekar berotot memasuki rumah.
“Selamat malam Tuan Wilfred!” sapa mereka serempak.
‘Tuan Wilfred’ apa maksud penjaga ini memanggil pria itu dengan sebutan itu? Apa jangan-jangan pria ini adalah Tuan Besar Wilfred? Kedua orang itu mulai berpikir setelah mendengar penjaga memanggil Reynard.
“A—apa maksudnya Tuan Wilfred?” tanya Hesti terbata-bata.
“Kalian sudah membuat keributan dirumah Tuan Wilfred!” ujar penjaga itu.
Reynard tersenyum sinis dan mencibir. “Apa kalian pikir saya ini siapa? Tidak mengenali wajahku, ha?” ujar Reynard dengan wajah menakutkan. “Liona mengijinkan kalian masuk kerumah ini karena masih menghargai kalian! Tapi seenaknya kalian membuat onar disini dan memanggil Liona dengan kata-kata kasar? Apa kalian ini bodoh? Liona adalah tunanganku dan calon istriku!” teriak Reynard marah.
‘Dasar manusia-manusia bodoh! Liona berusaha menahan diri agar tidak tertawa terbahak-bahak. Dia merasa geli melihat kebodohan Adam, pria ini sedang menggali kuburannya sendiri. Sudah jelas tadi penjaga memanggil Tuan Wilfred dan Reynard pun sudah mengenalkan dirinya tapi sepertinya mereka tidak percaya dan mengira Reynard pura-pura.
Ini adalah pertama kalinya dia melihat seseorang yang berbicara dengan Reynard dengan nada merendahkan seperti itu. Adam mengira dirinya sangat berani, tetapi Liona tahu ini adalah hal terbodoh yang pernah mereka lakukan.
“Namamu Adam, bukan?” Reynard bertanya sambil melihat pria paruh baya yang sedang berdiri didepannya sambil memandangnya dari ujung kaki sampai ujung rambut.
__ADS_1
“Ya benar sekali! Namaku Adam, aku pemilik sebuah pabrik garman, ‘Vena Clothing’. Mungkin kau pernah dengar nama itu. Seperti nama Vena Obelia, artis terkenal itu. Vena adalah putriku. Jika kau berani menyentuh kami lagi maka Vena-ku akan segera menghancurkanmu.”
“Vena Clothing? Vena Obelia?” Reynard mengangguk singkat. “Nama itu terdengar tak asing.
Adam bingung melihat ekspresi diwajah Reynard.
‘Kenapa pria ini tidak takut sama sekali? Bukankah dia hanya mengaku-aku memiliki nama Wilfred? Dia terlihat seperti akan mencari kesempatan untuk membalas dendan dimasa depan. Tubuh Adam langsung gemetar ketika ide itu melintas dibenaknya.
“A—apa….apa yang kau inginkan sekarang? Biarkan kami pergi atau aku akan segera memanggil polisi. Aku akan membuatmu ditangkap dan masuk penjara.”
Tubuh Hesti gemetar ketakutan setelah menyaksikan pria itu terlihat mengerikan dan seperti bukan seseorang yang bisa diprovokasi. Hesti berpikir jika Reynard pasti akan dengan mudah memukuli dirinya dan Adam sampai babak belur. Dia pun segera mundur bebrapa langkah. “Ka—kamu….segera menajuh dariku! Perkataan suamiku tidak main-main. Kami akan memanggil polisi untuk menangkapmu.”
Reynard menatap dua orang badut didepannya, rasa jijik tergambar jelas diwajah tampan pria itu. Mereka bahkan tak pantas untuk mendapatkan perhatiannya. Dua makhluk busuk yang sangat menyedihkan. Tapi bagaimanapun mereka adalah orangtua angkat Liona yang sudah merawatnya sejak kecil. Bagaimana cara kedua orangtua itu memperlakukan kedua putrinya yang beda karakter? Bagaimana kehidupan Liona sejak kecil bersama orang-orang busuk itu. Liona yang baik hati dan cantik, sungguh diluar pemahaman Reynard.
Pria paruh baya itu mulai mengamati penampilan Reynard dengan seksama, mulai dari pakaian yang dikenakan hingga aura kekuasaan yang memancar kuat dari tubuhnya. Jantung Adam berdegup kencang. ‘Apakah dia benar-benar Reynard Wilfred? Pria kaya dan paling berkuasa? Bagaimana Liona memanggilnya barusan? Reynard?’
Adam merasa nama itu sangat akrab sejak dia mendengarnya tadi tapi entah kenapa dia tidak bisa mengingat identitas Reynard. Melihat pria itu bersama Liona, adam pun dia telah membuat masalah dengan orang yang tidak seharusnya. Dia juga takut membayangkan pria itu akan membalas dendam pada mereka untuk Liona. Jadi dia memutuskan untuk bertindak sebelum semuanya terlambat. “Hei kau!”
__ADS_1
Adam berteriak pada Reynard. “Jangan biarkan Liona menipumu. Dia bukanlah wanita polos seperti kelihatannya. Apakah kau tahu tentang masa laluny?”
Punggung Liona tiba-tiba menegang mendengar perkataan Adam. Dia tidak menyangka pria itu akan melakukan trik kotor seperti itu. Liona sudah tidak tahan lagi lalu dia melangkah mendekati ayah angkatnya lalu mulai meninju dan menendang Adam.