
“Menurut sumber yang terpercaya, aktris pendatang baru Liona Sarabella Gantari telah menyerang Aurora didepan seluruh kru film saat syuting sedang berlangsung. Peran pendukung dalam serial TV Pernikahan Ketiga ini mendapatkan peran sebagai Rosalind yang merupakan debut pertamanya didunia hiburan. Aktris Aurora telah terjun didunia hiburan selama lima tahun dan membintangi banyak film dan acara tv terkemuka. Aurora adalah korban kekejaman dari Liona.”
Ekspresi Liona berubah dingin dan marah setelah membaca artikel itu yang juga mencantumkan video yang menampilkan saat dia menampar Aurora sebanyak delapan kali. Liona ingat adegan itu, saat itu sutradara Reiki memintanya untuk bertukar peran dengan Aurora.
Karena video itu diambil dari sudut yang tepat dan wajah Liona terlihat sangat jelas maka terlihat seolah-olah Liona adalah sosok yang kejam. Didalam video itu nampak Aurora meringkuk sambil menutupi wajah dengan kedua tangannya dengan ekspresi ketakutan sambil menangis. Dalam video itu terlihat seakan Liona telah menindas Aurora padahal bukan itu yang terjadi.
Liona langsung merasa lemas dan menjatuhkan wajahnya ke meja. Sutradara Reiki adalah seorang sutradara terkenal, ditambah lagi dengan kehadiran Miko yang ikut berperan dalam serial TV itu membuat serial TV itu selalu menjadi sorotan. Dengan munculnya artikel itu hanya dalam beberapa menit saja ribuan komentar membanjiri artikel. Semua komentar menyudutkan Liona dan mengecam dengan keras seakan dia adalah orang yang mengerikan.
“Aktris pendatang baru tapi sudah berani berbuat keji!”
“Liona….kamu bukan siapa-siapa. Mentang-mentang cantik kamu pikir bisa seenaknya?”
“Hei Liona! Jangan mimpi kamu bisa jadi terkenal dengan cara busuk!”
“Dasar aktris tak tahu malu! Beraninya kau menyakiti Aurora kami!”
“Alaaa….dia berani berbuat keji karena ada orang hebat dibelakangnya.”
“Benar---benar…..pasti dia itu hanya mengandalkan orang yang membantu dibelakangnya.”
“Pasti Liona itu simpanan orang kaya. Wajar sih dia bukan aktris pertama yang jadi simpanan.”
__ADS_1
Liona terus membaca komentar-komentar sadis dan tak senonoh tentang dirinya.
“Bukankah dia punya anak diluar nikah ya. Pantas saja kelakuannya begitu.”
“Liona itu memang wanita simpanan! Sangat memalukan, baru jadi aktris tapi sudah bertingkah.”
Semakin banyak komentar yang tidak senonoh menghinanya.
“Jangan baca sampah itu!” kata Reynard dengan wajah penuh kemarahan. Dia menutup mata Liona dengan kedua tangannya dan mengeram perlahan “Orang-orang itu memnag sampah.Pikiran dan mulut mereka kotor! Tak usah kamu pedulikan mereka.”
Liona marah karena dirinya merasa dirugikan dengan pemberitaan itu. Dia difitnah dan nama baiknya tercoreng dan yang tidak bisa dia terima adalah saat ornag-orang berkomentar sadis tentang anaknya. Kalau mereka membencinya cukup menghinanya saja, kenapa harus membawa-bawa anaknya yang tidak bersalah?
“Ada apa denganmu? Kenapa tertawa seperti itu?” tanya Reynard heran, baru saja Liona sedih dan menangis tapi sekarang malah tertawa.
“Bukankah lebih baik aku tertawa daripada menangis?” Liona mengedikkan bahunya. “Aku bukan anak kecil, aku tahu betapa kejamnya dunia entertainment dan betapa tidak adilnya orang-orang diluar sana. Aku tidak menangis hanya karena komentar bodoh netizen. Aku sudah siap mental saat memutuskan menjadi aktris. Kamu tidak perlu khawatir.”
“Menurutmu siapa yang menggunggah video itu?”
“Siapa lagi kalau bukan dia?” Liona mencibir sambil menunjuk Aurora di layar laptopnya. “Hanya ada dua orang yang tidak menyukaiku di lokasi syuting. Vena dan Aurora, tapi aku punya rahasia besar Vena ditanganku jadi dia tidak akan berani bertindak bodoh seperti ini. Hanya Aurora yang tersisa dan dalam video itu jelas menampilkan hanya aku dan Aurora.”
Sejak Liona bergabung dalam serial TV itu, Aurora selalu saja mencari masalah dan menyusahkannya. Dia ingat ucapan Kiara bahwa Aurora lah kandidat yang seharusnya mendapatkan peran Rosalind yang diperankan oleh Liona. Bahkan Kiara mengatakan jika Sutradara Reiki sudah menyiapkan peran itu untuk Aurora hingga hari kemunculan Liona yang tampil jauh lebih baik saat audisi. Itulah alasan kenapa Aurora selalu menyulitkannya.
__ADS_1
Liona meraih ponselnya dan membuka sosial media. Dia melihat Aurora memposting foto nya mengenakan kostum dengan wajah merah dan bengkak dengan caption yang menyebutkan nama Liona seolah-olah Liona sudah sering menganiaya Aurora. Komentar-komentar yang muncul pun semakin tidak terkendali. Diapun menutup matanya, sudah cukup membaca komentar para netizen yang tak punya hati.
Pada saat bersamaan tim produksi baru merilis foto para pemain serial TV Pernikahan Ketiga. Semua pemain memakai kostum lengkap dan foto-foto itu langsung viral. Para penggemar langsung menyerbu laman sosial media tim produksi. Hiro yang sebelumnya sudah membuat halaman sosial media untuk Liona bertujuan untuk merilis selfie dan aktivitasnya, akun itu memiliki ribuan pengikut.
Liona jadi bingung karena ponselnya terus berdering tanpa henti. Dia mengambil ponselnya kembali lalu memeriksa notifikasi yang masuk. Dia menerima pesan yang tak terhitung jumlahnya dan semua berisi ujaran kebencian. Tapi Liona tetap tenang dan meletakkan ponselnya kembali diatas nakas. Dia takkan membiarkan hal itu mengganggunya.
Tapi semakin lama keadaan semakin memburuk karena Vena bereaksi atas artiket itu. Vena memposting kembali artikel itu dengan menambahkan kata, “Berhetinlah wanita ******.”
Postingan Vena langsung mendapat respon yang lebih banyak lagi. Tak lama kemudian postingan Vena hilang dan itu membuat orang-orang semakin beringas karena mengira kalau Vena telah ditekan dan dipaksa seseorang untuk menghapus postingannya.
“Sayang, jangan terlalu dipikirkan. Lebih baik tenangkan dirimu. Bagian humas akan menangani ini secepatnya. Sebaiknya kamu tidak kemana-mana untuk sementara waktu. Hindari wartawan dan jangan ucapkan sepatah katapun pada mereka. Abaikan saja semua!” ujar Reynard.
“Baiklah.”
Liona menjadi lebih tenang dan tak khawatir lagi karena dia memiliki kontrak dengan Wilfred Media dan hal ini pasti akan ditangani dengan cepat. Manajemennya tidak akan membiarkan aktris mereka difitnah.
Tak lama, ponselnya berdering ada panggilan dari Sutradara Reiki. “Halo Liona! Jangan datang syuting untuk sementara. Disini situasia tidak kondusif, para wartawan mengelilingi lokasi syuting. Tim produksi akan segera menanganiomong kosong ini! Kamu tenangkan dirimu dirumah.”
“Terimakasih banyak.” ucapnya dengan rasa haru.
“Tidak apa-apa. Sudah jadi tanggung jawabku. Kami semua tahu bahwa kamu tidak bersalah. Salah satu kru disini yang harus bersalah dan harus bertanggung jawab atas kekacauannya yang dibuatnya. Aku sudah memeriksa video itu, itu diambil oleh salah satu kamera dilokasi syuting. Aku akan menyelidiki hal ini dan mencari tahu siapa anggota kru yang merilis video itu. Aku pastikan siapapun yang terlibat dalam omong kosong ini akan mendapat hukuman. Tim produksi akan membantumu menangani masalah ini. Aku akan menghubungimu lagi nanti.” kata Reiki menutup telepon.
__ADS_1