CINTA DAN DENDAM LIONA

CINTA DAN DENDAM LIONA
BAB 60. MANUSIA BERMUKA DUA


__ADS_3

Apakah mereka pikir aku mudah tertipu? Betapa konyolnya dia, seingatnya ayah angkatnya tak pernah menjadi pria yang baik untuknya setelah kelahiran Vena putri kandung mereka. Liona hanya anak angkat dikeluarga itu karena setelah bertahun-tahun menikah mereka belum dikarunia anak, setelah Vena lahir semuanya berubah. Liona tidak dianggap sama sekali dan diperlakukan kasar dan kejam hanya karena dia seorang anak angkat. Tapi…..sekarang Vena mengatakan bahwa Adam Gantari senang mendengar bahwa Liona masih hidup dan bahkan dia ingin Liona pulang! Rumah? Apakah aku tidak salah mendengarnya?


Itu adalah rumah Vena bukan miliknya!


“Liona...”


“Diam! Tutup mulutmu!”


Seth langsung berdiri didepan Vena yang menangis karena dibentak Liona, dia mencoba menenangkannya lalu memelototi Liona dan berkata “Kau semakin tidak punya perasaan dibandingkan empat tahun lalu! Vena mengganggapmu dan memperlakukanmu seperti saudara perempuannya sendiri dan selalu mengkhawatirkanmu setiap saat sejak kau dinyatakan meninggal dunia. Mengapa kau tidak tahu berterima kasih?Sadarlah!”


Liona benar-benar tidak habis pikir mendengar ucapan Seth, jelas sekali kedua manusia itu memang licik dan jahat. Mereka lupa bahwa mereka berdua yang sudah mencelakai Liona empat tahun lalu. Merasa malas untuk memberi tanggapan apapun, Liona berjalan melewati keduanya sambil mendengus.


“Berhenti! Mau kemana kau? Kita perlu bicara!” teriak Seth.


Liona menguap malas dan menjawab asal-asalan “Aku sudah bekerja sepanjang malam dan sangat lelah, aku tidak ingin bicara dengan siapapun sekarang! Apakah kau benar-benar berpikir bahwa berbicara denganku sekarang adalah ide yang baik?”


“YA!”


“Aku tidak punya waktu untuk bicara dengan kalian!”


Mendengar itu, Seth berjalan kearahnya dan menghadangnya “Kita perlu bicara hari ini! Sekarang!”


“Liona mencibir sambil mengangkat alisnya “Seth! Apakah kau pikir aku masih bodoh dan akan mendengarkan semua yang kau katakan? Apa kau berpikir meskipun kau menduakanku dan terus menerus menyakitiku, aku akan masih tetap mencintaimu setelah empat tahun?”

__ADS_1


Seth membuka mulutnya dan tampak seperti ingin mengatakan sesuatu tetapi akhirnya dia tidak bisa mengatakan apa-apa. Alisnya berkerut, Liona melanjutkan “Atau, apa mungkin kau berpikir bahwa aku kembali ke kota ini demi dirimu dan sengaja bergabung dengan film “Pernikahan Ketiga” untuk mendekatimu lagi? Kau pikir aku ingin kembali bersamamu lagi, kan? Tapi maaf…..aku sudah punya kekasih dan kurasa kau tahu siapa orang itu.”


Rasa malu terukir di wajah Seth dan dia terlihat sangat gugup.


“Oh no! Apa? Serius? Benarkah? Ha….jadi benar dugaanku kau benar-benar berpikir seperti itu? Astaga! Padahal aku hanya asal bicara. Seth…...aku pikir sudah waktunya kau sadar jangan kegeeran! Kau tahu, setiap kali aku ingat bahwa aku pernah jatuh cinta padamu membuatku ingin mencongkel mataku, aku benar-benar tidak tahu apa yang kulihat dalam dirimu saat itu!”


Dari dalam sembuah mobil sport mewah, Reynard memperhatikan kedua orang itu. Dia enggan mencampuri urusan mereka karena Seth adalah keponakannya. Reynard menunggu saat yang tepat untuk mendekati Liona jika dia terdesak, dia dengan sabar mendengarkan pertengkaran mulut mereka tanpa ketiganya menyadari.


“Liona! Cukup! Hentikan!” teriak Seth marah dan malu karena Liona tahu isi kepalanya.


“Mengapa Seth?” dia memiringkan kepalanya sambil mendonggakkan kepalanya sedikit “Apakah kau malu? Yang benar saja! Tunggu! Aku belum selesai, sampai mana tadi? Oh ya benar! Dalam beberapa tahun terakhir, setiap kali aku memikirkanmu aku tidak bisa berpikir bahwa aku benar-benar buta! Tapi pepatah kuno itu benar ‘cinta itu buta’, setiap gadis pasti akan bertemu satu atau dua sampah ketika mereka masih muda dan bodoh. Aku bernasib buruk karena kebetulan bertemu denganmu, bajingan yang paling rendah diantara semua bajingan!” Liona berteriak.


Seth sangat marah, mukanya memerah. Selama hidupnya dia tak pernah dipermalukan seperti ini. Pria itu mengambil napas dalam-dalam untuk menenangkan dirinya dan berkata dengan tenang “Liona, kita tidak bertemu selama empat tahun terakhir. Sejak kapan mulutmu menjadi begitu tajam?”


Karena Vena Odelia adalah bintang TV terkenal, beberapa orang meliriknya dan membalikkan badan untuk menatapnya. Melihat itu, Seth dengan cepat menyerahkan tas Vena padanya dan mengecup kepalanya lembut “Vena, pergilah ke mobil duluan.”


“Tapi Seth….”


“Tenang saja. Tidak apa-apa. Aku akan mnanganinya, kau tidak perlu khawatir.”


Bagaimana Vena tidak khawatir! Sekarang Liona telah berubah menjadi orang yang sangat berbeda dan Vena tidak dapat menebak apa yang dipikirkan wanita ini lagi. Meskipun dia mengatakan tidak peduli lagi pada Seth, Vena tidak bisa tidak curiga. Bisa saja Liona masih mencintai Seth dan mungkin juga Seth jatuh cinta lagi atau masih mencintai Liona. Seth adalah pria yang luar biasa dan Liona adalah wanita cantik dan memiliki banyak pesona sekarang. Vena tetap waspada kalau-kalau Liona mencoba sesuatu, meskipun seluruh dunia sudah tahu jika Liona adalah kekasih Reynard Wilfred.


“Seth, aku hanya mengkhawatirkanmu….”

__ADS_1


“Dasar gadis bodoh, apa yang harus kau khawatirkan hmm?” Seth mengusap rambutnya dengan lembut “Ayo cepat, jika orang-orang melihat dan mengenalimu akan sulit untuk meninggalkan area ini. Kau akan dikerumuni orang-orang. Aku akan membereskan semua ini dengan Liona dulu dan kemudian aku akan menyusulmu, oke?”


Hembusan napas lega keluar dari mulutnya. Vena menggangguk “Baiklah kalau begitu,”


Liona menyaksikan pasangan yang bertingkah mesra itu dengan jijik. Dia menyadari betapa sempurnanya mereka untuk satu sama lain. Yang satu manusia sampah  yang hina, sementara yang satunya lagi adalah penyihir jahat yang berpura-pura baik dan penuh kasih. Bajingan dan wanita j*lang bermuka dua! Betapa cocoknya mereka! Seth menatap Vena berjalan menjauh kemudian Vena belok kearah parkiran. Seth membalikkan badannya dan menatap Liona dengan tatapan jijik.


Liona meludah sambil memutar bola matanya “Jangan menatapku seperti itu, kita sudah sepakat bahwa kita tidak tahan atas kehadiran satu sama lain, maka tidak ada hal yang perlu kita bicarakan.” Lalu Liona berbalik dan mulai berjalan pergi. Dia sudah tahu apa yang akan dikatakan Seth.


“Tunggu dulu, kita harus bicara!”


“Liona sekitar empat tahun yang lalu Vena memang salah. Dia masih muda saat itu dan bersikap impulsif. Kau berhak marah padanya tetapi dia sudah cukup dihukum dengan hidup tertekan selama ini. Bukankah seharusnya kalian bisa saling memaafkan?”


“Kau menyeretku kesini hanya untuk mengatakan itu?”


“Mari kita hilangkan permusuhan diantara kita. Aku meminta maaf atas apa yang telah aku lakukan padamu. Aku akui bahwa aku dan Vena bersama ketika aku masih berpacaran denganmu, aku tahu dan sadar semua salahku seharusnya aku tidak menyakitimu. Aku minta maaf atas semuanya.” tiba-tiba Seth menyodorkan selembar cek.


Kress…..kresss…..kressss…...sebuah tangan kekar merebut cek itu dari tangan Seth dan merobeknya lalu melemparkannya ke wajah pria itu.


“Pa….Paman Reynard?”


“Apa----apaan ini? Kau pikir kau siapa huh? Berani sekali kau menghina calon istriku dan apa maksudmu memberikan cek itu pada Liona?”


Seth seketika terpaku dengan kehadiran pamannya disana. Reynard menarik pinggang Liona dan memeluknya. “Dia tidak butuh uangmu karena dia punya banyak uang. Kalau dia butuh uang maka aku akan memberi berapapun dia mau, dia tidak perlu uang darimu dan jangan pernah kau bicara lagi dengannya dan mengganggunya!”

__ADS_1


__ADS_2