
Flashback on
Di apartemen davian
Setelah dua hari bertemu di Cafe.
"mil, loe cari tau tentang dia. Foto kartu nama sudah gue kirim ke loe, cari sedetail detailnya tentang tempat tinggal nya, sifat, karakternya dan orang orang disekelilingnya!" perintah davi kepada kami sang asisten
"siap friend" ucap kamil
Ya, kamil adalah asisten sekaligus temen davi. Dia mengurus keperluan davi di luar aktifitas kantor.
"aku mengenalmu dan farhan sudah lama sejak kita kuliah.diantara kita tidak punya rahasia.dulu pun kita susah senang bareng jadi aku tahu apa yang ada dipikiranmu.davi apa kamu yakin dengan keputusan mu? Pernikahan bukan hal main main" ujar kamil
"Aku tidak tahu, tapi ini sudah keputusan ku, aku jatuh cinta pada anak itu. Makanya kamu cari tahu tentang ibunya.!" tegas davi sambil tersenyum mengingat tingkah polos raffa
Aku tidak ingin menikah dengan model, ataupun rekan kerja yang biasa keluar masuk club malam dan mabuk mabukan.kalaupun suatu saat aku menikah, aku ingin punya istri baik baik dan sholeha punya anak dan keturunan yang baik.walaupun dia seorang janda tapi harus punya harga diri. Sekarang pun banyak yang single status belum menikah tapi udah bolong. Bagiku status tidak masalah! "imbuh davi
" Cie... Cie belum apa-apa udah kepikiran punya anak, mau cepet cepet kejar target" ledek kamil cengengesan
"Apaan si loe ngledek mulu, dah sono loe buruan nikah ama jasmine, cepet halalin keburu jamuran? " sindir davi
"santai bro, bentar lagi gue nyusul loe" balas kamil penuh keyakinan
__ADS_1
" Are you sure??? Ini bukan karena natasha yang sebentar lagi stay di Indonesia "tanya kamil penuh selidik
" dia hanya masalaluku, tidak perlu diingat. Toh dia sudah menikah dan punya anak." timpal davian
" Akhirnya seorang davian Ahmad berfikir juga untuk menikah dan mengakhiri masa lajangnya, wah netizen pasti patah hati nasional ini.netizen yang comel pasti kebakaran jenggot, mereka berfikir kamu suka sesama jenis"seloroh kamil
" bagaimana dengan mamamu? Aku yakin tante dan om tidak akan setuju. Anaknya yang lulusan Amerika menikah dengan janda satu anak" tanya kamil
"itu urusan ku, jika semuanya berjalan lancar dan dia wanita yang baik. Maka tinggal aku yang bergerak, aku pastikan mamaku setuju dengan pernikahan ini bagaimana pun caranya" tegas davi dengan penuh keyakinan
"okelah bos, terserah kamu. Seminggu lagi aku kasih informasinya" imbuh kamil
###
Di apartemen imelda, kakak pertama.
"Davi, apa kamu yakin akan menikahinya, dia janda satu anak nak?" tanya ibunya dengan tegas
"aku yakin mah" jawab Davi dengan penuh keyakinan
"apa yang membuatmu memilih nya!, seorang davian Ahmad bisa jatuh cinta dengannya,perempuan biasa tidak berpendidikan tinggi,janda beranak satu.!"tanya imelda ketus dan penuh selidik
"aku hanya ingin menikah dengan wanita baik-baik, memang dia hanya lulusan sma tp dia berjuang keras, mandiri demi anaknya.anaknya pun tampan dan pintar. mama pasti suka sama raffa. Navysah penuh kasih sayang dan aku percaya dia bisa menyayangi orang tuaku juga. Percuma, aku berpacaran dengan model, dengan anak konglomerat pun pernah, namun mereka tidak punya sopan santun, keluar masuk club, mabok, pulang pagi.perempuan macam apa itu, cih.. Aku sudah lelah dengan semuanya!" balas davian secara tegas
__ADS_1
"tapi mama tidak melihat cinta dimatanya nak?" tanya ibunya
"mah, cinta bisa saja tumbuh seiring berjalan nya waktu.memang dia terkadang terlihat jutek, ketus namun dihatinya dia sungguh lembut dan baik.mama kayak gak tahu aja, aku davian Ahmad punya sejuta pesona. Siapa yang berani menolak ketampananku. Makanya mama kenal dulu baru bisa tahu bagaimana sifatnya" balasku penuh keyakinan dan percaya diri yang tinggi
"Idiiihhhh, PD banget loe mas" jawab rani adik davian
"klo papah terserah kamu saja, yang penting kamu bahagia mas" ucap pak Ibrahim
"makasih pah" balas ku
"aku masih belum setuju! " timpal imelda
"makanya kakak move on dan cari calon suami jadi tau rasanya jatuh cinta lagi, jadi bukan aku terus yang jadi buronan mama buat nikah!" sindir davian secara pedas
Imelda melirik tajam kerah davian, melotot dengan tatapan membunuh.
"sudah.. sudah jangan bertengkar mas, nduk. Yaudah besok bawa dia dan anaknya kemari ya mas, sebelum mama pulang kampung mama ingin kenal dekat dengannya. Nanti tanyakan jg kapan kita ke rumah orang tua nya untuk membahas pernikahan kalian "kata ibunya
" baik mah, yaudah aku pulang dulu mau istirahat besok aku kesini dengan nya"ucap davian pamit sambil mencium tangan orang tuanya
"Assalamualaikum"
"Walaikumm salam"
__ADS_1