
Kring.. Kring.. Kring
"Assalamualaikum"
"Walaikumm salam "
"Besok kamu selesai kirim barang di RS kamu mampir ya ke apartemenku ya" ucap davi
"Ada acara apa" tanyaku
"Udah pokoknya kesini aja sebentar kok" pinta davi
"InsyaAllah ya"balasku
***
Di apartemen davian,
Ting.. Tong..
"Assalamualaikum"
"Walaikumm salam"
"Ada apa ini kok di apartemenmu rame banget"
"Ada temen - temen aku, mereka ingin kenal denganmu" ujar davian
"What!!" kagetku
"Kamu menyuruhku datang hanya untuk perkenalan, aku malu sama temen - temen mu kan gak dekat" balasku
"Mereka maksa jadi mau gimana lagi, ingat kita harus mesra" bisik davi
__ADS_1
"Sini.. Sini duduk jangan sungkan.kamu masih inget aku nggak, kita pernah ketemu di Cafe itu sama raffa anakmu." Kenalkan aku rayyen " ucapnya sambil mengulurkan tangan.
" Aku sabrina" sapa temanya juga
"oh cewe sexy yang di Cafe itu namanya sabrina" gumamku
"Aku Navysah" balas ku
Mereka saling berkenalan satu sama lain,sambil bercanda dan tertawa walaupun candaan receh tapi seru juga.
"eh, loe nav. Dulu gue kira loe orang yang kaku, jutek waktu pertama kali liat. nyatanya, loe nyata nya gesrek juga ya" seloroh rayyen
"kamu orang ke seratus yang ngomong kayak gitu" ujar navy tersenyum
"Gue juga gak nyangka loe bakalan nikah sama davian, padahal gue udah jatuh cinta sama anak loe. Apalagi beuh, anakku pinter ngaji pengen gue jadiin anak gue. Emaknya juga boleh deh sekalian" goda nya sambil menaik turunkan alisnya
"Sold out juga temen kita satu" ledek sabrina
"Yah, akhir bulan ini jadi hari patah hati nasional deh" ledek temen lainnya.
"Eh, tau nggak. Raffa tuh di rumah cerita sama gue katanya tante sexy suka cubit cubit aku mah, terus aku tanya. Emang tantenya cantik? eh dia bilang." Cantik banget mah", yaelah anak piyik gue tahu orang cantik.ucap navy sambil geleng-geleng kepala.
Sabrina merasa merona mendengar ceritaku.
"iya kan, memang aku cantik anak piyik aja tahu" ujarnya kepedean
Setelah semua teman davi pulang, tinggal kami berdua.
"Davi, kamu kan udah minta aku kesini. Sekarang gantian, aku mau minta tolong padamu? " ucap navy
"Minta tolong apa?" tanya nya
"Aku mau minta izin ke ayah kandung ku, kita video call ya bantuin aku ngomong. Hubungan aku dan dia kurang baik tapi walau bagaimana pun dia yang akan jadi wali ku." lirih navy menundukkan kepala.
__ADS_1
"Ada syarat nya!" tegas davi
"Apa" balasku
"Cium aku" goda nya
Aku melotot tajam ke arahnya, "apaan si loe, gak jelas, gak usah macem macem deh. Kalo gak mau yasudah, memang nya aku wanita apaan cium orang sembarangan"balasku ketus
" Oh, berarti kalo udah halal boleh gitu cium aku" godanya
"Gak usah ngarep" ketus ku
"Yaudah kalo gak mau cium,aku minta kamu wajib panggil aku mas, masa kamil saja kamu panggil mas. Kamu panggil aku cuma nama " pinta nya
"oke mas davi, puas loe" ujar navy
Navy mulai video call dengan ayah nya, menceritakan semua tentang pernikahan nya dan sedikit tentang pekerjaan davi. Davi pun berbicara ramah dengan calon mertua nya, meminta nya untuk menjadi wali di pernikahannya. Tak terlalu lama panggilan ditutup.
Mata navy mulai berkaca-kaca teringat wajah ayah nya yang sudah tua. Raut muka lelah terlihat di wajah nya.Davi yang duduk di samping nya melirik "kamu kenapa?" tanya nya
"Tidak apa-apa" potong ku cepat
"Kalo kamu mau bercerita,aku akan mendengarkan" ujar nya.
"Tidak" balas ku sembari bersiap siap pergi.
"Oiya,untuk mahar aku tidak minta tiga milyar. Kemarin aku hanya bercanda dan aku juga kesal padamu saat itu. Aku hanya ingin kamu ikhlas memberikan berapa pun untuk mahar. Lebih baik mahar sepuluh ribu dari hasilmu sendiri daripada mahar tiga milyar dari endorse."ujar navy secara tegas.
Davian diam tanpa bicara.
"Aku pulang dulu mas,masalah fitting baju. Aku akan memakai kebaya rancangan ku sendiri. Kamu fitting sendiri saja di tempat langgananmu. Nanti desainnya aku kirim ke kamu jadi desainer mu bisa mencocokan warna nya.
Assalamualaikum
__ADS_1
Walaikumm salam