
"Hahahaha... Hahahaha... Terdengar suara Navysah tertawa dengan keras."
Harun merasa heran, kenapa Navysah tertawa begitu keras.
Dengan tatapan tajam, Navysah mencoba menahan amarah. Rahangnya begitu keras, mata yg biasanya terlihat lembut berubah menjadi garang seperti bukan dirinya.
"kau tahu pak harun, aku baru pertama kalinya bertemu orang macam anda.aku mencoba positif thinking padamu namun apa yang aku dapatkan, penghinaan kejam ini"!! seru navy
"apa yang ada di otakmu hanya sex"
"apa istri mu tahu kelakuan mu seperti ini" tanya ku
"Sudahlah navy", kamu gak usah sok suci, kamu kan janda pasti juga butuh kehangatan kan"?? Tanya nya dengan senyum merendahkan.
"Perkataanmu membuat aku marah pak harun, sampai mati pun aku tidak sudi disentuh olehmu. Lelaki br*ngsek, kepar*at." umpat navy dengan rahang navy mulai mengeras menahan semua amarah di dada.
" plak," sebuah tamparan mendarat di pipi navy. Perih pasti,pipi terasa panas dengan tamparan yang cukup keras.
Namun dengan senyuman di wajah navy tersenyum pada harun
" kenapa kau tersenyum", tanya harun binggung
"kau mau tau pak harun kenapa aku tersenyum, akan ku tunjukkan bagaimana menghadapi lelaki baj*ingan seperti mu.
Navy mulai menonjok wajah harun, menendang di bagian perut,memelintir tangan harun dan dengan bertubi tubi memukul harun berkali kali sampai terkulai lemas.
" ampun... Ampun Navysah, aku bersalah. Aku minta maaf" bujuk harun
__ADS_1
"maaf katamu,cih... akan aku perjelas sekali lagi pak harun. Aku Navysah Adzany bukan perempuan murahan yg seperti kamu pikirkan,jangan menganggap seorang single mom itu murahan. Aku, masih berbaik hati padamu tidak membuat mu cacat, jangan pernah mengganggu hidup ku. Ah, satu lagi. Semuanya sudah terekam disini jadi bersiaplah menerima panggilan dari polisi.
"Assalamualaikum, sambil berjalan keluar navy mengambil tas nya dan berlalu begitu saja.
Di lantai 5 menuju depan lift navy berpapasan dengan pria mencurigakan.
" siap bos, mulai " jawab pria itu
Setelah masuk lift tiba-tiba di lantai 4 masuklah davian.
"Eh, pak davian ketemu lagi", sapa navy dengan tersenyum
"Hmmm, tanpa menoleh. Jawab davian
" arghhhhh...sambil memegang perut davian merasa kesakitan.
" ada apa pak, mana yang sakit" ucapku
"tolong, perut aku sakit banget bawa aku ke kamar ku di lantai 8 obat ku Ada disana.ucap davian
" okee, aq bantuin". Ucap navy
Navy memapah davian ke kamar nya di lantai 8,merebahkan tubuh davian di kamar.dan menyelimuti nya
"aku akan telpon dokter jadi tenang dulu ya,taruh dimana obat nya?" tanya ku
"di tas aku" jawabnya
__ADS_1
Belum sempat mengambil obat, dari luar ruangan terdengar suara ketukan pintu dengan keras.
Tok.. Tok.. Tok...
"Buka davian, kamu lagi ngapain, buka cepetan"?! Teriak seseorang dari luar kamar
Ada suara gaduh dari luar, aku coba membuka pintu. Dan betapa kagetnya diriku ada beberapa orang langsung masuk tanpa permisi.
"ada apa ini"? Tanyaku
"kamu itu siapa nduk,?? Tanya ibu paruh baya padaku
" aku, aku...? Jawabku terbata bata
"dia calon istri ku mah", jawab davian dengan santai
"what!! ! Pekik ku kaget
" Mamah?" tanyaku kaget dan merasa linglung dengan keadaan ini sambil menoleh kearah davian dan wanita paruh baya.
" Ayoo nduk kita duduk sini,kita bicarakan dulu." Ucap ibu davian menggandeng tangan ku
"saya mamanya davian,nama ibu fera. Ini suami ibu, ayah davi namanya pak ibra. Ini adik davi namanya rani. Dan ini teman davy namanya kamil.
" apa yang kau lakukan disini bersama davi nduk"?? Tanya bu fera penasaran...
Nb:Jangan lupa vote,like, and coment ya reader. Salam semangat dari author.....
__ADS_1