Cinta Navysah

Cinta Navysah
Introgasi keluarga


__ADS_3

"A... Aku..aku.. " lirih ku bingung untuk menjawab sambil meremas baju ku


"dia menemaniku mah disini" potong davian


Sambil melotot aku menoleh ke arahnya, namun dirinya pura-pura tidak melihat diriku.


"kurang ajar banget pria gila ini, apa maksudnya menjebak ku disini,klo aq bicara jujur pada ibunya tidak mungkin kan aku menemui klien di kamar hotel, pasti keluarga nya berfikiran negatif padaku, ini seperti keluar kandang singa masuk ke kandang macan. aku harus bagaimana?? gumam ku dalam hati


Ku pandang pria di sisi kanan ku yang sedang berdiri, bukankah dia pria yang berpapasan denganku tadi di lantai bawah.terlalu banyak yang aku fikirkan dan aku merasa bingung dan melamun.


"nduk, siapa namamu?" Tanya ibunya


"saya Navysah tan,?" jawabku


"sejak kapan kalian berpacaran?" tanya ibunya


"hah, mmh.. A.. Aku.." bingung dan kaget apa yang harus aku katakan, gumam ku dalam hati


"sejak tiga bulan lalu mah" ucap davian secara langsung


"Kapret banget ini pria gila, bagaimana bisa pacaran tiga bulan, ketemu aja baru satu bulan yang lalu"gumam ku dalam hati


" kamu tinggal dimana nak? Apa pekerjaanmu? Berapa umur mu? "Imbuh ibunya dengan pertanyaan beruntun

__ADS_1


" saya tinggal di kota B kurang lbh 1-2 jam klo dr jakarta, kerjaan ku ya desain baju, jait tak jauh di bidang konveksi tan, 10juni jadi umurku thn ini 32thn tan" jawabku beruntun


"wah, brrti ultahnya sama kayak mas davian donk"Ucap adik ceweknya


" mana kutahu, bertemu aja baru 2x eh mendadak berasa di grebek, ini apaan si kok jadinya begini aku merasa diintrogasi polisi"gumamku dalam hati merasa frustrasi dengan keadaan saat ini


" gini tan, ini sebenarnya tidak seperti yang tante dan keluarga fikirkan. Saya tidak melakukan apa-apa sama pak davian.dan saya hanya meluruskan bahwa saya...


" saya akan menikah dengannya mah bulan depan!! "potong davian secara cepat


" kami tidak melakukan apa-apa tapi saya akan bertanggung jawab karena kami sudah sekamar dan juga karena kami saling cinta jadi sudah saatnya kami menikah, sudahlah kamu jangan malu dengan keluarga ku, toh nantinya kamu akan jadi menantu nya kan" Imbuh davian secara tegas padaku dengan menyentuh kedua tanganku


"kepalaku rasanya mau pecah, apa yang terjadi hari ini. Ingin rasanya aku cekik pria sinting ini" kesalku dalam hati


"tunggu sebentar, ini salah paham. Aku tidak akan menikah dengan pak davian tan,aku pun tidak melakukan apa-apa dengannya disini, aku ada saksi kok. Ada saudara di lobby hotel ini. Gak mungkin kan klo saya mau macam macam dengannya saya bawa saudaraku kesini" tegasku pada keluarga nya


"hahahaha... Ternyata ada juga yang menolak pesona kakakku yang tampan ini, wah mbak navy kamu beneran nolak seorang davian Ahmad, mbak navy tidak tau siapa davian Ahmad"?? Tanya adiknya


"yang aku tau dia pria gila, entah apa yg ada difikirkanya" lirih ku namun masih di dengar keluarga nya


Semua orang tersenyum, entah apa yg difikirkan tentangku.


"coba mbak,klik go**le deh pasti banyak info tentang nya." ucap adiknya

__ADS_1


Tak abis akal aku mencoba bernegosiasi dengan keluarga nya.


"tan, saya single mom. Putraku satu berusia lima tahun, pasti tidak mungkin kan kami menikah, apa jadinya nanti. Pasti banyak cibiran" masa seorang davian yang tampan beli satu gratis satu" bujukku pada keluarga


Dan ternyata mereka merasa kaget dengan penuturanku.


"mbak janda" tanya adiknya


"ya, jawabku dengan mengganguk


" pokoknya aku mau menikah denganmu, aku tidak peduli kamu sudah punya Raffa. Toh nyatanya Raffa suka dan nyaman denganku! "seloroh davian


" Idiiihhh.., ini beneran dia stress nggak si. Dasar pria sinting!! Ahhhh aq kesel bgt ingin rasanya aku benturin kepalanya biar sadar juga, maksa pake banget" gumamku dalam hati


Tante menghampiriku, duduk disebelah ku dan memegang tanganku.dan berkata"tante suka denganmu karena kamu jujur bahwa kamu sudah punya anak nduk,kamu juga mandiri,tidak ada kebohongan di matamu.kami akan membahasnya bagaimana selanjutnya" ucap ibunya


"Deg, ini seperti bom atom yang meledak di hatiku. Berusaha lepas dari masalah ini namun apa yang terjadi.ya allah ada apa dengan hari ini.aku merasa sentuhan ibunya begitu hangat, seperti sentuhan ibuku. Ya allah ada apa denganku hari ini"


"oke mah klo begitu aku mah antar navy pulang dulu. Mamah istirahat aja masih capek kan perjalanan jauh" Ucap davian dengan suara beratnya


"oiya, nduk besok kesini lagi ya, mama ingin lebih dekat denganmu dan bawa juga anakmu, mamah ingin bertemu dengannya. panggil aku mamah jangan tante.oke? Ucap ibunya


" hah..., oh iya tan eh maksudku iya mah" sambil tersenyum kikuk dan menggaruk kepala yang tidak gatal.

__ADS_1


"kami pamit dulu, sambil mencium tangan kedua orang tua nya sebagai rasa hormat ku pada orang yang lebih tua...


__ADS_2