
"Dav, makan siang yuk?!," pinta rayyan
"Loe duluan aja deh, gue bawa bekal" balas davi.
Rayyan mengenyitkan dahinya, merasa tidak percaya seorang Davian bawa bekal.
"Ini beneran loe?!" sindir rayyan. "Sejak kapan davian bawa bekal makanan?" tanya rayyan.
"Apaan sih loe berisik!" ketus davi.
Tiba - tiba feri datang menghampiri davi dan rayyan. "Makan yuk?!" pinta feri.
"Kita berdua saja yang makan, si ketus sekarang bawa bekal bro?!" sindir rayyan lagi.
"Seriusan loe!" feri menatap tidak percaya. "Ini bentar lagi bucin akut nih, liat aja entar" ledek feri kembali.
"Nih daripada kalian berisik mending pergi aja sana?!" perintah davi yang masih berkutat dengan laptopnya.
"Emang loe udah pindah Dav?!" tanya rayyan penasaran.
"Mmmm" balas davi singkat.
"Wah, beneran deh itu si Kamil dasar kompor meleduk!! seru feri. Pengaduan mulu sama imelda" sambung nya.
Rayyan memegangi perutnya "Ya udah gue ke kantin dulu bareng feri, udah laper nih!" ujarnya.
Davi membuka kotak makanya, ada dua kotak makan. Dibukanya satu kotak berisi nasi lengkap dengan lauk dan sayuran yang masing masing terpisah. Yang satu kotak berisi buah buahan. Davi tersenyum melihat bekal yang dia bawa." Bisa-bisa nya aku bawa bekal kayak gini, aku merasa seperti anak kecil yang tidak boleh jajan sembarangan" sembari menggelengkan kepala tidak percaya.
"Besok-besok aku mau makan di mobil saja" ujar nya sambil melahap makanan. "Enak!" ujar nya mengunyah makanan.
***
Navy pergi ke tempat usaha nya yang baru, dengan beberapa karyawan yang juga baru, cuma yuni karyawan lama yang ikut dengannya.
__ADS_1
"kalo kamu butuh apa - apa telepon ibu saja yun" perintah navysah.
Navysah menulis disebuah kertas " ini alamat ibu!" ujar nya.
"Iya bu" ucap yuni.
"Nanti jangan lupa hubungi pak iwan, tanya barang nya sudah jadi belum?! " perintah navy, " Ya sudah ibu mau pulang dulu ya, kamu bisa kan handle pekerjaan?!" tanya navy.
"Bisa bu", balas yuni.
Navy pulang ke rumah nya dan membereskan pekerjaan rumah yang belum selesai.
Navy menelepon maya,meminta bantuan untuk pengajian dan selamatan rumah barunya.
"Lusa ya" ujar navy
"Siap bos" balas maya.
Navy menangis di telepon, dia merasa sedikit kesepian dirumah barunya.
"Kalo loe kesepian makanya bikin anak yang banyak biar rame!" ledek maya cekikikan di ujung telepon.
"Kampret loe!! gue lagi serius, loe malah bercanda!?" balas navy.
"Lah sama!, kadang gue serius loe juga bercanda" seru maya gak mau kalah.
" Kita kan temen kampret, eh maksudnya temen soulmate" seloroh maya.
"Auk ah gelap!!" ketus navy.
"Ya udah baik-baik ya disana, gue juga kangen loe Nav!" ujar maya berkaca-kaca menahan air mata nya.
Assalamualaikum
__ADS_1
Walaikumm salam.
Belum sempat navy bangkit dari duduk nya, handphone kembali berdering.
Drtt.. Drtt..
Assalamualaikum
Walaikumm salam
"Nduk, ini ibu.Gimana kabarnya?!" kata imelda kamu udah pindah ya?! Tanya bu fera bertubi tubi.
"Iya bu, navy udah pindah,alhamdulillah semua keadaan disini baik-baik saja bu"
" Iya nduk, imel bilang ke ibu katanya apartemen davi kecil cuma ada dua kamar, sedangkan Raffa punya baby sitter, makanya kamu pindah" ujar bu fera.
Navy merasa bingung dengan ucapan mertua nya. "bukanya imelda marah padaku karena tidak satu atap dengan davian" gumam navy dalam hati. " Oh berarti mba imelda enggak bilang sama mama apa yang terjadi" batin navy lagi.
"Nduk, nduk hallo" kok gak ada suaranya! " tanya by fera bingung.
" Eh iya bu, kenapa bu?! " tanya navy.
" Kapan kamu ke bali" tanya bu fera diujung telepon. " Mbok yo jangan lama-lama nduk?! Sambung nya lagi.
" Iya mah mungkin dua minggu lagi!"ucap navy, lusa mau ada pengajian dan selamatan rumah" balas ku.
"Oh gitu ya nduk, kalo bisa jangan undang imelda ya?! " pinta mama fera.
"Lho, kenapa mah?!" tanya navy penasaran.
"Kamu tanyakan saja ke davian" ujar mama fera. " yaudah mama tutup dulu"
sambung nya.
__ADS_1
Assalamualaikum
Walaikumm salam