
Navy menunggu davian, namun sudah pukul dua belas malam davian belum juga pulang.
"Apa tiap hari dia selalu pulang larut malam?!" navy menggaruk kepala nya mencoba berfikir.
Navy menghembuskan nafas nya kasar nya. "Memang nya dia tidak capek dan mengantuk tiap hari pulang malam" ujar navy pada diri sendiri.
Sebenarnya navy menunggu davi pulang juga karena penasaran dengan perkataan mertuanya, kenapa dia tidak boleh mengundang imelda untuk pengajian dan selamatan rumah.
Dari bawah terdengar suara mobil masuk garasi.Davian menaiki tiap tangga lantai dua.
"Ceklek"
Navy membuka pintu, "mas baru pulang?!" tanya navy sembari mengambil tas davian.
"mmmm" ujar davi singkat. Navy melihat wajah lelah suaminya yang terlihat jelas.
"Mas mau makan gak?!, tanya navi, " kalo mau aku siapin! " sambung nya.
" Tidak! " ucap davian
"Davi membuka jas yang dipakainya, membuka sabuk celana yang melilitnya.
" Apa mas mau aku siapkan air hangat untuk mandi?! " tanya navy lagi.
Davian menoleh ke arah belakang menatap istrinya dan mengenyitkan dahinya.
__ADS_1
" Mmm" jawabnya singkat.
"Kamu itu kenapa sih mas, kalo ditanya cuma mmm, mmm doang kayak sapi aja!!" navy menutup mulut nya yang keceplosan menyamakan davian dengan seekor sapi. Davian yang mendengar langsung melototkan matanya.
Navy berlari dengan cepat ke arah toilet "Lebih baik kabur daripada si ketus ngomel" ucap navy pada diri sendiri.
Davian menghela nafas, bisa - bisa nya dia disamakan dengan seekor sapi.
Navy keluar toilet setelah air yang disiapkan telah selesai. Terlihat davi telanjang dada dan hanya menggunakan boxer miliknya.
Navy terdiam melihat bentuk tubuh suaminya yang sedang bertelanjang dada, tubuh yang sixpack dan kulit yang bersih.Ini pertama kalinya navy melihat tubuh davian dan navy hanya menundukkan wajahnya menuju sofabed miliknya untuk tidur.
"Kenapa?!" tanya davi yang melihat navysah yang berjalan dan menundukkan wajahnya.
Navysah yang merasa malu menggulung tubuhnya dalam selimut dan memejamkan matanya pura pura tidur. "Tidak apa-apa" ujar navy bohong.
Davian menuju toilet, mengguyur badannya yang lengket karena seharian bekerja.
Sedangkan navy, menunggu davian keluar toilet untuk menanyakan sesuatu tentang imelda. Dirinya memainkan handphone sembari tiduran.
"Ceklek"
Davian keluar toilet hanya menggunakan handuk yang melilit pinggang nya. Rambut yang sedikit basah membuat dirinya semakin sexy.
Navy menoleh ke arah davian dan merasa terkejut. Navy merasa tidak nyaman dengan situasi ini,dia menutup wajah nya dengan selimut dan membungkus semua tubuhnya. "Bisa nggak sih,kalo mandi sekalian saja pake baju di toilet" ujar navy ketus.
__ADS_1
Davian menggoda navy kembali" Lah, kamar aku ya terserah aku lah " ujar davi. " Dan kamu kayak mayat aja!, memangnya kamu bisa nafas kalo semuanya ditutup seperti itu!? " ejek nya.
Navy tidak menjawab pertanyaan davian.Davian yang merasa diacuhkan kembali mendekati navysah.Dia menindih tubuh navysah dengan sengaja. Navy merasa kaget dan sesak, tubuh nya yang kecil ditindih davian.
" Navy membuka selimut nya, "kamu apa apaan sih, mau bunuh aku!" ujar navy terendah engah nafasnya." minggirlah, aku sesak nafas badanmu besar kayak bagong!" ujar navy kembali.
"Davi tidak bersuara, dia menempelkan dahinya di dahi navysah. Jarak yang terlalu dekat membuat navy merasakan hembusan nafas davian.
" Mas!! " navy mencoba menggeliat, melepaskan tubuhnya dari davian.
" Jangan bergerak,! kamu bisa membangunkan tubuhku bagian bawah! ujar davi.
Sontak navy langsung menghentikan gerakanya, dia mengerti apa yang dimaksud davian.
Navy mencoba menenangkan diri untuk tidak berontak dan tidak gugup disaat wajahnya menempel dengan wajah davian seperti ini.
"Apa aku boleh bertanya"?! " tanya navy yang masih dibawah tubuh davian.
" mmm"jawab davi singkat.
"Lusa kan ada pengajian dan selamatan rumah, tadi mama telepon dia bilang jangan mengundang mba imelda untuk datang kesini. Aku tanya mama, dia bilang suruh tanya kamu mas, sebenarnya ada apa mas!" ujar navy penasaran.
Davian turun dan melepaskan navysah dari kungkungan nya." Aku belum bisa mengatakan nya, dan lebih baik kamu ikuti saran mama" ujar davian.
"Kenapa mas?!" tanya navy yang masih penasaran.
__ADS_1
"Navy please jangan bertanya lagi, tolong nurut sama aku.Kamu ngerti kan!!" bentak davi. Navy yang merasa dibentak davian merasa takut. Matanya berkaca - kaca. dia menggulung tubuhnya dan tidak bertanya lagi.
Davi yang lepas kontrol membentak istrinya merasa bersalah,namun memang davi belum ingin menceritakan apa yang sebenarnya terjadi. dia mulai memejamkan matanya untuk tidur.