Cinta Navysah

Cinta Navysah
Bertemu calon mertua lagi


__ADS_3

"Assalamualaikum" ucap navy


"Walaikumm salam" balas davi


"Tadi telepon aku ada apa mas? "tanya navy


" Gak ada apa-apa kok, oiya tadi kenapa kok aku belum ngomong aja kamu udah iya iya aja, pake bilang sayang lagi,! Memangnya kamu sayang sama aku?" selidik davian


" Gak usah ngarep deh! "ketus navy, tadi ada tamu pengganggu, biasa fans berat ku" balas navy


"siapa" tanya davi


"sudahlah, itu orang gak penting gak usah dibahas" jawab navy malas.


"oiya tadi mama mu telepon, nyuruh aku pulang H-3, aku sudah bilang mau pulang H-1 tapi mama maksa banget katanya harus dipinggit, harus perawatan ini itu kayak perawan aja" gerutu navy.


Davi tertawa mendengar cerita navy tentang mama nya.


"kamu baru tahu, kalo ibu suri sudah bertitah maka tidak boleh ada yang melawan nya" ucap davi tertawa di ujung telepon.


"Yasudah nanti aku H-3 pulang sama raffa,aku naik pesawat saja" ujar navy, nanti kamu pulang sama grup Bima sekalian ya" perintah navy


"Jangan bikin ulah disana, bikin mamaku senang ya jadi menantu yang baik, jangan pecicilan terus, belajar jadi wanita anggun beberapa hari saja" perintah davi.


"Apa maksud mu?" tanya navy bingung


"kamu pikir aku trouble maker, iya aku memang nggak bisa jadi wanita anggun. Memangnya kenapa! Satu lagi biarpun pernikahan kita tidak ada cinta, tapi aku tulus sayang dengan orang tua mu! ketus navy.


" Kalo mau mau cari wanita yang anggun dan gak pecicilan nikah saja sama lainnya. Aku tidak masuk kriteria. Mending gagalin saja pernikahan ini ! cerocos navy berapi - api sambil menutup telepon.


Tut.. Tut.. Tut..


" Yah salah lagi gue, kenapa si wanita itu ribet. Ngomong dikit salah, mana navy ngancem gagalin pernikahan lagi,yang ada nanti keluarga ku malu" ucap davi memijit kepala nya yang pening.


***


Hari H - 3 di kota S

__ADS_1


Navy dan raffa tiba di bandara, mereka dijemput ayah ibra dan mang joko.


"Assalamualaikum yah" ucap navy sembari cium tangan ayah dan mang joko, begitupun juga Raffa mengikuti ibunya mencium tangan mereka.


"Walaikumm salam" ucap ayah dan mang joko


"Mbak navy jangan cium tangan saya, saya kan cuma sopir bapak,enggak pantas mba" ujar pak joko sembari menunduk.


Navy tersenyum,"Gak papa pak anggap saja saya ponakan bapak kan umur bapak jauh dari saya" balas navy.


"Ayah gimana kabarnya?" tanya navy


"Alhamdulillah baik nak, kamu gimana kabarnya?" ucap pak ibra


"Alhamdulillah baik juga yah" ucap navy


Raffa yang merasa lelah diperjalanan mulai uring - uringan.


"Kakek, gendong aku kek" ucap Raffa manja sambil merentangkan tangannya.


"Eh, raffa gak boleh nak. Kakek pasti capek nungguin kita. Sini gendong mama saja" perintah navy dengan menarik tangan Raffa.


"Maaf ya yah, kami ngrepotin" ucap navy kikuk.


"Gak papa" ucap nya tersenyum dengan melihat tingkah Raffa yang polos.


"Ayo yah, mang, kita makan dulu di foodcourt ya?" bujuk navy


"Ayo, cucu kakek juga pasti laper ini" ujar nya sambil mencium raffa.


"Mamang tunggu di mobil aja ya pak" ujar mang joko


"Jangan dong, ayo kita makan bareng mang. Sini jangan sungkan santai aja sama aku" bujuk navy.


"Gak enak mba, mamang tidak biasa makan di Cafe" ucapnya menggaruk kepala.


"Sama, saya juga mang tidak biasa nongkrong di Cafe, maklumlah emak-emak biasa di dapur" canda navy tersenyum.

__ADS_1


Kami menuju ke foodcourt masakan padang.ku pesan makanan untuk ayah dan mang joko. Raffa enggan makan dia lebih suka bermain dengan mobil mobilan miliknya.


Dan akhirnya sampai juga di rumah orang tua davian, rumah yang cukup mewah dan asri. Halaman yang luas dengan banyak pohon dan bunga yang tertata rapi. Kolam ikan disisi rumah dihiasi air mancur kecil. Navy pun cukup terpana dengan rumah calon mertua nya.


"Silakan masuk nak" ucap pak ibra membuka pintu


"Assalamualaikum" ucap navy


"Walaikumm salam" balas bu fera


"sini nduk masuk, mama sudah nungguin kamu" ujar bu fera.


"kamu pasti capek, yaudah makan dulu ya. Habis itu istirahat dulu" ucap bu fera.


"Navy dah makan kok mah tadi di bandara sama ayah dan mang joko cuma ini raffa tidur, taruh dimana ya mah?!" tanyaku


"Naik saja ke lantai dua, nanti diantar budhe asih ya" ucap bu fera


"budhe, budhe tolong anterin navy ke kamar davian ya?" perintah bu fera


"iya bu" balas budhe asih


"Silakan non navy, ayo keatas" ujar budhe asih


"Iya budhe" balas navy


Kami berjalan ke lantai dua ke kamar davian.Kulihat disetiap sudut tertata secara rapi. Meja belajar yang berisi beberapa buku dan kulihat foto di dinding semasa davi kecil.


"Imut dan juga tampan sejak kecil" gumamku dalam hati


"Non navy mau minum apa?" tanya budhe asih


"Tidak usah budhe, saya sudah minum tadi. Terima kasih". Ucap navy


"oiya jangan panggil saya non, panggil saja navy" imbuhku


"jangan non, budhe tidak enak.budhe hanya ART disini" ujar budhe asih menundukkan kepala

__ADS_1


"Terus klo budhe ART kenapa, apa ada yang salah! apa harus ada jarak? budhe santai saja,panggil saya mbak aja. Mengerti? perintah navy


" Baik mbak, kalo begitu budhe permisi dulu"balas budhe sambil berjalan ke lantai satu.


__ADS_2