
Keesokan paginya,
Keluarga Navysah pulang ke kampung halaman. Awalnya pak Sulaiman ingin membereskan masalah Febri terlebih dahulu namun Davian berjanji akan meluruskan dan menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan dengan Kamil.
"Sayang hari ini kamu gak ke kantor?" tanya Navysah.
"Aku cuti, Aku mau ke kantor apparel dulu, ada desain pesanan orang. Dan Aku mau ngobrol sama Kamil apa yang terjadi sebenarnya"ucap Davian.
Davian memeluk istrinya " Sayang, kemarin kamu benar - benar kelewatan membuat diriku sangat cemburu "ucapnya sembari menciumi curuk Navysah.
" Kemarin Nara menciumi seperti ini, Cup, cup, cup, cup" Davian menciumi semua wajah istrinya,
"Kamu apa-apaan sih mas!, sama Nara aja cemburu" ucap Navysah.
"Ya cemburulah, apalagi Febri memelukmu.Dan Kamu bergelayut pada mas Denis, dia memanggilmu sayang dan kamu juga. Aku cemburu, kamu tidak pernah memanggilku sayang" Davian menggerutu.
"Terus kamu maunya apa?" tanya Navysah.
"Mulai sekarang panggil aku sayang, Dan Aku minta perjanjian kita dilakukan sekarang" bisiknya.
__ADS_1
Navysah mencium suaminya,"Iya sayang.Sabar ya!, Aku mau kerja dulu terus selesaikan masalah Jasmine. Oke sayangnya aku" bisiknya manja.
Davian berdecak kesal, menarik rambutnya.Dirinya masuk ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.
***
Di kantor Davian,
Kamil aku ingin bertanya padamu. Tolong jawab jujur, Apa yang sebenarnya terjadi di Apartemen Jasmine.
Kamil terkekeh mendengar pertanyaan Davian.Dirinya merasa senang bisa mengerjai Febri dan Jasmine. "Aku tahu mereka tidak macam-macam dan apa yang dikatakan Febri memang jujur" jawabnya dengan terkekeh.
Davian kesal dan menatap tajam kearah Kamil. "Hal seperti ini kamu bisa bercanda!".
"Aarggh!!, sakit Navysah. Gila tenagamu!" ucap Kamil meringis kesakitan.
Davian memeluk Navysah mencoba untuk menenangkan istrinya. "Sayang, tenang dulu. Kita dengar penjelasan dari Kamil dulu, oke sayang"
Davian duduk di tengah, disisi kanan istrinya dan di sisi kiri Kamil.
__ADS_1
"Jelaskan padaku! Kalau sampai bohong akan kujambak kau Kamil!, Aku masih tidak terima adikku diperlakukan seperti itu, Apalagi ibuku sampai meneteskan airmata. Kalau sampai jantung ibuku kambuh gara-gara kamu, akan kuseret kau masuk rumah sakit juga! " ucap Navysah.
Kamil mulai menceritakan apa yang terjadi. " Saat kamu meneleponku, kalau Febri dan Jasmine bertemu di Cafe. Aku sedikit cemburu, Aku mengintai dari jauh. Adikmu bercanda tawa.Apalagi dia memegang dagu Jasmine. Aku semakin panas karena Jasmine juga tidak menolak. Aku chat Jasmine dia sedang dimana, sama siapa tapi dia bohong kepadaku. Dia bilang bersama teman cewek nya di Cafe.Dulu, Aku sudah pernah bilang ganti bajunya jangan terbuka tapi dia tidak nurut, dia keluar masuk club pun aku tahu, tapi dia tidak mendengarkan diriku,Apalagi saat pembukaan restoran dia bertanya padaku lebih memilih Davian atau Dirinya. Aku bingung, Bagaimana Aku bisa memilih dua orang yang aku sayangi, Walaupun Jasmine selalu bersama lelaki lain, aku percaya padanya. Dia tidak akan mau menyerahkan mahkota nya untuk orang yang tidak dicintainya.Aku hanya lelah dengan sikapnya.
Aku membuntutinya sampai Apartemen. Aku ingat, kemarin Jasmine memintaku untuk memperbaiki AC tapi aku belum sempat karena kemarin Davian menyuruhku lembur. Aku punya ide itu, jadi Adikmu harus kujadikan tersangka. Aku berharap dengan kejadian ini Jasmine berubah dan memperbaiki diri. Aku tidak ingin membatalkan pernikahan denganya, Aku sangat mencintainya. Aku hanya ingin memberinya pelajaran, toh dia dan Febri juga pernah mengerjaiku jadi kita sama, skor satu satu.
"Tapi mereka tidak melibatkan orang tua. Sedangkan kamu,hampir saja membuat ibuku dan Naysila sakit" ucap Navysah." Perlu kamu tahu, Ibuku punya riwayat sakit jantung dan Naysila punya riwayat asma. Aku tidak mau mereka kenapa - napa" sambungnya lagi.
"Maaf" ucap Kamil.
"Aku akan memberitahukan semua pada Jasmine " ancam Navysah.
"Jangan!!"
"Please, Navysah jangan sampai Jasmine tahu.Aku tetap ingin menikahinya,aku mencintainya.Aku sudah berusaha menyadarkan dirinya tapi dia selalu keras kepala, Semoga dengan cara ini dia berubah. Ini menjadi rahasia kita bertiga!" pinta Kamil.
"Sayang, kita harus memaafkan Kamil dan menjaga rahasia ini" pinta Davian.
Navysah masih kesal dengan Kamil,dirinya ingin mengerjai Kamil kembali.
__ADS_1
"Sayangku mas Davian, waktu ulang tahun aku memeluk Kamil.Dan dia mau aja aku peluk, kalau kau tidak percaya buka aja CCTV rumah" ujar Navysah sembari keluar ruangan suaminya.
Davian langsung mengecek CCTV rumah lewat laptopnya. Dan benar saja istrinya dan Kamil berpelukan. Matanya tajam menatap Kamil dengan amarah. "Kamil, hari ini kamu lembur sampai tengah malam, pekerjaan harus kelar hari ini" ucap Davian dengan senyum menyeringai.