Cinta Navysah

Cinta Navysah
Ngereview Makanan


__ADS_3

Semua makanan tertata di meja makan, mereka mulai menilai hasil masakan koki restoran. Rayyan dengan sigap menulis apa saja yang masih kurang dengan cita rasa masakan.


"Sayur kangkungnya sudah enak, ada rasa tauco nya" Navysah mengunyah makanannya.


"Ikan bawal gorengnya terlalu krispi, jadi bumbu gak meresap" ujar Rico.


Maya mencicipi sambal yang beraneka macam"Kok sambalnya hambar gini, variasi sambalnya sudah oke cuma kurang pedes,rasanya masih sedikit aneh.Mendingan pake level jadi orang bisa menikmati sesuai seleranya.Ada orang yang suka pedes, ada yang tidak Dav" ujar Maya, "Gue bukan orang yang suka ngasih resep masakan tapi berhubung loe suami Navysah, gue bakal kasih resep rahasia sambel gue buat loe dan kalau loe butuh resep masakan lainnya loe bilang gue aja" sambung Maya lagi.


Davian tersenyum dengan gembira "Beneran May, Makasih ya" ucap Davian.


"Porsinya kurang banyak" celetuk Bima.


"Lah, itu mah loe yang doyan porsi jumbo" ketus Rayyan. "Badan aja digedein" ejek Rayyan.


Bima terkekeh dengan ucapan Rayyan tidak merasa tersinggung sama sekali.


"Bumbu ikan bakar ya ditambahin lagi mas, ini terlalu dikit.Kalau rasanya sudah enak" ucap Navysah.


Mereka semua makan dengan lahap, Kamil merasa heran dengan Navysah,selera makannya cukup banyak.


"Nav,kamu gak makan berapa hari?,Apa Davian gak kasih kamu makan?" tanya Kamil penasaran.


Davian tidak terima dengan ucapan Kamil. "Enak aja, gak kasih makan!, tiap hari selalu masak di rumah. Akupun memberinya uang bulanan yang cukup banyak.Asal kamu tahu aja,Dia memang usus karet.Makan sebanyak apapun dia pasti sanggup"ketus Davian menggeplak kepala Kamil.


Kamil tersenyum dan ingin menggoda istri temannya " Coba aku liat perut kamu, beneran gak ususmu itu usus karet!" Kamil mencoba menyentuh perut Navysah namun tangannya langsung ditepis Davian.


"Kamil, kamu mau aku pecat!!" seru Davian dengan kesal.


"Ampun Bos, jangan bos!, Aku mau kawin bos butuh uang banyak. Siapa tahu Bos dan Bu bos mau ngasih sponsor untuk kaum dhuafa ini" ucap Kamil memelas.


Bima tertawa dengan perkataan Kamil yang kaum dhuafa," Ternyata bukan hanya aku saja yang kaum dhuafa dan minta sponsor sama Navysah" selorohnya.

__ADS_1


"Navysah memang makanya banyak dari dulu tapi gak tahu lemaknya kemana, kalau makan di restoran akupun dia selalu double porsi, orang-orang yang baru kenal dirinya pasti mengira dia belum menikah, padahal sudah punya anak satu ekor" Maya menjelaskan.


"Aku awet muda kan, Emangnya Bima yang terlihat berumur empat puluh tahun mukanya tua" sindir Navysah.


Bima tidak terima diejek Navysah, "Hei kupret!, si usus karet, lambung melar binti Tiger darat, gue itu bukan muka tua tapi muka dewasa" tegas Bima yang masih mengunyah makanannya.


Davian, Kamil dan Rayyan tidak mengerti apa yang dikatakan Bima. " Apa itu Tiger darat?" tanya Davian.


"Yaelah, ini cowo ganteng-ganteng bloon!" ketus Bima.


Davian melototkan matanya pada Bima. " Nih ye, Tiger darat ntuh Tinggi Gering Dada Rata" seloroh Bima dengan gelak tawanya.


Davian sempat ingin marah pada Bima namun mendengar penjelasan dari Bima dirinya tertawa keras,istrinya dibilang Tiger Darat, "tapi benar juga sih" gumamnya dalam hati.


"Puas, puas, puas ngledekin aku terus!" Navysah cemberut pada suaminya.


Davian tersenyum melihat istrinya manyun,"Gemes banget pengen kumakan" ujarnya dalam hati.


"Dasar gentong!" ledek Navysah.


"Kayak loe kagak Nav!, makan loe juga banyak tadi!" seru Bima, " Apa loe lagi hamil kali?" sambung Bima lagi.


"Enggak, siapa juga yang hamil" ujar Navysah dengan santai.Davian melirik Navysah, "Ini lagi loading Bim,gue lagi kejar target.Do'ain biar cepet hamil" Davian tersenyum dan mengelus perut Navysah.


Navysah memutar bola matanya malas, menanggapi omongan Davian pun pasti dia kalah.


"Pokoknya kalau Navysah hamil, gue gak mau deket - deket dia. Dulu dia hamil Raffa, gue yang susah!" ucap Rico, "Yang naruh saham Raihan, gue yang capek nurutin nyidamnya" sambungnya lagi.


"Bener, gue juga gak mau. Untung sekarang dia udah jauh dari rumah kita, Navy kalau hamil rese banget ada aja yang diminta! "Bima berapi - api menjelaskan." Untung Raffa tampan kayak Raihan, gue salut banget sama Raihan bisa sabar menghadapi kegilaan istrinya ini" imbuh Bima lagi.


Davian merasa sedih, teman - teman Navysah begitu mengngagumi sosok Raihan.Dirinya merasa tidak percaya diri bisa menjadi orang sebaik dan sesabar Raihan.

__ADS_1


Navysah melihat raut muka suaminya yang mulai berubah sendu. " Yaudah gaes,mas Raihan kan sekarang sudah tenang disana. Sekarang suamiku Davian yang nggak kalah sabarnya menghadapi aku. Jadi, mulai sekarang jangan mengungkit nama mas Raihan ya gaes. Aku ingin menatap masa depan bersama mas Davian" pinta Navysah dengan akting bergelayut manja pada lengan suaminya. Davian tersenyum dan merasa senang dengan ucapan Navysah, dia tidak menyangka istrinya akan memuji dan membelanya.


"Siap bos" ucap Rico dan Bima bersamaan.


"Daripada jenuh mendingan kita nyanyi yuk Nav, dangdutan? " pinta Maya.


"Ayo kita dangdutan, udah lama juga aku gak karaokean" ucap Navysah.


"Hadeewwhh, baru saja aku kagum langsung dibikin badmood lagi" batin Davian.


Mereka mulai menyanyi dan menari dengan musik yang kencang. Tanpa malu Navysah mempersembahkan goyangan ala uget - uget dangdut koplo.


Rayyan dan Kamil melongo melihat tingkah absurd istri temannya, baru kali ini dirinya melihat seorang Navysah tanpa malu berjoget ria.Dan Davian hanya bisa menghela nafas panjang nya,


"Loe, dapet dari mana bini yang modelnya sengkleh kayak gitu?" tanya Rayyan. "Gak nyangka gue, jodoh loe Navysah. Gue kira dia alim dan malu - malu kucing" imbuhnya lagi.


"Dari Natasha yang anggun eh, dapetnya Navysah sableng" ejek Kamil.


"Navysah absurd kayak gitu hanya dengan orang - orang yang dekat dengannya, urat malunya sudah putus. Tapi kalau sama orang yang tidak terlalu dekat dia selalu jutek dan serius"ucap Davian.


***


Setelah semua teman Navysah pulang, dirinya masuk ke lantai atas ruangan Davian,Navysah tertidur di sofa.Sedangkan Davian masih sibuk dengan pekerjaannya menata ulang restoran.Rayyan dan Kamil ikut membantu merapikan ruangan.Resep dari maya pun dia serahkan ke koki restoran.


"Alhamdulillah kelar, besok tinggal dibersihin sama pelayan resto.Loe yang urus ya yan" ujar Davian.


"Siap!," balas Rayyan. "Ada gunanya juga temen Navysah, biarpun mereka sableng. Mereka jujur ngereview masakan kita, dan mau ngasih resep rahasia mereka. Baru kali ini aku lihat persahabatan yang sangat erat, mereka tidak takut tersaingi dan tidak meminta harga dari resep yang diberikan,salut gue" seru Rayyan.


"Benar, semuanya karena Navysah. Setidaknya, kita beruntung bisa dapat resepnya"Davian tersenyum merasa bahagia menikah dengan Navysah.


Davian masuk kedalam ruanganya dan melihat Navysah tertidur di sofa. Dia membopong istrinya ke ranjang kecil dan tidur bersamanya.

__ADS_1


***Jangan lupa like, Vote and comment ya gaes. Matursuwun all reader


__ADS_2