Cinta Navysah

Cinta Navysah
Kita kan keluarga?


__ADS_3

Satu bulan kemudian


"kamu yakin akan ke hotel XXX," tanya Bima


"aku sebenarnya ragu mas bim,tapi pak harun meneleponku masalah kerja sama itu. Kata dia keputusannya akan dikabarin di hotel itu" . Jawab ku


"kamu pergi sama suami maya aja itu si rico, dia pst mau anterin kamu. Aku besok gak bisa nemenin kamu kesana, kerjaan di kantor aku lagi numpuk satu lagi, Aku gak mau kamu kesana sendirian, jangan naif Navysah si harun itu mata keranjang aku gak mau kamu diapa apain di hotel".seru nya


"Cie.. Cie ada yang khawatirin akoh" ledek ku


"Hei, kutu kupret biar pun gue kayak gini mulut gue pedes kayak cabe tapi loe itu dah gue anggep adik gue sendiri. Klo loe ada apa apa siapa yg mau disalahin emak loe ama kakak kandungan loe di kampung itu nitipin loe ke gue ama ke maya.dan Gue udah janji ama almarhum suami loe buat jagain loe ma Raffa. Makanya loe kawin aja sono biar ada yg jagain"sarkas Bima.

__ADS_1


"pos sekuriti kali dijagain" ledek ku


sambil cengengesan


"capek ngomong ama loe,dasar bawel keras kepala" ketus bima


Istri Bima dateng bawa teh manis, "ini si biang kerok tumben dateng kesini, dia ngadu lagi. Knp loe"? Ada masalah apa bos? Tanya nesha sambil tersenyum.


Ya, nesha istri Bima tidak pernah marah jika aku bergelayut manja ke Bima. Mereka mengganggap aku seperti adiknya sendiri.


Dulu, sewaktu anaknya Bima si karin kecil sakit mereka tidak punya uang sama sekali untuk membawa ke rumah sakit,waktu itupun Bima tugas di luar kota tak bisa pulang,ekonomi Bima saat itu benar-benar kacau hingga almarhum mas raihan membayar semua pengobatan karin dan menjaga karin beberapa hari di rumah sakit.saat itulah Bima merasa berutang budi pada mas raihan dan kami seperti keluarga.

__ADS_1


"Raffa, butuh kasih sayang seorang ayah. Mau sampe kapan kamu menutup diri navy, sudah saatnya kamu bahagia. Bina rumah tangga, aku tau kamu mampu merangkap sebagai ayah dan ibu untuk anakmu. Aq percaya kamu mampu bekerja keras, pantang menyerah. Walaupun kamu terkadang galak,tp aku tau kamu penyayang. Berbahagialah, aku berkata seperti ini sebagai kakak, kita kan keluarga".


Kata kata nesha menghujam jantung ku, rasanya sesak di dada. Tak terasa air mata mengalir begitu saja.


"aku tidak tau nes aku bisa atau nggak menjalani rumah tangga lagi. Aku gak bisa janji, bagiku mas raihan segala nya.


Rasa trauma masa lalu semua nya hilang dgn hadirnya mas raihan saat itu, aku sangat bahagia, dia benar benar lelaki sempurna untuk ku. Rasanya tidak sanggup menjalani hidup ini, cuma Raffa yg selalu membuat aku kuat. Jawabku dengan berlinang air mata


"yang udah ya udah, kenangan manis yg dulu jangan diungkit terus ayo move on. Aku hanya ingin kamu mencoba untuk lebih bahagia lagi, aku selalu berdoa untukmu Navysah" kata nesha sambil mengusap jilbab ku dan aku merasa nyaman.


"ya udah Aku pulang dulu ya, Raffa nungguin aku ini.assalammu alaikum", jawabku

__ADS_1


"Walaikumm salam " jawab mereka bersamaan


__ADS_2