
🌹JANGAN LUPA KASIH EMAK VOTE YA ANAK ANAK KESAYANGAN EMAK, EMAK SAYANG KALIAN.🌹
🌹Igeh emak juga difollow di : @redlily123.🌹
🌹selamat membaca, emak sayang kalian.🌹
“Aku akan berangkat, bermainlah sepuasnya. Tapi tetap tahu batasan,” ucap Sebastian saat akan meninggalkan istrinya di sana. “Beritahu aku jika akan pergi kemanapun.”
“Aku paham, Mas,” ucap Nana melingkarkan tangannya di pinggang sang suami.
Pinggang Sebastian adalah bagian yang disukai Nana, sangat ramping dan berotot di saat bersamaan. Apalagi jika Sebastian sudah memakai gesper, Nana sangat menyukainya, tapi dia tidak akan mengakuinya.
“Dan, Eve.”
“Iya, Tuan?”
“Jika ada yang bertamu ke sini, jangan diizinkan. Aapalagi jika rekan bisnisku.”
“Baik, Tuan.”
“Jaga dia.”
“Baik, Tuan.”
“Aku berangkat, oke?”
Saat Sebastian hendak mendekat untuk mencium, Nana mendorong kembali bibir suaminya dengan telunjuk.
“Kenapa?” tanya Sebastian merasakan penolakan.
Nana menarik napas dalam. “Ini bukan tontonan.”
Dan saat menyadari hal itu, Hans yang sebelumnya menunggu di luar mobil langsung masuk. Begitu juga dengan Eve yang menyimpan bekal makanan majikannya di meja kemudian dirinya masuk ke dalam.
“Nah, sekarang sudah bebas. Bisa kau menciumku, Sayang?”
“Aku malas berjinjit.”
“Oke, baiklah.” Sebastian menunduk dan memberikan ciuman di bibir istrinya. “Jangan lupa beritahu aku jika akan pergi kemana pun.”
__ADS_1
“Aku akan berangkat setelah kepergianmu.”
“Secepat itu?”
Nana mengangguk. “Rumah sudah beres, aku ingin keluar.”
‘Baiklah, bawa satu bodyguard.”
“Baik, jangan lupa bekalnya.”
“Astaga, aku membawa bekal.”
Nana melambaikan tangannya saat suaminya itu pergi bekerja. Dia kemudian masuk dan kembali menemui Eve. “Ayo bersiap, Eve. Kita akan melakukan rapat tantang agenda harianku.”
“baik, Nyonya.”
Nana hanya perlu memakai cardigan, dia sudah siap untuk berkeliling.
“Ayo, Eve. Suruh Tom yang membawa mobil.”
“Baik, Nyonya.”
“Kau tahu kemana tujuan kita?”
“Saya melihat beberapa tempat menarik untuk berbelanja. Ini pilihannya, ini toko bahan makanan, barang antic atau buku. Semuanya memiliki rating yang bagus.”
Nana tersenyum. “Ayo kita menjelajah.”
🌹🌹🌹🌹🌹
Panas terik, Sebastian telah berdebat dengan petinggi lain di perusahaan ini. beruntung dirinya memiliki saham paling banyak yakni 51%. Sebastian tidak pernah menjual sahamm untuk orang lain melebihi miliknya. Karena jika mereka semua bersatu, dirinya bisa bisa tersudutkan suatu saat.
“Itu keputusan akhir, kita akan menghentikan kerjasama dengan OutMachine Industy,” ucap Sebastian keluar dari ruangan itu.
Bahkan dalam ruangan berAc, dia berkeringat karena amarahnya. Ayahnya memberinya tugas dimana perusahaan hampir saja kehilangan uang cukup banyak.
Sambil berjalan, Sebastian tertawa tidak percaya. “Aku tidak percaya, mereka bekeja sama dengan pabrik mesin itu untuk keuntungan mereka sendiri..”
“Kejaksaan sudah mulai menyelidikinya, Tuan. Mereka aka nada di pihak kita,” ucap Hans.
__ADS_1
“bagaimana bisa Arnold membayar mahal untuk mesin yang memiliki kualitas buruk? Lalu uangnya mereka buat untuk bersenang senang.”
“Kurasa pemecatan mereka harus dilakukan setelah mereka menerima dakwaan, agar media juga bisa melihatnya.”
“Kita akan lakukan itu,” ucap Sebastian menghentikan langkahnya saat melihat seorang wanita yang berada di luar ruangannya, tepatnya di meja sekretaris.
“Siapa itu, Hans?”
“Saya lupa memberitahu anda, Tuan. Itu adalah sekretaris kiriman Tuan Arnold untuk anda.”
“Tapi aku memilikimu untuk melakukan hal hal itu.”
“Saya yakin anda ingin saya memastikan mereka dipenjara, jadi saya tidak bisa berada di sekitar anda selama 24 jam,” ucap Hans. Kemudian dia melanjutkan, “Terlepas dari itu, dia adalah sepupu saya.”
“Sepupumu?”
“Jangan khawatir, dia bisa dipercaya, Tuan.”
“Baiklah, asal dia tidak berada di pihak Arnold.”
“Dia akan bekerja untukmu.”
Sebastian kembali melanjutkan langkahnya, membuat wanita berusia 30-an itu menyadari keberadaan majikan barunya.
“Hallo, Tuan. Saya Jenni, asisten anda.”
“hallo, Jenni. Kuharap kau tidak melakukan apapun selain sesuai perkataanku saat bekerja.”
“Tentu, Tuan. Saya akan melakukan yang terbaik.”
Kemudian Sebastian masuk lebih dulu, meninggalkan Hans dan Jenni di sana.
“Wah, dia memang menakutkan.”
“Lakukan yang terbaik, dan jaga jarak darinya. Jika aku tidak mempercayaimu, kau tidak akan aku suruh mengabdikan diri padanya.”
“Aku paham, akan aku lakukan yang terbaik. Aku ada di pihak kalian.”
🌹🌹🌹🌹
__ADS_1
TBC