
🌹Jangan lupa kasih emak vote ya anak anak kesayangan emak.🌹
🌹Jangan lupa follow igeh emak di : @RedLily123.🌹
🌹Emak sayang kalian, selamat membaca anak anak kesayangan emak.🌹
Sebastian terbangun karena mendapatkan telpon, itu dari David yang sebelumnya memberi kabar kalau Luke akan menikah. Hal itu begitu mendadak, bahkan Sebastian juga tidak bisa menghubungi Luke untuk menanyakan kebenarannya.
Sebastian menyelimuti istrinya lebih dulu sebelum bangun dan mengangkat telpon di luar kamar. Dia berjalan menuju dapur sambil mengangkat panggilan. Dia ingin sambil minum soda di sana.
“Hallo? Ada apa?”
“Bas, bagaimana?”
“Apanya?”
“Kau akan pulang dulu bukan? Tidak akan langsung pergi ke Swiss?”
“Aku akan pulang,” ucap Sebastian. “Lagipula masih lama, beberapa minggu lagi. Kenapa kau begitu ribut?”
“Apa kau yakin akan membiarkan Luke menikah begitu saja?” tanya David yang memancing sisi jahil Sebastian untuk kembali ke permukaan.
“Dia sudah dewasa, dia tahu apa yang dilakukannya, jadi biarkan saja.”
“Astaga, aku kaget mendengar kau mengatakan ini.”
“Kemungkinan aku juga pulang besok sore dari sini, istriku ingin kembali. Dan kau tahu?”
“Tidak, aku baru saja makan tempe buatan Oma.”
“Sialaaan!” umpat Sebastian kesal. “Ini benar benar penting.”
“Oke, katakan padaku cepat. Aku harus pergi.”
Sebastian berdecak kesal, David yang menelponnya tapi membuat seolah dirinya yang mengganggu.Â
“Nana tahu tentang Lucille.”
“Mantanmu?”
“Iya, dia tahu itu.”
__ADS_1
“Ohhh kau dalam masalah.”
Sebastian menggeleng penuh dengan percaya diri. “Dia benar benar istri idaman.”
BRUK!
Sebastian mendengar suara dari arah kamar, yang membuatnya menegakan tubuhnya.
“Aku mendengar sesuatu dari sana,” ucap David.
“Aku tutup telponnya. Bye.”
Sebastian langsung meluncur ke dalam kamar setelah menyimpan botol soda miliknya. Dan terkejutnya dia melihat sang istri yang terlihat linglung sambil memakai pakaian.
“Sayang apa kau baru saja terjatuh ke lantai?”
Nana mengangguk dengan kepala yang masih terasa pusing, membuat Sebastian mengusapnya.
“Bagaimana bisa kau jatuh ke lantai, Sayang?”
“Mas.”
“Hmm?”
“Oh astaga, maksudku.. sudahlah. Ini masih malam.”
“Aku lapar.”
“Ingin makan?”
Nana berhenti bergerak, dia menatap suaminya kemudian tersenyum manis sambil terkekeh. “Tidak ada yang lapar ingin mandi, Mas.”
“Oh astaga, ini terjadi lagi,” gumam Sebastian.
🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Sebastian menatap kosong pada barang barang yang sudah dikemas oleh sang istri. Dia menarik napas dalam melihat hal itu, sebenarnya dia benar benar malas untuk pulang ke Indonesia apalagi bertemu ayah dan ibu tirinya.
Tapi istrinya benar, dirinya harus berani meninggalkan masa lalu untuk melaju ke masa depan.
Maka dari itu, Sebastian menyusul istrinya yang sedang memasak makan siang di dapur.
__ADS_1
Semenjak menikah, Sebastian juga disuguhkan beberapa jamu yang dibuat sendiri oleh Nana.
Tentu saja dengan senang hati Sebastian menerimanya.
“Sayang?”
“Belum selesai, Mas.”
“Kita naik helicopter gak papa?”
“Gak papa, asal kamu ada di samping aku,” ucap Nana yang sedang menggoreng omelet.
Kalimat yang membuat Sebastian berbunga bunga, dia mendekat dan memeluknya dari belakang. “Aku pasti selalu berada di sampingmu, Sayang.”
Nana mengangguk, “Oke, tapi jangan sekarang. Nanti Mas kecipratan minyak.”
Sebastian melepaskan pelukannya, tapi dia masih berada di belakang Nana. “Sayang?”
“Iya, Mas? Kenapa?”
“Kamu gak papa bulan madunya singkat?”
“Gak papa.”
“Nanti kalau udah di rumah gimana?”
“Gimana maksudnya?” tanya Nana menoleh menatap suaminya yang menjulang tinggi di belakangnya. “Gimana?”
“Maksudnya, ya aku minta maaf bulan madunya singkat. Kita pulang karena kondisi papa aku, jadi aku ngerasa gak enak.”
“Gak papa, Mas.”
“Bulan madu singkat gak papa?” Tanya Sebastian memberi kode, sebenarnya dia masih ingin menghabiskan waktu berduaan terus menerus bersama sang istri.
“Bulan madu di sini juga seringnya main di kasur, jadi nanti gak ada bedanya juga kalau di rumah.”
Sebastian menyeringai. “Nanti boleh dong sering main di kasur?”
“Boleh, asal jangan lupa nyari duit biar kita hidup.”
Sebastian menjawil hidung istrinya. “Gampang itumah.”
__ADS_1
🌹🌹🌹🌹🌹
TBC