
🌹JANGAN LUPA KASIH EMAK VOTE YA ANAK ANAK KESAYANGAN EMAK.🌹
🌹TERUS FOLLOW JUGA IGEH EMAK DI : @REDLILY123.🌹
🌹SELAMAT MEMBACA, EMAK SAYANG KALIAN.🌹
Lia menekan bel apartemen kekasihnya beberapa kali sampai Steve membukanya dan mempersilahkan Lia masuk. Wanita itu menerucutkan bibirnya kesal.
“Kau tahu? Aku harus bekerja di warung nasi, lalu berpura pura baik pada Nana dan ayahnya, juga aku menurut pada ibuku.”
“Hei ayolah, dengan cara itu aku bisa menikahimu. Aku tidak bisa menikahimu saat melihat saudarimu bahagia, aku membenci Sebastian.”
Lia mengerucutkan bibirnya sambil duduk di pinggir ranjang, dia memunggungi pria bule yang disukainya itu.
“Ayo jangan marah lagi, nanti kita akan menikah.”
“Kita tidak melakukan kejahatan bukan? Aku takut dipenjara.”
“Kenapa dipenjara? Kau hanya tinggal memasukan air dalam botol ini ke dalam minuman yang akan diminum oleh Nana. Dia hanya akan tidak bisa memiliki anak, bukan mati.”
“Apa dia benar benar tidak akan punya anak?”
“Dosisnya kuat, aku ini ahli dalam meracik obat.”
Lia menatap kekasihnya yang duduk di sampingnya sambil menggenggam tangannya. “Boleh aku lihat mana obat yang akan aku berikan padanya?”
“Nanti dulu, jika waktunya tiba. Sekarang kau harus mendapatkan kepercayaannya, seperti terus berbuat baik padanya. Dengan begitu dia akan mengajakmu untuk masuk ke rumahnya dan makan di sana.”
“Tapi Nana punya banyak pelayan, bagaimana jika ada yang melihat?”
Steve mencium pipi wanita itu. “Kau yang mengambil alih dapur supaya para pelayan tidak ikut campur, katakana itu sebagai tanda minta maaf karena kau jahat padanya.”
“Aku tidak jahat!”
__ADS_1
“baiklah, kau tidak jahat. Sekarang kau harus kembali, bukankah kau harus kembali untuk menjaga warung?”
“Aku membenci ini, Mas. Aku datang hanya untuk membawakanmu makanan.”
“Aku transfer uang mau?”
Saat itulah mata Lia berbinar, dia mengangguk kuat.
“Oke, Mas transfer. Tapi sekarang keluar dulu ya, kerja lagi dan dapatkan kepercayaan dari semua orang.”
“Baiklah.”
CUP.
Lia mencium pipi kekasihnya. “Aku keluar dulu, bye Mas Sayang.”
“Dah.”
Saat Lia keluar, Steve mengusap pipinya dengan jijik. “Dasar wanita bodoh, malang sekali nanti nasib istrimu, Bas.”
🌹🌹🌹🌹
“Sayang?”
“Mau tidur,” jawab Nana singkat.
Membuat Sebastian memberikan waktu untuk istrinya. Dia menenangkan dirinya dengan minum alcohol di balkon hotel. Tempatnya begitu indah, pemandangan langsung ke kota Zurich.
Sebastian menikmatinya untuk beberapa waktu, sampai dia mendengar Nana mengeluarkan suara.
Dengan sigap, Sebastian datang pada istrinya yang mendudukan diri. Dia memberikan Nana segelas air.
“Udah mendingan?”
__ADS_1
Nana mengangguk setelah meminumnya.
Dia melingkarkan tangannya di pinggang suaminya. “Kapan David dan istrinya ke sini?”
“Kenapa menanyakan itu?”
“Aku suka bertemu Lily, dia bisa bahasa Indonesia.”
Saat itulah Sebastian tertawa. “Sayang, kau menyukainya karena itu?”
“Memangnya harus bagaimana? Aku tidak paham apa yang lainnya katakan.”
“Mereka akan kemari besok, jadi sekarang adalah waktu untuk kita.”
“Waktu untuk apa?” tanya Nana sedikit menggoda.
Membuat Sebastian menelan ludahnya kasar. “Kenapa nada bertanya nya seperti itu, Sayang?”
“Aku ingin mandi, tapi malas,” ucap nana dengan jujur dan polos. “Mau memandikanku?”
“kenapa bertanya?” tanya Sebastian langsung menggendong istrinya menuju ke kamar mandi. Sebastian menurunkan istrinya, dia mendudukan Nana di westafel untuk membuka pakaian istrinya.
Dimulai dari bagian atas, Sebastian membukanya. Dan terbukalah dua gundukan kenyal itu, membuatnya memegangnya dengan ujung jari.
“Geli.”
“Masih sakit?”
Nana menggeleng, membuat Sebastian juga membuka pakaian atasnya.
Tanpa aba aba, dia mencium bibir istrinya. Membuat dada telanjang mereka berdua beradu. Dan Nana menyesal menggelengkan kepalanya, nayatanya buah dadanya terasa sakit saat dada Sebastian menghimpitnya kuat.
🌹🌹🌹🌹🌹
__ADS_1
TO BE CONTINU NYA BAKALAN ADEGAN PANAS,
SILAHKAN YANG BELUM CUKUP UMUR DI SKIP AJA YA.