
Semua yang dikatakan padaku malam itu, telah membuat suasana hatiku tetap percaya akan dirinya. Dan jelas saja semua ternyata hanya omongan belaka. Karena nyatanya Dika telah melakukan hal yang masih sama seperti dulu, bahkan semakin lama Dika semakin membuat aku tidak memahami sikapnya yang kini hanya memberiku luka daripada kebahagiaan yang ku impikan.
*****
Dika yang semakin menikmati suasana kerjanya membuat Dika semakin lupa dengan kehadiranku, bahkan Dika selalu menghabiskan waktu bersama temannya dibandingkan aku. Aku tidak tahu dengan siapa dan dimana mereka saat itu, tapi Dika hanya akan memberitahuku bahwa dia sedang pergi bersama temannya. Dan setiap aku bertanya teman siapa, maka Dika akan selalu mengatakan teman satu kerjanya. Dan selalu saja aku mempercayai setiap apa yang dikatakan. Jujur saja, sebenarnya aku sudah curiga dengan sikap Dika yang semenjak dia bekerja di hotel sudah banyak berubah. Bahkan bisa dikatakan Dika peduli padaku saat dia membutuhkan bantuan.
Aku sedikit bingung dengan sikapnya, tapi aku selalu bepikir bahwa itu karena pekerjaannya sehingga Dika berubah padaku. Tapi jika setiap hari perubahan itu semakin jelas, bukankah berarti bahwa aku tidak salah dalam menilai sikapnya. Setiap aku mengatakan apa yang aku pikirkan, Dika akan selalu mencari alasan, bahkan mengalihkan permasalahan yang kami alami.
Hingga suatu hari saat perkuliahan akan terlaksana, tiba-tiba temanku menunjukkan status Dika
“Vit, perempuan ini siapa ?” kata temanku yang langsung menunjukkan status Dika yang berupa video
Aku yang melihat hal itu benar-benar kaget, bagaimana bisa Dika tega melakukan hal ini padaku. Walau di video itu, Dika menyembunyikan wajahnya, sedangkan perempuan itu tidak. Tapi siapa yang tidak mengenal ciri-ciri orang yang kita sayang setelah menjalani hubungan yang lama. Aku terdiam seperti orang yang mendapat sesuatu yang sulit untuk ku ungkapkan. Hingga akhirnya aku permisi kepada dosen yang mengajar saat itu.
Aku yang berusaha menahan air mata akhirnya keluar juga saat berada di kamar mandi. Aku menangis seorang diri dengan kecewa yang begitu dalam. Video yang menunjukkan kemesraan mereka, bahkan perempuan itu bersandar dibahu pacarmu. Lalu dengan bangganya Dika memamerkan hubungan mereka di sebuah status yang bahkan tidak membuat perkecualian dengan ku. Bahkan temanku yang berteman dengannya pun mendapat hal yang sama. Sakit tapi tidak berdarah itulah yang aku rasakan
Dengan cepat langsung ku kirim pesan padanya
__ADS_1
“Siapa ?” kataku yang langsung mengkomentari statusnya
“Temanku” kata Dika dengan singkat
“Teman harus semesra itu ?” kataku
“Apa sih, itukan hanya status doang ?” kata Dika
“Aku siapa sih bagimu ?” kataku
“Kamu malaikatku” kata Dika
“Kenapa sih ?” kata Dika
“Kenapa katamu, kamu membuat status bersama perempuan dan kamu bangga memamerkannya dengan ku ?” kataku
“Itu bukan aku loh “ kata Dika
__ADS_1
“Bukan kamu, astaga aku sudah bersama mu selama beberapa tahun Dika, kamu mau berbohong apa lagi” kataku
“Oke itu memang aku, tapi aku punya alasan” kata Dika
“Alasan apa sampai kamu tega membuatku seperti ini” kataku
“Dia teman ku dan dia sering diganggu mantannya, jadi dia minta tolong padaku” kata Dika
“Apa dia tahu kamu sudah punya pacar ?” kataku
“Sudah, dia kenal denganmu” kata Dika
“Dia kenal dengan ku, dia tahu aku pacarmu, tapi dia melakukan hal itu untuk mantannya ?” kataku
“Cukup vit, kamu gak usah buat semua berantakan” kata Dika
“Apa sih maumu ?” kataku
__ADS_1
Dika hanya membacanya tanpa mengatakan apa-apa. Dan jujur saja aku benar-benar hancur dan tidak bisa berpikir sekurang apa aku sampai Dika tega melakukan hal ini padaku.