Kandas

Kandas
Kesederhanaan


__ADS_3

Hal yang tidak terduga bagiku karena hari ini Dika memberikan perhatiannya padaku. Saat Dika sampai di tempat biasa, Dika tersenyum padaku dan berkata


"Udah lama nunggu ?" kata Dika


"Gak kok biasa aja" kata ku sambil menaiki motor yang di bawa Dika


Selama di perjalanan, Dika menarik tangan ku dan memegangnya. Aku yang melihat tingkahnya membuat aku bertanya-tanya ada apa dengan nya hingga dia seperti ini pada ku. Karena selama ini, Dika tidak pernah melakukan hal seperti ini lagi padaku. Rapi aku hanya tersenyum saat itu. Setelah sampai di tempatnya, Dika langsung menyuruhku naik ke atas. Sedangkan Dika pergi entah kemana tanpa mengatakan padaku. Walau begitu, aku tetapengikuti apa yang Dika katakan.


Sesampai diatas. aku melihat tempat tidur Dika yang berantakan, meja yang dipenuhi barang-barang dengan sampah dan baju-baju yang belum di lipat. Melihat hal itu, aku pun membereskan segalanya sambil menunggu Dika datang. Saat meja dan tempat tidur sudah tertata rapi, aku pun melipat pakaian Dika, hingga tiba-tiba Dika melihatku


"Sedang apa ?" kata Dika


"Ah kamu sudah datang" kataku yang masih melanjutkan melipat kain


"Wah rapi amat" kata Dika sambil memperhatikan sekitarnya


"Yah jelas lah, aku gitu. Kamu juga bukannya di rapiin malah di berantakin kayak gini" kata ku


"Aihya kamu ini kayak gak tahu saja laki-laki itu seperti apa" kata Dika yang duduk di sampingku


"Idih, tapikan laki-laki juga ada yang rapi tahu" kataku sambil menyenggol pundakku ke badan Dika

__ADS_1


"Hahaa iya deh iya, makasih ya udah rapiin" kata Dika sambil mengelus kepalaku


Aku hanya tertunduk bahagia saat itu, hingga aku melihat sebungkus nasi yang di beli Dika


"Hem, kamu beli makanan ya " kataku


"Ah iya, kamu kan belum makan siang makanya aku beli" kata Dika sambil membuka bungkusan nasi tersebut


"Wah aku memang belum makan sih, tapikan kamu juga belum makan" kataku


"Udah deh, gak usah mulai lagi" kata Dika


Kami pun tertawa bersama saat itu.


"Kenapa disuapin lagi sih ?" kata ku


"Jarang-jarang loh aku mau suapin, sekalian akus uapin itu biar kamu makin gemuk" kata Dika


"Ha, apa pengaruhnya untuk gemuk ?" kataku dengan heran


"Ah banyak tanya" kata Dika padaku sambil menyodorkan nasi

__ADS_1


kepadaku.


Mau tidak mau aku pun hanya bisa menerima perlakuan Dika pada ku. Hari ini rasanya Dika sangat perhatian pada ku bahkan sangat sulit untuk ku ungkapkan. Setelah selesai makan, Dika pun turun ke bawah untuk mengambil air putih. Aku menunggunya dengan melihat sekeliling.


"Mau rujak gak ?" kata Dika yang tiba-tiba muncul


"Mau" kataku dengan spontan


"Oke tunggu ya" kata Dika yang langsung pergi


Setelah beberapa menit, Dika datang sambil membawa rujak yang dia katakan tadi.


"Wah, akhirnya sekian lama aku makan rujak juga" kataku sambil mengambil rujak yang ada di tangan Dika


"Alay tahu" kata Dika yang menyentil keningku


"Aauu sakit tahu" kataku sambil memegang keningku


"Hahaha udah deh, gak sakit juga. Udah makan sana" kata Dika


Aku pun duduk dan memakan rujak yang di beli Dika. Saat itu Dika juga duduk di sebelah ku saat itu.

__ADS_1


"Mau gak ?" kataku sambil menyodorkan rujaknya


Dika langsung mengambil nya tanpa mengatakan apa-apa. Dengan kata lain, kami saling bergantian menyuapi satu dengan lainnya. Bisa dikatakan hari ini, kami merasakan kebahagian yang sederhana namun bermakna bagi kami. Berharap waktu tidak cepat berlalu begitu saja.


__ADS_2