
Walau sederhana tapi bagiku adalah hal yang istimewa, bagaimana tidak untuk kedua kalinya aku bisa merayakan ulang tahun bersama Dika setelah beberapa tahun pacaran. Hubungan yang ku jalani begitu banyak rintangan namun selanjutnya rintangan itu akan terus datang sampai batas waktu yang tertentu. Lalu akhirnya impian yang ku dambakan akan terwujud dalam ikatan suci. Yah harapan ku yang tinggi untuk bersama Dika selamanya membuat aku tidak ingin berpisah dengannya walau pun itu sedetik saja.
Akhir bulan november Dika kembali memberi ku kejutan, hari jadian kami. Dika memberiku kue dimana kue ini menandakan bahwa hari ini adalah hari ke 3 tahun kami menjalani hubungan. Simpel namun bermakna, karena ini pertama kali Dika merayakan hari jadian kami setelah kami berpacaran. Biasanya Dika hanya menghubungiku atau mengirim pesan yang panjang untuk hubungan yang kami jalani. Aku semakin bahagia dan kembali menaruh perasaan untuknya. Kami habiskan waktu dengan mengingat semua kejadian-kejadian yang sudah kami habiskan.
Sungguh itu adalah kenangan yang tak ingin ku lupakan
****
Memasuki bulan desember adalah dimana kami akan menjalani libur yang panjang dan saat itu juga aku akan meninggalkan Dika karena harus pulang kampung. Jujur saja aku merasa sedih karena nyatanya Dika tidak pulang. Tapi karena keadaan, kami hanya bisa menunggu waktu untuk membuat kami saling melengkapi tanpa adanya halangan. Ku lalui hari libur dengan kesendirian, sambil memikirkan Dika dari kejauhan.
Apa yang di lakukan ?. Bagaimana keadaannya disana dan sebagainya. Semua menjadi pertanyaan yang ingin ku ketahui. Tapi Dika yang sibuk dengan keadaan disana, jarang memberi ku kabar. Kekhawatiran ku akan dirinya yang jauh disana membuat aku ingin cepat-cepat balik dan bertemu dengannya.
Hingga tahun baru pun tiba, Dika masih sulit untuk memberi kabar padaku. Tapi aku tetap menunggunya, hingga sebuah pesan datang saat itu
"Pesan Singkat"
"Kapan datang ?" kata Dika
__ADS_1
"Mungkin minggu depan aku balik" kataku membalas dengan cepat
"Kalau kau gak balik secepatnya. aku cari yang lain ya" kata Dika
"Kok gitu sih?" kataku
"Makanya cepat balik, kalau gak aku bakalan cari yang lain disini" kata Dika
"Nanti aku kabarin ya kapan aku balik" kataku
Ku pikir Dika bakalan membalas pesan ku. tapi nyatanya tidak.
Tapi balasan itu tidak ada hingga malam tiba. Rasa kesal pun menghampiriku saat itu. Bahkan aku tidak mempedulikan handphone lagi saat itu. Ku sibukkan diriku dengan berkumpul bersama keluarga. Aku yang melihat tingkah Dika, tidak membuat perasaan ku hilang kepadanya, melainkan semakin dalam untuk sebuah perasaan.
Akhirnya libur pun telah selesai, aku pun balik saat itu juga. dan tidak memberitahu Dika saat itu. Karena aku ingin memberinya kejutan akan kedatangan ku. Selama di perjalanan aku selalu melihat jam dan pesan darinya. Walau jujur saja, tangan ini ingin sekali mengetik sebuah pesan padanya, namun hatiku bertekad akan kehadiran ku yang tiba-tiba di hadapannya. Setelah beberapa jam. akhirnya aku sampai dan langsung ke kost. Lalu dengan cepat aku telpon Dika saat itu
"Lagi dimana ?" kataku
__ADS_1
"Ini di tempat biasa, mang kenapa?" kata Dika
"Kamu gak kangen sama ku ?" kataku
"Kangen lah. makanya cepat balik kesini" kata Dika
"Ya udah datanglah " kataku sambil tertawa kecil
"Kemana ? Gak usah aneh-aneh deh " kata Dika
"Heemn mau mu dimana ?" kataku sambil menjailin dia
"Serius lah, kau udah dimana ? Dikost ya ?" kata Dika
"Iya, aku tunggu ya" kataku
Dengan cepat Dika langsung mematikan telponnya. Aku olpun menunggunya. Hingga beberapa menit suara motor berhenti trpat di depan kost. Aku pun kleuar saat itu dan jelas saja aku melihat Dika saat itu. Dengan cepat Dika langsung memelukku, aku yang kaget saat itu hanya membalas pelukan Dika. Pelukan yang hangat dan tak ingin ku lepas walau apapun itu..
__ADS_1
Pelukan adalah obat rindu yang kini menjadi prioritas kami disaat jauh....