Kandas

Kandas
Kerinduan


__ADS_3

Aku yang dengan cepat selalu emmegang handphone ku untuk melihat Dika apa sudah sampai atau tidak, karena itu akan memudahkan Dika menemukan tempatku. Beberapa menit kemudian Dika menghubungiku lagi


“Trus ini kemana ?” kata Dika


Aku yang memperhatikan dari lantai dua, langsung lihat kanan dan kiri dan jelas saja aku lihat Dika datang dari arah kiri. Aku dengan cepat menjawabnya.


“Ah aku sudah lihat, kamu ke kanan sekarang” kata ku


“Trus?” kata Dika


“Ah lihat ke atas” kataku


Dika pun melihat aku saat itu


“Lalu sekarang apa ?” kata Dika


“Hahaha ya sudah kamu ke kost aja dulu” kata ku


“Kost mu yang mana lagi ?” kata Dika


“Oh iya, kamu kan gak tahu” kata ku

__ADS_1


“Kamu turun aja deh” kata Dika


“Aku gak bisa, soalnya masih ada kerjaan yang aku lakukan. Kamu juga datang gak bilang-bilang” kata ku


“Namanya juga kejutan, dasar” kata Dika


“Noh kejutan mu buat orang bingung tahu” kata ku


“trus aku harus kemana ini ?” kata Dika


“Nih, aku kasih kunci. Trus kamu putar motornya ikutin jalan ini, kalau kamu lihat ada kost warna putih, kamu singgah ke situ. Nah selesai itu dari jalan itu langsung kost aku yang pertama dapat.” Kataku sambal menjelaskan kepada Dika


Dika yang mendengar hal itu hanya terdiam melihat aku dari bawah.


“Enggak” kata Dika


Aku yang mendengar jawaban Dika hanya bisa menepuk keningku.


“Ya sudah aku share lokasi kost ku ya, lihat aja nanti” kata ku


Dengan cepat aku langsung share lokasi ku dan dengan cepat Dika memahami apa yang kusampaikan.

__ADS_1


“Oh oke oke” kata Dika


“Ini tangkap kuncinya” kataku sambil melemparkan kunci kost ke arah Dika.


Dengan cepat Dika langsung mengambilnya dan pergi dari tempat kerjaku menuju ke kost. Yah mau bagaimana lagi, jam kerja adalah sampai jam empat sore jadi mau tidak mau harus menunggu. Jelas saja aku rindu dan ingin memeluknya tapi mau bagaimana lagi semua butuh proseskan.


Akhirnya aku kembali melakukan aktivitasku, sedangkan Dika sudah sampai tujuan dan langsung beristirahat. Dika bahkan tidak mengabari aku lagi, dan mungkin saja dia sudah tertidur karena kelelahan. Sedangkan aku fokus ke kegiatan yang aku lakukan sampai nanti sore. Setelah sore telah tiba dan jam pulang telah tiba, aku pun dengan cepat merapikan barang-barang yang akan aku bawa ke kost.


Selama diperjalanan, aku merasa senang dan bahkan berharap segera cepat sampai. Walau sebenarnya tempat magang ku dan ke kost ku tidak terlalu jauh. Tapi bagiku saat ini begitu jauh dan sesampainya didepan kost, aku melihat motor Dika sudah ada di depan kost, dan aku langsung membuka pintu kost. Aku melihat Dika yang masih tertidur lelap membuatku aku bahagia, seperti tidak percaya dengan apa yang saat ini di hadapn ku. Aku benar-benar bahagia, hingga aku mendekatkan diriku padanya.


Aku yang sudah lama tidak melihat wajahnya, kembali memperhatikan wajahnya yang masih sama seperti dulu. Tetap tampan dan menyebalkan, aku hanya tersenyum saat itu. Dan tanpa sadar aku mengelus rambutnya saat itu, dan jelas saja dengan cepat Dika langsung merangkul ku dengan eratnya, yang membuat aku juga berbaring bersamanya.


“Ah maaf, kamu terganggu tidurnya?” kata ku


“Tidak kok” kata Dika yang masih memelukku


“ Ah, baguslah” kata ku sambil melihat wajah Dika


Dan saat itu juga Dika membuka matanya, kami yang saling melihat membuat semuanya terasa sunyi


“Aku rindu” kata Dika sambil melihatku

__ADS_1


Aku yang mendengar hal itu hanya bisa terdiam. Dika yang melihat aku langsung meletakkan tangannya ke kepala ku dan mendorong wajahku tepat di depannya. Dika langsung mencium kening ku saat itu, sedangkan aku hanya terus terdiam, hingga Dika mencium bibir ku. Bukankah itu hal romantis dalam suatu hubungan, dan jelas saja aku menyukainya karena aku merasa Dika kembali padaku.


__ADS_2