
Kembali terluka dengan sikap Dika yang langsung lari dari permasalahan. Tanpa ada kejelasan seperti apa hubungan ini, semua menjadi suram untuk ku jalani. Menangis seorang diri itu menyakitkan, apalagi bila itu mengenai kisah ku yang semakin lama semakin sulit untuk ku kendalikan. Dika yang semakin lama semakin egois, sedangkan aku yang semakin lama semakin mengalah atas keegoisannya. Semua benar-benar membuatku seperti orang bodoh yang bertahan pada perasaan yang semakin memuakkan. Tidak ada yang istimewa dalam hubungan ini, melainkan air mata dan kekecewaan yang selalu ku dapatkan.
Dika yang pergi membiarkan aku menangis seorang diri di luar, membuat aku benar-benar seperti perempuan yang sudah dicampakkan tanpa ada kepastian. Aku hanya bisa menahan tangis dan masuk ke kost saat itu, lalu menangis hingga mata ini lelah dan tertidur dengan sendirinya.
__ADS_1
****
Pagi telah tiba, aku yang merasa berat untuk bangun hanya bisa pasrah karena perkuliahan ku yang tidak boleh terganggu hanya karena masalah ini. Aku yang merasa mata ku begitu berat, dengan cepat langsung bercermin dan melihat mataku yang bengkak.
__ADS_1
"Aaahhh bagaimana ini ?. Aku harus kuliah tapi mataku sangat bengkak" kataku yang sedang berdiri di depan cermin
Aku pun menyibukkan diriku dengan mencari kegiatan dari pagi hingga sore hari. Dan perkuliahan pun telah tiba, saat itu aku fokus mendengarkan dosen ku saat itu. Hingga tiba-tiba dosen ku melihatku dan berkata
__ADS_1
"Apapun masalah yang kamu hadapi, bisa saja kamu menangis sekuat apapun itu. Hanya saja air mata itu tidak bisa menyelesaikan permasalahan. Hanya satu yang bisa kamu lakukan yaitu bicarakan baik-baik dengan tidak menaruh amarah. Maka kamu akan mendapatkan solusinya" kata dosen itu sambil melihatku
Saat aku mengetahui bahwa nasehat itu ditujukan padaku, aku hanya tersenyum dengan dosen itu. Yah dosen itu benar, aku akan menyelesaikan masalah itu hari ini juga. Karena keegoisan kamilah hubungan ini sulit untuk bertahan. Komunikasi kami yang semakin hari semakin tidak teratur membuat aku dan Dika hanya bisa saling menyapa di malam hari saja. Karena itu, aku berusaha akan mengubah sikap ku untukknya. Aku telah memberikan terbaik untuknya selama hubungan ini, dan selanjutnya aku akan lebih baik lagi untuk bisa bertahan bersama Dika lebih lama. Ku buang rasa egois ku untuknya, ku lupakan segala sakit yang diberikan padaku. Dan berharap Dika akan melihat ketulusan ku untuk terus bersamanya. Dan selama perkuliahan itu, aku memikirkan bagaimana caraku agar dia mau mendengarkan ku untuk hari ini saja. Selama perkuliahan, aku mmefokuskan diriku untuknya, hingga perkuliahan selesai pun aku terus mencari cara agar bisa meghubunginya. Sesampainya di kost, aku pun mengirim pesan yang panjang untuknya dan berharap Dika akan membacanya dan membalasnya untukku.
__ADS_1