Kandas

Kandas
Gangguan


__ADS_3

Suasana yang nyaman tanpa ada yang menghubungi ku dan mengganggu hariku. Semua memang indah dan aku berharap ini akan bertahan selama aku berada di kota ini. Semoga dengan ini aku juga bisa melupakan segalanya dan memulai lembaran baru yang akan membuat ku merasakan kebahagiaan itu dengan baik tanpa ada air mata dan kebohongan.


Sambil menunggu dua hari lagi untuk magang, aku habiskan waktu ku dengan membaca komik dan menonton film. Yah itu adalah hari yang menyenangkan karena tidak ada gangguan sama sekali. Hingga akhirnya dosen ku menghubungi kami yang magang dikota itu, bahwa besok kami akan ke tempat magang kami hanya untuk perkenalan saja dengan pimpinan. Yah hari ku akhirnya akan dimulai.


*****


Aku yang sudah bangun dengan cepat, langsung siap-siap untuk ke tempat magang ku. Kalau bisa dikatakan tempat kost ku dan tempat magangku hanya berkisar 2 km dan itu sangat dekat. Hanya berjalan kaki 5 menit, aku sudah sampai ke tempat magangku. Memang aku sengaja mencari kost yang dekat dengan tempat magang, agar tidak menghabiskan uang untuk ongkos. Setelah aku sudah selesai siap-siap. Akhirnya aku melangkahkan kaki ku keluar dari kost dan menghirup udara di pagi hari. Hanya beberapa menit kemudian, akhirnya aku dan teman-teman sampai pada tempat magang sambal menunggu dosen kami.


Dosen kami yang sudah datang langsung membawa kami ke kantor magang kami dan disana kami bertemu dengan pimpinan pastinya. Yah kami pun diberi ijin hari senin untuk memulai pekerjaan kami selama tiga bulan di kota ini. Untungnya kami memiliki pimpinan yang baik dan bahkan begitu ramah kepada kami. Sambutan hangat itu membuat ku yakin, bahwasanya kami akan betah disini.


Setelah selesai pertemuan itu, kami pun pulang ke tempat kami masing-masing sambil mempersiapkan apa yang akan kami lakukan di hari senin.


Semoga berjalan dengan baik dan itulah yang ingin kami lakukan nantinya. Yah hariku seperti tidak kekurangan apapun hari itu. Sunyi dan tidak ada yang mengganggu akhirnya membuatku melupakan apa yang sudah terjadi. Hingga malam nya tiba, handphone ku yang aku letakkan diatas tempat tidur berbunyi, sedangkan aku yang sedang asik menonton film dari laptop dan tidak mempedulikan panggilan itu.


Hingga aku yang sudah mulai risih mendengar panggilan itu setiap saat, akhirnya mengambil handphone tersebut dan jelas saja, malam itu rasa untuk menonton ku hilang. Nama itu lagi, nama yang harusnya bisa ku lepaskan Ketika aku berada disini kembali muncul. Dika tidak menghubungi ku lagi, hanya saja dia mengirim chat padaku. Dan saat itu aku membaca chatnya.


*Pesan Singkat*


“Kenapa kamu gak angkat telpon ku”


“Vita, balas chat ku ini kalau kamu gak mau angkat telpon ku”


“Kamu lagi ngapain sih sampai-sampai kamu gak mau balas bahkan angkat telpon ku” kata Dika

__ADS_1


Ada beberapa pesan yang bahkan tidak ku baca, hanya chat terakhir yang aku baca dan akhirnya mau tidak mau, aku membalas chatnya


“Ada apa ?” kataku


“Astaga akhirnya kamu membalas, kamu lagi ngapain sih tadi?” kata Dika


“Aku lagi asik nonton soalnya” kataku


“Lebih penting nonton ya daripada chat ku” kata Dika


Ketika itu aku ingin mengatakn iya padanya, tapi aku malah menjawab yang lain


“Emangnya ada apa?” kataku


“Kenapa kamu tanya itu ?” kata ku


“Astaga kamu jawab aja iya atau gak?” kata Dika


“Ah iya aku sehat, sudah kan ?” kataku kembali


“Jadi, kamu lagi ngapain sekarang?” kata Diak


“Tidur” kata ku singkat

__ADS_1


“Aku nunggu dari tadi balasan darimu dan kamu sekarang mau tidur, kamu jahat juga ya” kata Dika


“Ada hal penting yang mau kamu sampaikan?” kataku


“Aku rindu sama kamu” kata Dika


Seketika itu aku terdiam..


“Hahahhaaa rindu sama aku ?, gak salah tuh” kata ku


“Kenapa?” kata Dika


“Kamu rindu sama aku padahal kamu tinggal bersamanya, hahaha hebat” kata ku


“Vit, kamu gak tahu kenapa aku harus tinggal bersama dia” kata Dika


“Oh, aku memang gak tahu dan gak mau tahu. Udah ya malam” kataku


“Vita, kamu kenapa kayak gini sih sama ku” kata Dika


Saat itu aku tidak membalas lagi chat Dika, karena bagiku itu hanya akan menambah sakit kepala yang diberikan kepadaku. Dan karena membalas chatnya membuat aku jadi malas untuk melakukan apa-apa yang pada akhirnya aku memutuskan untuk tidur. Yah mematikan daya handphone adalah yang terbaik agar tidak ada yang mengganggu.


...Selamat malam dunia, dan berhentilah bersandiwara dalam hidupku ucapku saat itu. ...

__ADS_1


Aku menutup mataku sambil menyandarkan tangan ku ke atas mataku sambil menahan air mata yang mulai menetes.


__ADS_2